Belajar Lebih Menarik dengan Laboratorium dan Perpustakaan Maya

Iwan Supriyatna

Jum'at, 30 Juli 2021 | 08:21 WIB
Belajar Lebih Menarik dengan Laboratorium dan Perpustakaan Maya
Webinar Digital Society bertema “Yuk Kenali Laboratorium dan Perpustakaan Maya: Cara Belajar Interaktif dan Menarik”.

Suara.com - Pusdatin Kemendikbudristek memiliki aplikasi pembelajaran berbasis teknologi yang bernama “Rumah Belajar” yang berisi berbagai macam fitur layanan pembelajaran, diantaranya adalah adalah “Laboratorium Maya” dan “Pustaka Maya”.

Laboratorium Maya, memiliki daya tarik tersendiri karena merupakan bentuk tiruan dari sebuah laboratorium riil yang digunakan dalam aktivitas pembelajaran ataupun penelitian secara ilmiah guna menekankan sebuah konsep atau mendalami sebuah konsep-konsep tertentu.

Adanya fitur laboratorium maya dan Pustaka Maya pada portal Rumah Belajar dari Kemdikbudristek ini menjadi salah satu solusi yang dapat dimanfaatkan khususnya semasa pembelajaran jarak jauh saat ini.

Berdasarkan hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama GNLD Siberkreasi dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengadakan webinar Digital Society bertema “Yuk Kenali Laboratorium dan Perpustakaan Maya: Cara Belajar Interaktif dan Menarik”, dengan mengundang berbagai pakar untuk membahas mengenai pengenalan dan pemanfaatan Laboratorium dan Perpustakaan Maya sebagai salah satu cara untuk memudahkan tenaga pendidik dan peserta didik dalam pembelajaran yang memerlukan laboratorium di era digital.

Webinar dibuka dengan Keynote Speech dari Semuel Pangerapan, B.Sc (Dirjen Aptika Kemkominfo) dan Dra. Sri Wahyuningsih, M.Pd (Direktur Sekolah Dasar Kemdikbudristek).

Dalam sambutannya Semuel mengatakan dalam menghadapi perkembangan teknologi yang sangat cepat, literasi digital merupakan kunci dan fondasi utama yang harus kita semua miliki, Kemkominfo dan Siberkreasi berkomitmen akan terus melakukan upaya peningkatan literasi digital masyarakat lewat berbagai macam inisiatif kegiatan yang diharapkan dapat memfasilitasi dan semakin mendorong terwujudnya masyarakat digital Indonesia.

“Keadaan normal yang baru baik sekarang maupun pasca pandemi akan mempercepat proses digitalisasi di berbagai lini kehidupan kita, maka dari itu kita harus mempersiapkan SDM kita dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini,” kata Semuel ditulis Jumat (30/7/2021).

Melanjutkan Semuel, dalam menyikapi kondisi pandemi Covid-19 masih melanda, Sri Wahyuningsih, mengatakan bahwa sebagai konsekuensi pembelajaran jarak jauh, kompetensi pengajar sangat dibutuhkan.

“Kondisi ini perlu didukung kompetensi guru, orang tua serta tenaga didik lainnya yang mumpuni dalam menyiapkan strategi belajar yang dapat membangkitkan kreativitas dan inovasi anak-anak (didik) kita,” kata Sri.

baca juga

Ainun Najib Alfatih, M.Ed (Guru IPA Sekolah Lentera Kasih Makassar) dalam paparannya menjelaskan tentang bagaimana proses pembelajaran menggunakan Laboratorium Maya, apa saja kemudahan yang ditawarkan serta tantangannya.

“Kemudahan dari laboratorium maya adalah membantu visualisasi dan demonstrasi konsep, petunjuk dan pengaturan yang mudah dipahami dan juga materi dasar serta latihan-latihan soal sudah tersedia di dalamnya," tandas Najib.

Webinar dilanjutkan dengan pemaparan dari Andi Sulistiyono, S.Kom. (Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda), Andi menjelaskan lebih banyak mengenai laboratorium maya sekaligus melakukan simulasi percobaan sains yang dapat dilakukan dalam platform tersebut. Andi juga menunjukkan contoh-contoh konten yang dapat diakses dalam Pustaka Maya.

