Krisis Dunia dan El Nino Sebabkan Eksistensi Industri Kelapa Terancam, Pengusaha Minta Pemerintah Intervensi

Jum'at, 29 September 2023 | 11:10 WIB
Krisis Dunia dan El Nino Sebabkan Eksistensi Industri Kelapa Terancam, Pengusaha Minta Pemerintah Intervensi
Ilustrasi kelapa. (Pixabay/nipananlifestyle)

Suara.com - Dengan meredanya pandemi Covid-19 di berbagai penjuru dunia, awalnya semua optimistis dan berharap, ekonomi akan kembali membaik setelah terhindar dari krisis kesehatan berkepanjangan. Ternyata krisis baru bermunculan, seperti perang Rusia - Ukraina dan naiknya tensi geopolitik dunia.

Belum reda semua, El Ninomembawa dampak pada lingkungan dan kehidupan. Kondisi ini juga berdampak kepada produk turunan kelapa.

“Kondisi produk turunan kelapa pada saat ini, baik di Indonesia maupun global, secara umum mengalami penurunan. Hal ini merupakan dampak melemahnya perekonomian global terutama di Eropa, China dan Amerika,” ungkap Alit Pirmansyah, Market and Statistic Officer, International Coconut Community (ICC).

“Kami mencatat, tahun lalu mengalami penurunan di atas 10% dari sisi nilai maupun volume di perdagangan internasional. Tahun ini, kami perkirakan di kisaran 10% untuk penurunan perdagangan produk-produk turunan kelapa di tingkat global," tambahnya.

“Untuk China, economic growth-nya memang agak rendah. Ini tentu berpengaruh terhadap daya beli mereka. Dari data enam bulan pertama tahun ini, China masih membeli dari kita, tapi harganya mereka turunkan,” ujar Amrizal Idroes, Wakil Ketua Bidang Kerja sama Kelembagaan HIPKI (Himpunan Industri Pengolahan Kelapa Indonesia).

El Nino yang sedang melanda dunia juga berdampak kepada kelapa. Menurunnya permukaan laut menyebabkan Terusan Panama susah dilalui, sehingga berdampak pada biaya logistik produk ekspor, termasuk turunan kelapa).

Beberapa area Indonesia yang menggunakan air sebagai media distribusi hasil panen kelapa juga terdampak. 

“Kalau musim panas dan El Nino ini berlanjut, itu sangat berpengaruh ke performance kelapa untuk tahun depan,”ujar Amrizal.

Alit menyebut, dengan kondisi ini, pemerintah memiliki peran yang cukup penting dalam mendorong perkembahan sektor kelapa, khususnya di Indonesia.

Baca Juga: Akhirnya Muncul dan Bikin Blunder Farida Nurhan, Wajah Codeblu Justru Dipuji Kayak Kokoh-Kokoh Pengusaha

“Saya kira perlu intervensi atau kebijakan dari pemerintah agar tetap terjaga, minim tidak mengalami penurunan setiap tahunnya,”papar Alit.

“Kemudian dari sisi hilir, karena kita ketahui bersama dalam tingkat global sedang mengalami penurunan, kita sangat berharap ada kebijakan dari pemerintah untuk terus mempromosikan produk-produk turunan kelapa di Indonesia/di domestik," tambahnya.

Pemerintah juga bisa mengambil peran untuk mendukung eksportasi produk turunan kelapa, sehingga bisa lebih bersaing di pasar internasional. Dukungan bisa melalui berbagai macam hal, baik kebijakan yang berpihak kepada industri kelapa dan memberi kemudahan kepada eksportir, memberikan subsidi bagi industri kelapa, pemberian insentif pajak, atau dukungan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI