National Investor Summit KSPM FEB UI Dihadiri Banyak Pembicara Berbagai Instansi

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 10 Desember 2021 | 13:52 WIB
National Investor Summit KSPM FEB UI  Dihadiri Banyak Pembicara Berbagai Instansi
National Investor Summit. (Dok: UI)

Suara.com - Pada hari Sabtu dan Minggu, 4 dan 5 Desember 2021), Kelompok Studi Pasar Modal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (KSPM FEB UI), mengadakan acara puncak akhir tahunnya yang bernama National Investor Summit. Acara ini mengusung tema “Methodologies of Investment: The Keys to Cuan” pada hari pertama dan "Financial Planning to Realize Your Financial Freedom" pada hari kedua.

National Investor Summit dihadiri oleh para pembicara yang berasal dari berbagai instansi, mulai dari Belvin Tannadi (CEO PT Ilmu Saham Indonesia), Antonny Suheri (Founder Teras Bursa), Ellen May (CEO & Founder Emtrade), Yazid Muamar (Financial Expert Ajaib), Angela Tanoesoedibjo (Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Chandra Putra Negara (CEO & Founder Success Before 30), serta Melvin Mumpuni (CEO & Founder Finansialku). Adapun acara ini disponsori oleh berbagai perusahaan ternama serta didukung oleh media partner ternama di kalangan portal berita, media mahasiswa, dan media pasar modal.

Hal yang perlu dilakukan sebelum investasi atau trading saham adalah mengenali karakteristik dasar dari pasar modal dan mempersiapkan rekening sekuritas. Investasi sifatnya adalah jangka panjang, sedangkan trading sifatnya adalah jangka pendek. Adapun dalam melakukan investasi atau trading saham, setidaknya perlu menjaga empat pilar utama, yakni analisis teknikal, analisis fundamental, money management, dan psikologi.

Analisis teknikal dapat menggunakan bar chart, candlestick chart, dan line chart. Namun, pada umumnya candlestick cenderung lebih digunakan karena informasinya relatif lebih banyak. Adapun fase dalam trendline saham terbagi menjadi uptrend, downtrend, dan sideways. Waktu yang cenderung bagus untuk melakukan trading adalah saat awal uptrend.

Dalam melakukan analisis teknikal, ada empat pola candlestick yang dapat diperhatikan. Keempat pola tersebut adalah pin bar or hammer, tweezer bottom, one white soldier, bullish engulfing. Selain itu, ada juga beberapa pola dari setiap chart. Pola-pola tersebut adalah inverse or inverted head and shoulders, cup with handle pattern, ascending scallop, dan double bottom pattern.

Dalam melakukan trading atau investasi, perlu diperhatikan money management-nya. Money management dilakukan untuk menyesuaikan risk and return yang akan didapatkan atas harta yang disisihkan. Adapun diversifikasi saham juga sebaiknya mengiringi money management demi menyesuaikan risk and return juga.

Analisis teknikal biasanya dilakukan untuk trading, sedangkan analisis fundamental untuk investasi. Analisis fundamental adalah menilai perusahaan melalui kinerja, pertumbuhan, dan potensi bisnis perusahaan. Adapun enam aspek yang sering diperhatikan dalam analisis fundamental adalah Earning Per Share (EPS), Price to Earning Ratio (PER), Price to Book Value (PBV), Return On Equity (ROE), Debt to Equity Ratio (DER), dan Dividend Yield.

Mindset yang perlu ditanamkan dalam diri ketika melakukan trading atau investasi saham adalah memperlakukan trading dan investasi saham sebagai ilmu analisis bisnis perusahaan. Kedua hal ini tidak boleh dianggap sebagai judi. Tambahan kekayaan hasil trading dan investasi saham perlu dianggap sebagai hasil jerih payah dalam estimasi perkembangan bisnis perusahaan atas analisis yang berdasarkan teori kredibel.

The Secret Behind Bandarmology (Antonny Suheri)
Di dalam pasar modal setidaknya ada tiga macam pelaku, yaitu big player (harta banyak tetapi saham terbatas), market maker (harta dan saham banyak), dan retail. Broker retail memiliki deposit awal yang kecil, banyak kantor cabang, dan relatif digunakan oleh pemuda.

Di sisi lain, broker bandar memiliki deposit awal besar, kantor cabang sedikit, dan jarang digunakan oleh masyarakat umum. Broker yang dipakai oleh bandar dapat berfungsi untuk menampung, mendukung, dan mempertahankan saham yang dimiliki oleh bandar.

