Tingkatkan Taraf Hidup Nelayan, Perempuan Ini Buat Ecommerce 'Aruna'

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 14 Januari 2021 | 19:55 WIB
Tingkatkan Taraf Hidup Nelayan, Perempuan Ini Buat Ecommerce 'Aruna'
E-Commerce Aruna untuk bantu nelayan. (Dok: Kedutaan Besar Inggris)

Suara.com - Meski Indonesia memiliki wilayah kelautan yang luas dan potensi ikan yang juga melimpah dan beragam, namum pendapatan nelayan di Tanah Air masih relatif rendah.

Para nelayan hanya mendapatkan sekitar, Rp1,1 juta. Prospek yang buruk ini membuat masyarakat menjauh dari industri perikanan, dan selama 10 tahun terakhir jumlah nelayan di Indonesia telah menurun drastis.

Hal ini membuat Utari Octavianty, seorang inovator dan alumni dari program Royal Academy of Engineering, Leaders in Innovation Fellowship di Inggris, yang dibesarkan dalam komunitas nelayan di sepanjang pantai Kalimantan, menyadari satu hal.

Bahwa nelayan tidak hanya dibayar rendah, tetapi industri ini juga menderita karena rantai pasokan yang tidak efisien, data dan kontrol kualitas yang buruk, dan kenaikan harga yang tinggi.

E-Commerce Aruna untuk bantu nelayan. (Dok: Kedutaan Besar Inggris)
E-Commerce Aruna untuk bantu nelayan. (Dok: Kedutaan Besar Inggris)

Merasa termotivasi untuk mencari solusi terhadap masalah-masalah tersebut, Utari ikut mendirikan sebuah e-commerce start-up bernama 'Aruna'. Inisiatif itu dilakukan untuk mengatasi masalah di industri perikanan dengan menggunakan inovasi dan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan di Indonesia.

Pada awalnya, Aruna didirikan sebagai Platform Data Perikanan, namun kemudian berkembang sebagai salah satu platform e-commerce perikanan terintegrasi terkemuka di Indonesia.

Para nelayan dapat menjual hasil tangkapannya dengan harga yang layak melalui Aruna, yang berfungsi sebagai platform lelang ikan digital dan pasar produk makanan laut.

Platform ini memastikan bahwa ada transparansi di seluruh proses perdagangan - nelayan dapat langsung melihat nilai sebenarnya dari hasil tangkapan mereka.

Saat ini, sekitar 15.000 nelayan dari 15 lokasi di Indonesia telah bergabung dengan Aruna dan menikmati peningkatan pendapatan sebesar 20 persen; sebuah prestasi yang sangat mengesankan yang diharapkan Utari akan terus meningkat kedepannya.

baca juga

“Materi yang diberikan selama pelatihan LIF in-house merupakan ilmu yang sangat saya butuhkan untuk menghadapi tantangan-tantangan di Aruna. Sampai hari ini saya masih berhubungan dengan salah satu mentor LIF saya, Kate Bidding, karena nasihatnya sangat berharga bagi saya dan perusahaan kami," kata Utari dalam keterangan pers pada Suara.com, Kamis, (14/1/2021).

Mayoritas dari bisnis Aruna kini berfokus pada ekspor produk perikanan ke Cina, Amerika Serikat, dan negara-negara Asia sekitarnya. Namun, dengan pembatasan perjalanan akibat pandemi COVID-19, Utari memutuskan untuk mengadaptasi model bisnis Aruna dan fokus pada pasar lokal.

Aruna kemudian berkolaborasi dengan platform e-commerce grosir lokal untuk menambahkan produk ikan ke katalog mereka. Alhasil, pelanggan kini dapat membeli produk langsung dari nelayan Aruna di toko online 'Seafood by Aruna' melalui aplikasi e-commerce seperti Tokopedia, Bulakapak dan Shopee.

Setelah memenangkan Alipay-NUS Enterprise Social Innovation Challenge pada bulan April tahun 2019, Aruna terus menarik perhatian masyarakat dan mendapatkan pengakuan global.

Utari ingin memperluas layanan Aruna dan meningkatkan akses nelayan Indonesia terhadap sumber daya dasar lain seperti listrik, air bersih, dan internet.

Selain itu, Utari ingin menggunakan platform Aruna sebagai peluang peningkatan kapasitas nelayan Indonesia dengan menawarkan pelatihan penangkapan ikan secara berkelanjutan, pengolahan ikan, pengelolaan keuangan, dan tutorial tentang cara menggunakan aplikasi Aruna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video WNI Tertahan di Kepulauan Marshall: Tolong, Kami Ingin Pulang

Viral Video WNI Tertahan di Kepulauan Marshall: Tolong, Kami Ingin Pulang

Banten | Kamis, 14 Januari 2021 | 16:45 WIB

Sempat Hilang, Kapal Nelayan Asal Kalbar Ditemukan di Pulau Karang

Sempat Hilang, Kapal Nelayan Asal Kalbar Ditemukan di Pulau Karang

Batam | Kamis, 14 Januari 2021 | 15:51 WIB

Nyaris Tenggelam, Detik-detik Rumah Warga Hanyut Tersapu Banjir di Kalsel

Nyaris Tenggelam, Detik-detik Rumah Warga Hanyut Tersapu Banjir di Kalsel

Kaltim | Kamis, 14 Januari 2021 | 13:11 WIB

Terkini

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

×