“Eksperimen sains merupakan aktivitas yang menarik perhatian siswa untuk dapat lebih mendalami pemahaman fenomena sains yang abstrak. Kini, dengan Laboratorium Maya hal ini dapat dilakukan secara daring," ujar Andi.

Narasumber selanjutnya, Dr. Khaeruddin, M.Pd. (Ketua Prodi. Pendidikan Fisika Universitas Makassar) dalam paparannya menjelaskan mengenai pentingnya penggunaan laboratorium dalam pembelajaran IPA.

Khaeruddin menunjukkan beberapa riset yang membuktikan tingkat keefektifan Laboratorium Maya yang lebih baik daripada laboratorium riil. Contohnya pada uji coba perbandingan antara laboratorium riil dan Laboratorium Maya pada hukum Archimedes itu menghasilkan nilai perbandingan yang serupa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Masih Merajalela, P2G Minta Kemendikbudristek Batalkan Asesmen Nasional

Pandemi Masih Merajalela, P2G Minta Kemendikbudristek Batalkan Asesmen Nasional

Lifestyle | Kamis, 29 Juli 2021 | 16:10 WIB

Pentingnya Lingkungan yang Baik Guna Mendorong Proses Belajar Berkualitas di Sekolah

Pentingnya Lingkungan yang Baik Guna Mendorong Proses Belajar Berkualitas di Sekolah

Lifestyle | Kamis, 29 Juli 2021 | 13:02 WIB

Atase Pendidikan dan Kebudayaan Tokyo dan PPI Jepang Kembangkan Aplikasi Keanggotaan

Atase Pendidikan dan Kebudayaan Tokyo dan PPI Jepang Kembangkan Aplikasi Keanggotaan

News | Kamis, 29 Juli 2021 | 12:13 WIB

Terkini

Gebrakan Prabowo: Sekolah-Kuliah Gratis dan Berantas Korupsi Lewat Kesejahteraan

Gebrakan Prabowo: Sekolah-Kuliah Gratis dan Berantas Korupsi Lewat Kesejahteraan

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 18:30 WIB

Beras Fortifikasi Palsu Marak, Pakar Soroti Kecurangan Rantai Pasok Ancam Keberhasilan Program Gizi

Beras Fortifikasi Palsu Marak, Pakar Soroti Kecurangan Rantai Pasok Ancam Keberhasilan Program Gizi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 18:28 WIB

Perjalanan Hidup 'Si Leher Beton' Dibongkar dalam Serial Dokumenter TYSON

Perjalanan Hidup 'Si Leher Beton' Dibongkar dalam Serial Dokumenter TYSON

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 18:25 WIB

3 Rekomendasi Jam Tangan Garmin untuk Pelari Pemula, Harga di Bawah Rp5 Juta

3 Rekomendasi Jam Tangan Garmin untuk Pelari Pemula, Harga di Bawah Rp5 Juta

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 18:21 WIB

Ketika Dengue Menggerus Dompet Keluarga: Ada Biaya yang Tak Masuk Tanggungan BPJS

Ketika Dengue Menggerus Dompet Keluarga: Ada Biaya yang Tak Masuk Tanggungan BPJS

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 18:20 WIB

3 Zodiak yang Paling Rentan Kena Manipulasi saat Pacaran dengan Cancer

3 Zodiak yang Paling Rentan Kena Manipulasi saat Pacaran dengan Cancer

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Drama Dinner Mate: Menemukan Ruang Pulih setelah Patah Hati

Ulasan Drama Dinner Mate: Menemukan Ruang Pulih setelah Patah Hati

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 18:10 WIB

Hadir 15 Oktober, Kate Wyler Hadapi Krisis Politik di The Diplomat Season 4

Hadir 15 Oktober, Kate Wyler Hadapi Krisis Politik di The Diplomat Season 4

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 18:05 WIB

Apa Itu Vape Etomidate yang Bikin Jule Ditangkap Polisi? Kenali Bahaya dan Efeknya

Apa Itu Vape Etomidate yang Bikin Jule Ditangkap Polisi? Kenali Bahaya dan Efeknya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 17:56 WIB

Lubang Bekas Tambang Jadi Sumber Air Warga, Dicari Skema Aman

Lubang Bekas Tambang Jadi Sumber Air Warga, Dicari Skema Aman

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 17:50 WIB

×