Dalam menganalisis saham, investor dapat mengidentifikasi kepentingan emiten. Hal ini karena kenaikan nilai saham tidak selalu karena pertumbuhan bisnis perusahaan bersangkutan. Penyebab lain yang dapat meningkatkan nilai saham adalah merger dan akuisisi, pembagian dividen, obligasi umum, obligasi wajib konversi, stock split, reverse stock, right issue, private placement, buyback, tender offer, serta spin off.

Manipulasi kenaikan saham yang disengaja oleh bandar setidaknya terjadi dalam tujuh fase. Beberapa fase tersebut adalah accumulation (pengumpulan saham dan sideways), mark up (pengumpulan saham dan uptrend), mark down (pengumpulan saham dan downtrend), massive distribution (penjualan saham hingga ada gap), distribution by trend (penjualan saham ke ritel perlahan mengikuti downtrend), sell on strength (distribusi saham ketika nilainya naik karena partisipasi publik), serta do nothing.

Ada beberapa jenis manipulasi yang dilakukan oleh bandar saham. Jenis-jenis manipulasi tersebut contohnya adalah fake supply and demand, marking the close, pump and dump then hype and dump, alternate trade or wash trade, dan pre arranged trade. Bandar membutuhkan retail sebagai partisipan saat mark up saham dan wadah distribusi nilai saham di atas. Meskipun begitu, retail tetap membutuhkan bandar sebagai pihak yang mengelola volatilitas saham, dan wadah untuk meraih keuntungan.

Growth Investing For Securing Your Future of Life (Ellen May)
Growth investing adalah investasi saham di perusahaan baru yang sedang melakukan inovasi dan ekspansi pasar. Adapun dalam melakukan metode investasi tersebut, analisis fundamental dapat diiringi dengan analisis teknikal. Hal ini karena riwayat perusahaan dalam analisis fundamental tidak selalu terjamin kredibel, sehingga data pergerakan grafik saham dalam analisis teknikal dapat menjadi komplementer dalam investasi saham.

Pemilihan antara growth investing atau value investing bergantung pada waktu yang tepat. Adapun perlu diperhatikan bahwa keduanya adalah investasi sehingga tidak dapat dijadikan sebagai wadah untuk memperoleh keuntungan secara cepat. Meskipun begitu, growth investing cenderung direkomendasikan untuk di-hold lebih cepat daripada value investing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakultas Farmasi UI Luncurkan Buku Saku Isolasi Mandiri

Fakultas Farmasi UI Luncurkan Buku Saku Isolasi Mandiri

Bogor | Selasa, 07 Desember 2021 | 11:16 WIB

National Investor Summit KSPM FEB UI akan Diselenggarakan 3 Desember 2021

National Investor Summit KSPM FEB UI akan Diselenggarakan 3 Desember 2021

Press Release | Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:59 WIB

Antisipasi Virus Omicron, Penerbangan dari Luar Negeri 2 Pekan Lalu Perlu Ditelusuri

Antisipasi Virus Omicron, Penerbangan dari Luar Negeri 2 Pekan Lalu Perlu Ditelusuri

Bali | Jum'at, 03 Desember 2021 | 10:52 WIB

Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI Dipecat

Diduga Lakukan Kekerasan Seksual, Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI Dipecat

Bogor | Kamis, 02 Desember 2021 | 15:46 WIB

BEM UI Pecat Kepala Departemen karena Kekerasan Seksual, Begini Kronologinya

BEM UI Pecat Kepala Departemen karena Kekerasan Seksual, Begini Kronologinya

Jogja | Rabu, 01 Desember 2021 | 14:33 WIB

Epidemiolog UI Sebut Kemungkinan Varian Omicron Sudah Masuk Indonesia, Ini Dalihnya

Epidemiolog UI Sebut Kemungkinan Varian Omicron Sudah Masuk Indonesia, Ini Dalihnya

News | Senin, 29 November 2021 | 18:57 WIB

Terkini

Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional

Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional

Press Release | Senin, 19 Agustus 2024 | 07:00 WIB

Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On

Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On

Press Release | Senin, 19 Agustus 2024 | 02:47 WIB

Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'

Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'

Press Release | Minggu, 18 Agustus 2024 | 21:30 WIB

Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan

Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 18:05 WIB

Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta

Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 17:20 WIB

Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna

Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 15:10 WIB

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 10:05 WIB

Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park

Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 09:11 WIB

Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia

Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 07:50 WIB

Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence

Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence

Press Release | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 19:05 WIB