Menumpuk, Koalisi Pemantau Plastik Ramah Lingkungan Tolak Produk Baru Kemasan Plastik

Fabiola Febrinastri

Rabu, 20 Oktober 2021 | 07:12 WIB
Menumpuk, Koalisi Pemantau Plastik Ramah Lingkungan Tolak Produk Baru Kemasan Plastik
Ilustrasi sampah plastik. (Dok: KPPLI)

Suara.com - Kondisi sampah plastik yang semakin memprihatinkan akibat sulit terurai dan makin menumpuk, membuat Organisasi Koalisi Pemantau Plastik Ramah Lingkungan Indonesia (KPPLI) dan Kawal Lingkungan Hidup (Kawali) Indonesia menolak kehadiran produk-produk baru kemasan plastik sekali pakai.

Sikap KPPLI dan Kawali ini senada dengan sikap organisasi lain, seperti Greenpeace dan Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI). Apalagi baru-baru ini, berdasarkan penelitian, ditemukan mikroplastik dalam produk-produk kemasan plastik.

Ketua KPPLI, Wisnu Simba, mengatakan selama ini tanggung jawab produsen (extended producer responsibility/EPR) terhadap produk yang mereka buat atau jual saat menjadi sampah belum dijalankan dengan baik. 

“EPR itu tidak dijalankan sama sekali oleh produsen dan seharusnya ada sanksi tegas dari pemerintah terhadap produsen yang belum menjalankan EPR,” ujar Wisnu Simba, Selasa (19/10/2021).

Simba menilai, produsen kemasan plastik belum banyak yang memiliki teknologi pengolahan sampah. Mereka hanya mengeluarkan produk dalam jumlah banyak, tapi tidak melihat efek yang terjadi di belakangnya.

“Mereka tidak memiliki waste program atau program pemulihan sampah plastik,” katanya.

Menurut Wisnu, kendala penerapan EPR produsen itu juga disebabkan tidak adanya koordinasi antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan Kementerian Prindustrian (Kemenperin).

“Kita sepakat, plastik sekali pakai ini mencemari lingkungan, dan pemerintah seharusnya melarang itu secara tegas. Efek plastik sekali pakai akan menyebabkan penumpukan sampah secara terus-menerus,” tukasnya.

Sementara itu, Manager Advokasi dan Kampanye DPN Kawali, Fatmata Juliansyah mengatakan, pihaknya tegas menolak produk baru kemasan plastik sekali pakai seperti galon sekali pakai, karena bahan dasar plastiknya sulit terurai.

baca juga

“Kawali mendesak para produsen plastik sekali pakai ini untuk mau bertanggung jawab akan sampahnya dan mengadakan program after consumer, sehingga tidak lepas tanggung jawab terhadap sampah yang berasal dari produk mereka,” kata Fatmata Juliansyah.

Dia menegaskan, keberadaan kemasan plastik sekali pakai ini hanya menjadi konflik dalam penyelesaian permasalahan sampah. “Produsen harus punya program after consumer, mau diapakan sampah dari produk yang mereka hasilkan itu,” ujar Fatmata.

Ia menambahkan, produsen sebaiknya ikut melakukan pengawasan, jangan sampai ada sampah kemasan plastik mereka yang masuk ke TPA dan memastikan bahwa sampah mereka yang masuk ke TPA itu semua harus terurai. 

Dia berharap, Kemenperin juga ikut terlibat terkait sampah produsen ini.

“Artinya, ketika mengeluarkan izin, Kemenperin jangan memberikannya kepada produsen-produsen yang masih belum memiliki program post consumption (paska produk dikonsumsi),” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LIPI: Indonesia Penyumbang Polusi Plastik Kedua, saat Beralih ke Kemasan Ramah Lingkungan

LIPI: Indonesia Penyumbang Polusi Plastik Kedua, saat Beralih ke Kemasan Ramah Lingkungan

Press Release | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:51 WIB

Mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah Pungut Sampah Plastik Lalu Bikin Paving Block

Mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah Pungut Sampah Plastik Lalu Bikin Paving Block

Sulsel | Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:32 WIB

Kurangi Sampah Plastik, Prancis Larang Bungkus Buah dan Sayur dengan Plastik

Kurangi Sampah Plastik, Prancis Larang Bungkus Buah dan Sayur dengan Plastik

Lifestyle | Selasa, 12 Oktober 2021 | 14:55 WIB

Mayora, Wings, Unilever hingga Marimas jadi Penyumbang Sampah Plastik Terbesar di Laut

Mayora, Wings, Unilever hingga Marimas jadi Penyumbang Sampah Plastik Terbesar di Laut

News | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 17:40 WIB

Hubungan Bumi dengan Plastik Haruskah Diakhiri?

Hubungan Bumi dengan Plastik Haruskah Diakhiri?

Video | Senin, 04 Oktober 2021 | 11:05 WIB

Indonesia Hasilkan 8 Juta Ton Sampah Plastik Tiap Tahun, Hanya 3 Juta yang Bisa Diolah

Indonesia Hasilkan 8 Juta Ton Sampah Plastik Tiap Tahun, Hanya 3 Juta yang Bisa Diolah

Lifestyle | Rabu, 15 September 2021 | 14:47 WIB

Terkini

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 07:38 WIB

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:37 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

4 Shio Beruntung Dapat Bayaran Tambahan Minggu Ini, Ada Rezeki Tak Terduga?

4 Shio Beruntung Dapat Bayaran Tambahan Minggu Ini, Ada Rezeki Tak Terduga?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal

Pertamina Janji Dua Hari ke Depan Kondisi SPBU di Makassar Normal

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

PSSI Kerja Sama dengan Ajax Amsterdam Kembangkan Sepak Bola RI

PSSI Kerja Sama dengan Ajax Amsterdam Kembangkan Sepak Bola RI

Video | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

69 Korban Selamat Kapal Virgo Tiba di Banjarmasin, Langsung Jalani Pemeriksaan Medis

69 Korban Selamat Kapal Virgo Tiba di Banjarmasin, Langsung Jalani Pemeriksaan Medis

News | Senin, 14 September 2026 | 07:08 WIB

BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Makassar Terus Diserbu Warga

BPH Migas Beberkan Alasan SPBU di Makassar Terus Diserbu Warga

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 07:07 WIB

Belajar dari Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, IABI Ingatkan Risiko Arus dan Cuaca di Laut

Belajar dari Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, IABI Ingatkan Risiko Arus dan Cuaca di Laut

News | Senin, 14 September 2026 | 07:00 WIB

Posko Kesehatan Pelabuhan Trisakti Tangani Korban Virgo Transport 8

Posko Kesehatan Pelabuhan Trisakti Tangani Korban Virgo Transport 8

Foto | Senin, 14 September 2026 | 07:00 WIB

×