Efek Pandemi Covid-19, Peminat Asuransi Jiwa Terus Bertambah

M. Reza Sulaiman, Aflaha Rizal Bahtiar

Rabu, 08 Desember 2021 | 20:43 WIB
Efek Pandemi Covid-19, Peminat Asuransi Jiwa Terus Bertambah
Ilustrasi: Aplikasi asuransi jiwa. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia membuat masyarakat semakin sadar akan pentingnya perlindungan diri lewat asuransi jiwa. Bahkan, kesadaran masyarakat ini telah meningkatkan pertumbuhan yang positif.

Terjadinya peningkatan kinerja industri di kuartal III tahun ini, terlihat dari tumbuh positifnya pendapatan di berbagai lini usaha industri asuransi jiwa. Total pendapatan yang dibukukan industri, mencapai Rp. 171, 36 triliun. Tentu angka tersebut setara dengan pertumbuhan sebesar 38,7 persen dibanding periode tahun lalu.

Dalam Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa dari 58 perusahaan yang dinaungi AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia), terlihat bahwa tekanan penurunan pendapatan akibat pandemi mulai mereda. Bahkan, kinerja pendapatan kuartal yang dirilis pada Rabu, (8/12/2021), sudah melampaui kinerja pada 2019 sebelum pandemi terjadi.

Mengenai pertumbuhan asuransi jiwa ini, telah diungkap oleh Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon. Ia menjelaskan, konsistensi kinerja pendapatan ini ditopang oleh perbaikan ekonomi nasional, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terkait perencanaan keungan lewat asuransi jiwa dan perencanaan investasi.

“Faktor kesadaran masyarakat yang meningkat drastis ini, menjadi salah satu pendorong penting naiknya pendapatan industri asuransi jiwa di kuarta III 2021 ini,” ungkapnya dalam lewat keterangan rilis Mari Berasuransi, yang diterima oleh Suara.com Rabu (8/12/2021).

“Kami bersyukur atas pertumbuhan sebesar 38,7 persen yang dicapai tahun ini. Selain itu, makin menurunnya angka penularan Covid-19, tentu perekonomian semakin aktif, di mana kesadaran masyarakat atas perlindungan asuransi jiwa menjadi pendorongnya,” jelas Budi.

Di samping itu, AAJI menjelaskan bahwa industri asuransi jiwa Indonesia telah mencatat total pendapatan premi sebesar Rp. 149,36 triliun atau tumbuh sebesar 11,5 persen.

Menurut Budi, peningkatan ini terjadi adanya kepercayaan konsumen terhadap asuransi jiwa, serta dorongan kondisi pandemi menjadi faktor utamanya.

Secara detail, Budi menjelaskan bahwa kinerja positif pendapatan tersebut disumbang oleh kenaikan premi bisnis baru dan premi lanjutan. Masing-masing premi ini tumbuh sebesar 17,6 persen menjadi Rp. 94,2 triliun, dan 2,4 persen menjadi Rp. 55,15 triliun.

baca juga

Produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau Unit Link, masih mendominasi dengan kontribusi sebesar 62,5 persen dari total pendapatan premi. Selama kuartal III 2021, produk asuransi jiwa Unit Link bernilai total Rp. 93,31 triliun atau naik menjadi 9,0 persen.

Sementara produk bertipe tradisional mencapai Rp. 56,04 triliun atau 15,7 persen. Ketika angka tpenjualan naik, produk Unit Link di era pandemi terkait dengan keunggulan atau benefit yang dimiliknya.

Tentu saja, kombinasi dari proteksi dan investasi produk tersebut, menjadi benefit yang unik dan disukai pasar, di mana produk ini memberi kesempatan kepada nasabah untuk memperoleh keutamaan proteksi serta manfaat tambahan untuk investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Life Lakukan Penataan Ulang Bisnis Syariah Tahun 2026

BRI Life Lakukan Penataan Ulang Bisnis Syariah Tahun 2026

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:50 WIB

AAJI: PSAK 117 Bikin Laporan Keuangan Asuransi Lebih Transparan dan Mudah Dipahami

AAJI: PSAK 117 Bikin Laporan Keuangan Asuransi Lebih Transparan dan Mudah Dipahami

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:40 WIB

Shepreneur Learning Series Bekali Perempuan Wirausaha Soal Keamanan Data

Shepreneur Learning Series Bekali Perempuan Wirausaha Soal Keamanan Data

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 05:50 WIB

Streamlining BUMN Asuransi Digeber, IFG Mulai Susun Dasar Hukum Pemecahan Perusahaan

Streamlining BUMN Asuransi Digeber, IFG Mulai Susun Dasar Hukum Pemecahan Perusahaan

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:08 WIB

PP 24/2026 Dinilai Jadi Angin Segar bagi Industri Asuransi, Peluang Premi Diprediksi Meningkat

PP 24/2026 Dinilai Jadi Angin Segar bagi Industri Asuransi, Peluang Premi Diprediksi Meningkat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:14 WIB

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:37 WIB

Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK

Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:11 WIB

Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional

Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 09:50 WIB

Riset: 87 Juta Keluarga di Indonesia Hidup Tanpa Perlindungan Memadai

Riset: 87 Juta Keluarga di Indonesia Hidup Tanpa Perlindungan Memadai

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 09:18 WIB

Tak Mau Ada Korupsi dari Investasi, 12 Entitas BUMN Asuransi Dibuang

Tak Mau Ada Korupsi dari Investasi, 12 Entitas BUMN Asuransi Dibuang

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:24 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×