Dr Raymond Tjandrawinata Kembali ke Tanah Air Kembangkan Obat Berbahan Baku Alam Indonesia

Iwan Supriyatna

Selasa, 01 Juni 2021 | 07:54 WIB
Dr Raymond Tjandrawinata Kembali ke Tanah Air Kembangkan Obat Berbahan Baku Alam Indonesia
Dr Raymond Tjandrawinata.

Suara.com - Terlibat dalam institusi ternama dunia seperti Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) adalah mimpi kebanyakan orang. Namun seorang ahli farmakologi molekuler, Dr Raymond Tjandrawinata memilih kembali ke Tanah Air untuk mengembangkan potensi biodiversitas Nusantara menjadi obat-obatan.

“Pengalaman bekerja dengan para saintis di NASA sangat memperkaya perspektif saya sebagai seorang saintis biomedis,” ungkap peraih WIPO Medal for Inventor Award, SINTA Award, dan Habibie Award itu ditulis Selasa (1/6/2021).

Dr Raymond meneliti obat dari bahan alam sejak menimba ilmu di negeri Paman Sam. Ia bisa disebut sebagai salah satu putra Indonesia yang pertama kali mempelajari ilmu rekayasa genetika di era '80-an, karena pada kurun waktu tersebut, ilmu rekayasa di Indonesia belum sepenuhnya didalami.

“Pada waktu saya kuliah S1 di pertengahan tahun 1980-an, penelitian rekayasa genetika baru saja dimulai,” katanya.

Pada 1991, astronot wanita bernama Dr. Millie Hughes-Fulford mengajak Dr Raymond untuk terlibat proyek penelitian Spacelab Life Sciences (SLS 1) dengan menerbangkan pesawat ulang alik ke luar angkasa.

Proyek tersebut adalah sebagai misi spacelab pertama yang didedikasikan untuk penelitian biomedik. Penelitian itu bertujuan untuk mengkaji secara ilmiah ekspresi gen tulang manusia dalam kaitannya dengan pengeroposan tulang pada kondisi tanpa gravitasi.

Dr Raymond mengembangkan obat dari bahan alam saat berkarier di perusahaan farmasi terkemuka di Amerika, Smithkline Beecham di awal '90-an hingga tahun 2000. Di perusahaan tersebut, ia belajar teknik riset laboratoris yang sering digunakan oleh perusahaan-perusahaan farmasi di Amerika.

“Di sana saya banyak belajar cara mengembangkan obat baru dengan teknik riset translasional dari laboratorium ke pasien,” ucapnya.

Ia meraih penghargaan SmithKline Beecham IMPACT Award, Philadelphia di tahun 1997. Dirinya juga meraih Marquee's Who's Who in Science dan Engineering di tahun 2008 dan 2011.

baca juga

Pada awal 2000an, Dr Raymond kembali ke Tanah Air dan berkarier di perusahaan farmasi terkemuka, PT Dexa Medica. Ketika itu pendiri PT Dexa Medica, (Alm.) Rudy Soetikno memiliki visi untuk mengembangkan obat-obatan dari kekayaan alam Indonesia.

Di tahun 2005, Dr Raymond dipercaya untuk memimpin Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences (DLBS). Pusat riset tersebut merupakan pelopor pengembangan Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) yang dibuat dari bahan alam dengan teknologi modern.

Hingga kini, Dr Raymond terus mengembangkan obat dari bahan alam yang teruji klinis. Dr Raymond telah memegang 64 paten di Indonesia dan mancanegara yang berkaitan dengan OMAI.

“Saya selalu merasakan tantangan untuk lebih banyak mengembangkan obat baru,” ungkap dia.

OMAI merupakan obat dari bahan alam Indonesia yang telah teruji baik secara pra-klinis (Obat Herbal Terstandar) maupun teruji klinis (Fitofarmaka). Obat-obatan Fitofarmaka yang telah dikembangkan dan diproduksi antara lain adalah berbahan kayu manis dan daun bungur untuk pasien diabetes, lalu ada yang terbuat dari cacing tanah untuk pasien penderita penyakit jantung dan stroke, dan ada pula yang terbuat dari kayu manis untuk membantu mengatasi gangguan asam lambung.

Menurut Dr Raymond, pengembangan obat Fitofarmaka tidaklah mudah. Meski demikian, Dr Raymond melihat potensi besar dari pengembangan Fitofarmaka yakni selain mencapai kemandirian farmasi nasional juga dapat mendorong perekonomian petani.

“Maka importasi bisa dikurangi sehingga petani sejahtera. Para petani bisa sejahtera jika produsen membeli bahan baku yang jumlahnya bisa berton-ton,” tutur peraih gelar doktor dari University of California tersebut.

Pria penyandang gelar Masters of Business Administration in Management dari Golden Gate University ini menilai, kesejahteraan ekonomi petani dapat mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

"Kita bisa menyejahterakan Indonesia dengan biodiversitas alam Indonesia itu sendiri," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indofarma Catatkan Peningkatan Penjualan Hingga 26 Persen di Masa Pandemi

Indofarma Catatkan Peningkatan Penjualan Hingga 26 Persen di Masa Pandemi

Bisnis | Rabu, 28 April 2021 | 09:27 WIB

Kepolisian Malaysia Ungkap Warga Nge-Fly Pakai Jamur dari Kotoran Sapi

Kepolisian Malaysia Ungkap Warga Nge-Fly Pakai Jamur dari Kotoran Sapi

News | Rabu, 07 April 2021 | 11:33 WIB

Vaksin Covid-19, Apa Saja Obat-obatan yang Bisa Dikonsumsi Bersamaan?

Vaksin Covid-19, Apa Saja Obat-obatan yang Bisa Dikonsumsi Bersamaan?

Health | Rabu, 24 Maret 2021 | 18:56 WIB

Terkini

Tekan Kematian Ibu Melahirkan di Daerah, Prabowo Siapkan Ambulans Terbang Bisa Parkir Pinggir Sungai

Tekan Kematian Ibu Melahirkan di Daerah, Prabowo Siapkan Ambulans Terbang Bisa Parkir Pinggir Sungai

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:45 WIB

3 Kemenangan Prabowo Jika Masyarakat Gunakan Motor Listrik

3 Kemenangan Prabowo Jika Masyarakat Gunakan Motor Listrik

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:42 WIB

Ceria Anak Panti Sambut Kedatangan Jajaran Imigrasi Sumut

Ceria Anak Panti Sambut Kedatangan Jajaran Imigrasi Sumut

Sumut | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:41 WIB

Tinggal di Pulau Kecil hingga Perbatasan Tak Boleh Bikin Rakyat Jauh dari Negara

Tinggal di Pulau Kecil hingga Perbatasan Tak Boleh Bikin Rakyat Jauh dari Negara

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul

Misteri Sisa SGD 2 Ribu untuk Menhut Raja Juli, Juprizal Ngaku Tak Tahu Meski Diduga Jadi Pengepul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:38 WIB

MA Tolak Kasasi Jaksa, Tian Bahtiar dan 2 Terdakwa Perintangan Hukum Tetap Bebas

MA Tolak Kasasi Jaksa, Tian Bahtiar dan 2 Terdakwa Perintangan Hukum Tetap Bebas

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:32 WIB

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Melasma sesuai Review dan Harga

5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Melasma sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna

Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:21 WIB

×