alexametrics

McDonald's Rayakan Hari Anak Indonesia 2021 Secara Virtual Bersama Anak-anak Panti Asuhan

Ririn Indriani
McDonald's Rayakan Hari Anak Indonesia 2021 Secara Virtual Bersama Anak-anak Panti Asuhan
Paman Gery saat mendongeng di peringatan Hari Anak Nasional 2021 yang digelar virtual bersama McDonald's Indonesia, Jumat (23/7/2021).

Tak hanya mendapat kejutan, anak-anak juga dihibur dengan dongeng dan diajak bernyanyi bersama.

Suara.com - Memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2021, McDonald’s Indonesia sebagai restoran keluarga merayakannya bersama 400 anak-anak panti asuhan yang tersebar di 8 kota di Indonesia.

Kegiatan Hari Anak Nasional ini melibatkan 9 panti asuhan dan dilaksanakan secara virtual dengan menghadirkan Ronald McDonald, Paman Gery dan juga Alif Maulana untuk menghibur anak-anak di panti asuhan.

Tidak hanya itu, semua anak dan pengurus panti juga mendapatkan kejutan berupa paket Happy Meal dan souvenir eksklusif dari restoran siap saji ini.

“Hari Anak Nasional kali ini kami rayakan dengan cara yang sedikit berbeda, yaitu dengan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti asuhan. Kami menyadari, sejak pandemi ini, banyak dari anak-anak panti asuhan yang aksesnya menjadi sangat terbatas dengan dunia luar. Untuk itu, kami berharap, kejutan ini akan dapat memberi kebahagiaan untuk mereka” ujar Sutji Lantyka, Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia, dalam siaran persnya.

Baca Juga: Hari Anak, Ini 25 Film Bertema Anak-anak Bisa Ditonton di Akhir Pekan

Di acara virtual tersebut, pendongeng terkenal, Paman Gery, menghibur anak-anak dengan dongeng berjudul 3 Kunci Rahasia yang mengisahkan tentang bagaimana seluruh penduduk Dunia Imaji bekerja sama untuk mengusir awan hitam yang menutupi kebahagiaan di dunia tersebut.

Dongeng dibawakan dengan begitu menarik dan anak-anak diajak untuk berinteraksi dengan aktif bersama Paman Gery.

Setelah itu anak-anak diajak bernyanyi bersama Alif Maulana, yang membawakan 5 lagu anak dengan seru dan meriah.

Seluruh kegiatan ini dilakukan secara virtual dari berbagai tempat yang berbeda dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Anak-anak terlihat bahagia dan antusias mengikut acara dari awal hingga akhir.

Baca Juga: Dokter Reisa: 60 Juta Anak Indonesia Kehilangan Masa Indah di Sekolah

Komentar