Sinergi Bea Cukai dan Karantina Cegah Penyelundupan Satwa Dilindungi

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Senin, 29 Agustus 2022 | 08:15 WIB
Sinergi Bea Cukai dan Karantina Cegah Penyelundupan Satwa Dilindungi
Sinergi Bea Cukai dan Karantina Cegah Penyelundupan Satwa Dilindungi. (Dok: Bea Cukai)

Suara.com - Dalam pelaksanaan tugas di bidang pengawasan, sinergi antarinstansi penegak hukum menjadi hal yang tak dapat diabaikan. Terlebih dalam menjalankan tugas sebagai community protector, instansi pemerintah seperti Bea Cukai terus berupaya memperkuat sinergi dan kerja sama dengan instansi penegak hukum lainnya dalam melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang berbahaya.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Tanjung Emas, Fobby Tri Sunarso, setelah pihaknya berhasil menggagalkan penyelundupan satwa dilindungi, bekerja sama dengan Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang.

“Bea Cukai Tanjung Emas terus melakukan sinergi dan kolaborasi antarinstansi sebagai perwujudan good governance di lingkungan instansi penegak hukum. Adapun bentuk kerja sama yang dijalin Bea Cukai dengan lembaga penegak hukum lainnya di Indonesia ialah dengan melaksanakan kunjungan, koordinasi dan diskusi, serta pelaksanaan tugas bersama. Salah satu cerminan pelaksanaan sinergi tersebut adalah penangkapan satwa yang dilindungi yang tidak dilengkapi dokumen di perairan pelabuhan Tanjung Emas Semarang," ungkap Fobby.

Diketahui, sebanyak delapan kardus berisi burung campuran jenis cucak ijo 22 ekor dan kapas tembak jumlah 32 ekor berhasil diamankan oleh petugas. Selanjutnya, barang bukti dan pelaku diserahkan kepada Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang guna proses hukum lebih lanjut.

Selain dengan Balai Karantina, Fobby mengatakan bahwa pihaknya juga terus mengoptimalkan dan meningkatkan pengawasan di bidang ekspor dan impor melalui kerja sama dengan Tim Bareskrim Kepolisian Republik Indonesia. "Hal ini merupakan salah satu wujud komitmen Bea Cukai Tanjung Emas dalam melindungi masyarakat Indonesia dari masuknya barang-barang berbahaya sekaligus menciptakan rasa aman untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional. Salah satu tugas Bea Cukai sebagai community protector adalah melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang berbahaya, Sinergi keamanan dengan instansi penegak hukum lain ini diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum khususnya dalam bidang ekspor dan impor," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarif Pungutan Ekspor Sawit Gratis Diperpanjang

Tarif Pungutan Ekspor Sawit Gratis Diperpanjang

Sumedang | Senin, 29 Agustus 2022 | 12:31 WIB

Kabar Gembira buat Bos Sawit, Gratis Tarif Pungutan Ekspor CPO Diperpanjang

Kabar Gembira buat Bos Sawit, Gratis Tarif Pungutan Ekspor CPO Diperpanjang

Riau | Senin, 29 Agustus 2022 | 11:16 WIB

Ketemu Hewan-Hewan Lucu dan Menggemaskan di Lembang Park and Zoo

Ketemu Hewan-Hewan Lucu dan Menggemaskan di Lembang Park and Zoo

Your Say | Senin, 29 Agustus 2022 | 10:29 WIB

Melihat Pembuatan Gerabah di Lombok hingga Ekspor Luar Negeri

Melihat Pembuatan Gerabah di Lombok hingga Ekspor Luar Negeri

Bali | Minggu, 28 Agustus 2022 | 13:47 WIB

160 Ribu Rokok Ilegal Disita di Sejumlah Tempat di Kabupaten Garut

160 Ribu Rokok Ilegal Disita di Sejumlah Tempat di Kabupaten Garut

Purwasuka | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 17:02 WIB

Ekspor Mobil Buatan Indonesia Lebih Tinggi dari Impor, Jadi Sumber Pemasukan Devisa Negara

Ekspor Mobil Buatan Indonesia Lebih Tinggi dari Impor, Jadi Sumber Pemasukan Devisa Negara

Otomotif | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 06:44 WIB

Terkini

IHSG Berhasil Tembus 6.700 Pagi Ini, Cek Saham ANTM

IHSG Berhasil Tembus 6.700 Pagi Ini, Cek Saham ANTM

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:16 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Nasional Tembus Rp91.000 per Kg, Naik Hampir Rp8.000

Harga Cabai Rawit Merah Nasional Tembus Rp91.000 per Kg, Naik Hampir Rp8.000

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:15 WIB

Rumus Volume dan Luas Permukaan Limas Segi Empat, Lengkap dengan Contoh Soalnya

Rumus Volume dan Luas Permukaan Limas Segi Empat, Lengkap dengan Contoh Soalnya

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 09:15 WIB

Blusukan ke Pelosok Sumut, Kepala Unit BRI Ini Temukan Sisi Lain Perjuangan UMKM

Blusukan ke Pelosok Sumut, Kepala Unit BRI Ini Temukan Sisi Lain Perjuangan UMKM

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 09:14 WIB

Kenapa Syahrini Sangat Kaya? OOTD Nonton Konser Tembus Rp37 M Bikin Heboh

Kenapa Syahrini Sangat Kaya? OOTD Nonton Konser Tembus Rp37 M Bikin Heboh

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 09:05 WIB

Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron

Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron

Kalbar | Kamis, 10 September 2026 | 09:02 WIB

Veronica Tan Ungkap Pentingnya Peran Ibu Dampingi Anak di Masa Tumbuh Kembang

Veronica Tan Ungkap Pentingnya Peran Ibu Dampingi Anak di Masa Tumbuh Kembang

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 09:00 WIB

Prabowo Lepas 430 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026

Prabowo Lepas 430 Atlet Indonesia ke Asian Games 2026

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 09:00 WIB

Dony Oskaria Dengar Sewa Gedung Telkom oleh BGN di Atas Harga Pasar

Dony Oskaria Dengar Sewa Gedung Telkom oleh BGN di Atas Harga Pasar

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 08:59 WIB

800 Aset Pemprov Sultra Diduga Bermasalah, Kejati Turun Tangan

800 Aset Pemprov Sultra Diduga Bermasalah, Kejati Turun Tangan

Sulsel | Kamis, 10 September 2026 | 08:57 WIB

×