PMI dan Hansaplast Bantu Sediakan APD di RS Kota Kecil

Risna Halidi

Selasa, 02 Juni 2020 | 18:37 WIB
PMI dan Hansaplast Bantu Sediakan APD di RS Kota Kecil
Bantuan APD untuk RS di kota kecil (Dok. Hansaplast)

Suara.com - PMI dan Hansaplast Bantu Sediakan APD di RS Kota Kecil

Untuk membantu melindungi para tenaga medis yang berada di garis terdepan dalam melawan penyebaran Covid-19, Hansaplast (salah satu merek dari Beiersdorf Indonesia) berinisiatif menggelar program Hansaplast Berbagi untuk membantu menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) melalui kemitraan dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Kemitraan PMI dengan Hansaplast sendiri sudah terjalin selama tiga tahun dan telah mensosialisasikan program-program edukasi seperti pertolongan pertama untuk anak-anak.

Kami tergerak untuk membantu dengan cara apa pun yang memungkinkan. Meskipun telah ada bantuan dari negara dan organisasi lain, namun rendahnya persediaan APD masih terus memakan banyak korban dari kalangan tenaga medis di rumah sakit, terutama di kota-kota kecil," kata Presiden Direktur PT. Beiersdorf Indonesia, Holger Welters, melalui siaran pers yang diterima Suara.com, Selasa (2/6/2020).

Welters melanjutkan, butuh upaya kolaboratif, baik dari pelaku bisnis maupun masyarakat untuk dapat memberikan kontribusi terbaik.

Itulah sebabnya, Hansaplast berkomitmen mendonasikan seluruh hasil penjualan di Hansaplast Official Store seperti Tokopedia, Lazada, Bukalapak dan Blibli.com ke PMI untuk dipergunakan membantu mengamankan pasokan APD.

"Terutama tenaga medis di sejumlah rumah sakit yang saat ini masih kurang terlayani, serta membantu memenuhi kebutuhan sanitasi masyarakat terutama masker dan sabun untuk cuci tangan," tambahnya.

Sekretaris Jendral PMI, Sudirman Said, menambahkan "Upaya penanggulangan wabah Covid-19 ini memerlukan kolaborasi semua elemen masyarakat, termasuk dunia usaha. Ini adalah misi kemanusiaan yang tidak mungkin terlaksana tanpa dukungan banyak pihak," tutur Sudirman Said.

Melalui program Hansaplast Berbagi yang mulai dijalankan sejak tanggal 7 April 2020 atau yang bertepatan dengan World Health Day, Hansaplast berhasil mengumpulkan penjualan sebesar Rp. 100.000.000,- (seratus juta Rupiah), yang pada tanggal 14 Mei 2020 telah diserahkan kepada PMI beserta dengan donasi 250 produk Hansaplast Ointment atau setara dengan uang senilai Rp. 120.000.000,- (seratus dua puluh juta Rupiah).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dedikasikan Diri di Tengah Pandemi, 60 Relawan PMI DIY Dapat Asuransi

Dedikasikan Diri di Tengah Pandemi, 60 Relawan PMI DIY Dapat Asuransi

Jogja | Minggu, 31 Mei 2020 | 10:49 WIB

Peduli Rumah Karantina Jogja, PMI DIY Beri Sprayer dan Cairan Desinfektan

Peduli Rumah Karantina Jogja, PMI DIY Beri Sprayer dan Cairan Desinfektan

Jogja | Kamis, 28 Mei 2020 | 18:20 WIB

Yang Sembrono Terbukti Sebaran Covid-19 Cepat, Sudirman Said Buka Suara

Yang Sembrono Terbukti Sebaran Covid-19 Cepat, Sudirman Said Buka Suara

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 11:15 WIB

Terkini

Paling Lemah di Asia, Rupiah Terus Keok Lawan Dolar AS

Paling Lemah di Asia, Rupiah Terus Keok Lawan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:43 WIB

BUMN-BUMN Tak Lagi Cuan dari Bisnis Hotel, Semua Dipegang InJourney

BUMN-BUMN Tak Lagi Cuan dari Bisnis Hotel, Semua Dipegang InJourney

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:38 WIB

Nasib 2,3 Juta Keluarga Petani Tembakau Tak Jelas dengan Adanya Aturan Baru

Nasib 2,3 Juta Keluarga Petani Tembakau Tak Jelas dengan Adanya Aturan Baru

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:30 WIB

Indonesia International Financial Center Dimulai di Jakarta, Bali Disiapkan Jadi Hub Keuangan Global

Indonesia International Financial Center Dimulai di Jakarta, Bali Disiapkan Jadi Hub Keuangan Global

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:30 WIB

Menitipkan Lansia di Daycare Bukan Berarti Membuang, Melainkan Merawat Kewarasannya

Menitipkan Lansia di Daycare Bukan Berarti Membuang, Melainkan Merawat Kewarasannya

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:15 WIB

IHSG Ambruk ke Level 6.200 Pagi Ini, Cek Saham Migas

IHSG Ambruk ke Level 6.200 Pagi Ini, Cek Saham Migas

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:13 WIB

Bank Jago Tunjukkan Kekuatan Bank Digital, Aset Tembus Rp41,4 Triliun dan Catat Laba Rp189 Miliar

Bank Jago Tunjukkan Kekuatan Bank Digital, Aset Tembus Rp41,4 Triliun dan Catat Laba Rp189 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:09 WIB

Ulasan Lassie Come-Home: Kisah Kesetiaan Anjing yang Menembus Jarak dan Waktu

Ulasan Lassie Come-Home: Kisah Kesetiaan Anjing yang Menembus Jarak dan Waktu

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:00 WIB

DPRD DKI Minta Pemprov Kebut Penataan Kabel Semrawut Jakarta, Jangan Tunggu Korban Lagi

DPRD DKI Minta Pemprov Kebut Penataan Kabel Semrawut Jakarta, Jangan Tunggu Korban Lagi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:50 WIB

Oknum Dokter RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Ditangkap karena Nyabu

Oknum Dokter RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Ditangkap karena Nyabu

Jatim | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:41 WIB

×