Diskusi: Angkutan Logistik Minuman Dalam Kemasan Diusulkan Tidak Dilarang Beroperasi Sepanjang Libur Nataru

Sabtu, 09 Desember 2023 | 11:40 WIB
Diskusi: Angkutan Logistik Minuman Dalam Kemasan Diusulkan Tidak Dilarang Beroperasi Sepanjang Libur Nataru
Ilustrasi logistik. [Pixabay/Geralt]

Suara.com - Dalam seminar yang diselenggarakan Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti baru-baru ini diusulkan, sebaiknya angkutan logistik berupa air minum dalam kemasan tidak dilarang beroperasi sepanjang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini diungkapkan Dr. Setia Diarta, MT., Sekretaris Dirjen Industri Agro Kemenperin.

Menurutnya, pertumbuhan industri agro saat ini sudah mencapai 4,25% dari PDB, yang mana, kontribusinya sudah lebih dari 50%. “PDB kita didominasi kontribusinya dari sektor industri agro sebesar 51,13%, sampai pada triwulan ketiga 2023,” ujarnya.

Pada diskusi itu, ia juga menyebut, ekspor di sektor industri agro surplus 28,5 miliar Dolar AS.  Kalau dari skala usaha ada sekitar 13.000 unit, dan sektor industri ini meng-cover kurang lebih 9,17 juta orang tenaga kerja.

Menurut Setia, ada 7 sektor yang berada di industri agro, mulai dari industri makanan, minuman, pengolahan tembakau, industri kayu dan barang kayu dari gabus, industri kertas dan barang dari kertas, industri percetakan dan reproduksi media rekaman, serta industri furniture.

Namun demikian, ia menyebut, industri agro belum benar-benar pulih dari pukulan Covid-19 beberapa lalu. Sebelum pandemi misalnya, industri makanan dan minuman, rata-rata utilisasinya adalah 78,27%. Selama Covid-19 sampai September 2023, utilisasinya masih di bawah normal.

Menurut Setia, dengan adanya wacana pelaarangan operasi angkutan logistik AMDK saat Nataru, berarti akan berdampak pada kelangkaan produk. 

"Kelangkaan AMDK  tetap akan terjadi dan menyebabkan harga yang tidak terkendali,” katanya.

Padahal untuk memulihkan pola distribusi produk AMDK kembali ke kondisi normal sebelum dilakukan pembatasan, diprediksikan membutuhkan waktu sekitar 2 bulan.

“Ini dari asesmen kami, tapi dari beberapa industri lainnya, ada yang mengatakan 1 bulan, 1,5 bulan, atau 2 bulan," tambah Setia.

Di acara yang sama, Krisna Ariza, S.IP. ME., Plt. Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Kemendag, juga minta agar Kemenhub mempertimbangkan pelarangan angkutan logistik AMDK saat libur Nataru, agar tidak memicu terjadinya inflasi akibat kenaikan harga akibat dan kelangkaan barang.

Untuk mengantisipasi hal ini, Krisna mengatakan, Kemendag akan selalu berkoordinasi dengan Direktur Jenderal Perhubungan Darat untuk barang-barang kebutuhan pokok agar dikecualikan, termasuk AMDK yang saat ini juga sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat. 

Menyikapi hal tersebut, Ahmad Yani, ATD., M.T., Direktur Lalu Lintas Jalan Kemenhub mempersilakan beberapa pihak terkait untuk mengajukan surat kepada Menhub.

Baca Juga: Pemerintah Mulai Antisipasi Lonjakan Penumpang Kapal Penyeberangan Pada Libur Nataru

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI