Peduli Lingkungan, Industri dan Perusahaan Mulai Mengedepankan Konsep Berkelanjutan

M. Reza Sulaiman, Dinda Rachmawati

Sabtu, 04 Desember 2021 | 12:29 WIB
Peduli Lingkungan, Industri dan Perusahaan Mulai Mengedepankan Konsep Berkelanjutan
[Dok. Kementerian PUPR]

Suara.com - Kampanye peduli lingkungan masih terus menjadi isu penting yang seharusnya mendapatkan perhatian dari semua pihak. Perubahan iklim dan sampah plastik menjadi dua masalah yang terus menghantui.

Beragam bahaya dapat ditimbulkan dari hal ini. Di antaranya ialah hawa panas yang ekstrem, kenaikan permukaan laut, kegagalan panen, dan makin banyaknya hewan yang terbunuh karena plastik.

Tentu saja, jika tidak segera diatasi, hal tersebut bisa mengganggu kelestarian lingkungan. Karenanya, saat ini, banyak masyarakat, maupun perusahaan yang sudah mulai melakukan perubahan demi kelestarian lingkungan di masa depan.

Salah satunya ialah PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) yang baru saja mendapatkan penghargaan Industri Hijau 2021 dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin), melalui Pabrik di Ciwandan dan Pulo Ampel.

Sampah plastik mendominasi sungai. (Dok: Sungai Watch)
Sampah plastik mendominasi sungai. (Dok: Sungai Watch)

Penghargaan Industri Hijau 2021 Level 5 (Terbaik) ini diserahkan secara langsung oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara “Penganugerahan Penghargaan Industri Hijau dan Penyerahan Sertifikat Industri Hijau” pada akhir November lalu di Gedung Kemenperin, Jakarta.

Direktur Chandra Asri, Edi Rivai mengatakan penghargaan ini merupakan wujud komitmen perusahaannya untuk turut mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

"Ketika menjalankan tanggung jawab perusahaan, kami berkomitmen pada tiga prinsip: People, Planet, Profit dengan mengadopsi pendekatan Environment, Social, and Governance (ESG). Memulai perjalanan bisnis yang berkelanjutan, untuk terus meningkatkan kinerja dan menciptakan kehidupan yang harmonis dengan masyarakat sekitar dan lingkungan," jelas dia dalam siaran pers yang Suara.com terima.

Sebagai informasi, Kemenperin memang sudah secara rutin menyelenggarakan Program Penghargaan Industri Hijau, yang penilaiannya menggunakan indikator kinerja yang terukur, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hal itu ditandai dengan karakteristik penggunaan bahan baku, intensitas penggunaan energi dan air; penggunaan energi alternatif; minimalisasi limbah dan emisi serta pemenuhan baku mutu lingkungan; menggunakan teknologi rendah karbon; dan sumber daya manusia yang kompeten.

baca juga

Penilaian Penghargaan Industri Hijau diberikan berdasarkan tiga aspek yaitu produksi, kinerja pengelolaan limbah dan emisi, serta manajemen perusahaan.

Berdasarkan penilaian tersebut, ada 88 perusahaan industri yang mendapatkan kualifikasi penilaian tertinggi yaitu level lima, diikuti 49 perusahaan industri yang mendapat level empat, dan 15 perusahaan industri yang memerlukan upaya lebih optimal untuk menerapkan prinsip industri hijau.

Hal itu sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia menuju konsep pembangunan berkelanjutan yang rendah emisi dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs).

Bukan cuma itu, Chandra Asri juga berhasil meraih Penghargaan Utama dalam Anugerah CSR IDX Channel 2021 atas kontribusinya dalam penanggulangan COVID-19 dan pemulihan ekonomi melalui pengelolaan sampah plastik dengan prinsip ekonomi sirkular dan pemberdayaan masyarakat.

"Program Circular Economy Chandra Asri Chandra Asri berkomitmen menjalankan program-program berkelanjutan berbasis circular economy terutama pada pengelolaan dan edukasi sampah plastik," jelas Edi lagi

Salah satu bentuk nyata yang dilakukan dalam mendukung program pengelolaan sampah plastik dialah, dimulai dengan berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dalam mendukung program Jakarta Recycle Center.

Perusahaan, kata Edi menyediakan 36.000 kantong sampah plastik daur ulang sebagai sarana pemilahan sampah yang dilakukan dari rumah, yang berhasil mengurangi sampah terbuang (all type) ke TPA hingga 80 persen.

Bahkan, kata Edi, pihaknya juga berkontribusi dalam menciptakan Ekosistem Pengelolaan Sampah Plastik di Cilegon, dimulai dari pemilahan dan pengumpulan sampah plastik, pemrosesan sampah plastik, hingga pendistribusian manfaat untuk masyarakat.

Serta berkontribusi dalam pembangunan jalan aspal plastik melalui program ‘Aspal Plastik untuk Indonesia Asri’ yang hingga Agustus 2021 telah digelar sepanjang 42,74 km dan 234,1 ton sampah plastik telah berhasil terkelola melalui kegiatan ini dengan berkolaborasi bersama berbagai stakeholder terkait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

#AksiAsri Operasi Semut: Langkah Kecil Menggerakkan Indonesia Asri

#AksiAsri Operasi Semut: Langkah Kecil Menggerakkan Indonesia Asri

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:09 WIB

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 22:52 WIB

Mengapa Isu Kesehatan Dinilai Lebih Efektif Mendorong Pertanian Berkelanjutan?

Mengapa Isu Kesehatan Dinilai Lebih Efektif Mendorong Pertanian Berkelanjutan?

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:30 WIB

Dilema Gen Z di Era Konsumtif: Peduli Lingkungan tapi Masih Suka Flash Sale

Dilema Gen Z di Era Konsumtif: Peduli Lingkungan tapi Masih Suka Flash Sale

Your Say | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:02 WIB

Membangun PLTS Saja Tidak Cukup: Bagaimana Mewujudkan Elektrifikasi yang Berkelanjutan di Indonesia?

Membangun PLTS Saja Tidak Cukup: Bagaimana Mewujudkan Elektrifikasi yang Berkelanjutan di Indonesia?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:48 WIB

Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:20 WIB

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Pegadaian Gelar Sales Town Hall 2026, Perkuat Akselerasi Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:00 WIB

Atasi Masalah Ini, Mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD Sukseskan Program Bank Sampah di Sorosutan

Atasi Masalah Ini, Mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD Sukseskan Program Bank Sampah di Sorosutan

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:29 WIB

Mengapa Fashion Berkelanjutan Masih Sulit Diakses Sebagian Konsumen?

Mengapa Fashion Berkelanjutan Masih Sulit Diakses Sebagian Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:30 WIB

Daya Saing Perusahaan Kini Ditentukan Praktik Bisnis Berkelanjutan

Daya Saing Perusahaan Kini Ditentukan Praktik Bisnis Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:29 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×