Komitmen Tinggi untuk BPJS Kesehatan, Klinik Jantung di Majalengka Raih Penghargaan

Rully Fauzi

Jum'at, 07 Juni 2024 | 23:20 WIB
Komitmen Tinggi untuk BPJS Kesehatan, Klinik Jantung di Majalengka Raih Penghargaan
Klinik Jantung Hasna Medika Majalengka meraih penghargaan bintang 5 bidang Teknologi Informasi BPJS Kesehatan dan membangun gedung baru empat lantai pelayanan BPJS. [dok.pribadi]

Suara.com - Klinik Utama Jantung Hasna Medika Majalengka yang terletak di Kadipaten, Majalengka terus membuktikan diri sebagai Klinik Utama Khusus Jantung yang berkomitmen tinggi dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya peserta BPJS Kesehatan.

Dan hasilnya pada hari ini, Jumat (7/6/2024), penghargaan kembali diberikan oleh BPJS Kesehatan Pusat atas komitmennya dalam implementasi : E-SEP, I-Care, E-Rekam Medik, E-Resep, Bridging Farmasi, dan antrian online MJKN.

Penghargaan 'Bintang 5' ini merupakan penghargaan tertinggi komitmen bidang Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, diberikan langsung oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan RI, Dr. Ir. Edwin Aristiawan, M.M., CPM-A., CCGO., QRGP., CCCO., kepada dr. Abdul Azis, M.M., selaku Direktur Klinik Jantung Hasna Medika Majalengka dengan didampingi Deputi Direksi Wilayah V Jawa Barat, Siswandi, SE, MM; Kepala BPJS KCU Sumedang; serta dr. Gugun Iskandar H, SpJP(K)FIHA, FAsCC selaku Direktur Utama Hasna Medika Group.

Komitmen Klinik Utama Jantung Hasna Medika Majalengka dalam mengimplementasikan teknologi informasi terintegrasi dengan sistem informasi BPJS Kesehatan memberikan dampak sangat positif bagi masyarakat, dari mulai kemudahan mendaftar secara online melalui MJKN, mengurai antrian dengan pengaturan waktu poliklinik, sehingga waktu tunggu pelayanan hingga pasien mendapatkan obat menjadi lebih singkat dengan mutu pelayanan optimal.

Sebagai upaya pencapaian tersebut Klinik Jantung Hasna Medika Majalengka juga memberdayakan Duta MJKN dalam memberikan edukasi layanan MJKN langsung kepada pasien peserta BPJS Kesehatan.

Seperti diungkapkan oleh Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan RI, Dr. Ir. Edwin dalam sambutannya di acara ini, pasien BPJS kerap mendapat perlakuan diskriminasi dalam pelayanan kesehatan karena dianggap tidak memberikan ‘profit’ untuk fasilitas pelayanan kesehatan.

Padahal pada kenyataannya, penyumbang pendapatan fasilitas pelayanan kesehatan terbesar datang dari pasien BPJS.

“Dulu pasien BPJS terdiskriminasi karena dianggap bayarnya murah. Padahal tidak seperti itu, meskipun tarifnya lebih murah dari pasien asuransi tapi jumlahnya kan banyak. Jadi sekitar 80-90 persen pendapatan rumah sakit, ya dari pasien BPJS,” kata Dr. Ir. Edwin.

Dengan demikian, Edwin mempunyai tekad untuk menghapus perlakuan tersebut. Dia menginginkan pasien BPJS ataupun non BPJS diperlakukan sama. Menurutnya, perlu adanya penerapan digitalisasi medis untuk mengikis fenomena tersebut.

baca juga

"Transformasi mutu layanan adalah mudah, cepat dan setara, setara itu tidak diskriminasi. Kita membawa pasien BPJS ke rumah sakit, kan membayar ke rumah sakit. Itu paling besar porsinya dibandingkan asuransi yang lain ataupun umum. Makanya kita lindungi pasien BPJS itu dengan tadi agar tidak didiskriminasi, kalau dulu kan 'dari BPJS ya? Nanti aja'," jelasnya.

Sementara itu, salah satu fasilitas pelayanan kesehatan yang dianggap sudah mulai menghilangkan pengkotak-kotakan pasien adalah Klinik Jantung Hasna Medika Majalengka. Klinik tersebut kini telah melakukan penerapan digitalisasi medis.

Oleh karena itu, BPJS Kesehatan RI mengapresiasi sekaligus memberikan penghargaan kepada klinik tersebut. Penghargaan bintang lima di bidang teknologi dan informasi dinobatkan untuk klinik yang berada di Kecamatan Kadipaten, Majalengka itu.

Klinik Jantung Hasna Medika Majalengka menjadi yang pertama di Indonesia meraih penghargaan itu. Penghargaan itu diberikan karena klinik tersebut sudah mengimplementasikan E-SEP, I-Care, E-Rekam Medik, E-Resep, Bridging Farmasi, dan antrian online Mobile JKN.

"Klinik ini menjadi yang pertama di Indonesia meraih penghargaan bintang lima dalam transformasi digital pelayanan pasien, khususnya bagi peserta BPJS Kesehatan," ujar Edwin.

Edwin mengatakan, klinik tersebut dalam menerapkan sistem digital dinilai bisa memberikan dampak positif. Pengimplementasian teknologi informasi yang diintegrasikan dengan sistem di BPJS Kesehatan dapat memudahkan para pasien BPJS.

"Kalau antrean online, kan, tidak terlihat mana pasien umum, dan mana pasien BPJS Kesehatan, sehingga tidak ada diskriminasi lagi, karena pelayanannya sama," pungkasnya.

Sementara Direktur Utama PT Hasna Medika Bakti Majalengka, Gugun Iskandar mengaku bersyukur atas apresiasi tersebut. Pihaknya berjanji akan terus memberikan pelayanan maksimal dan tidak memandang golongan terhadap pasien.

"Jumlah pasien BPJS Kesehatan di Klinik Jantung Hasna Medika Majalengka mencapai 95 persen setiap bulannya, sehingga ini langkah konkret kami untuk menyediakan layanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Gugun Iskandar.

Sebelumnya Klinik Utama Jantung Hasna Medika Majalengka juga meraih penghargaan BPJS Kesehatan RI sebagai Juara 2 Nasional Pemanfaatan antrean online FKRTL terbaik.

Klinik Utama Jantung Hasna Medika Majalengka dilengkapi UGD 24 jam, rawat inap, poliklinik dokter spesialis, pemeriksaan diagnostik non invasive jantung dan vascular lengkap seperti Echocardiography, Treadmill Test, Holter Monitor, ABI, ABPM, Doppler Vascular mengkhususkan pada kegiatan promotif preventif

Di usianya yang sudah memasuki tahun kelima, Klinik Jantung Hasna Medika telah melayani rata-rata 6000 pasien per bulan.

Dalam kesempatan ini juga Klinik Jantung Hasna Medika Majalengka melakukan ceremony peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung baru empat lantai sebagai upaya meningkatkan pelayanan yang lebih nyaman, lengkap dan bermutu bagi masyarakat Kabupaten Majalengka dan sekitarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Minta ke HRD, Cukup Pakai HP!

Cara Cek Nomor BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Minta ke HRD, Cukup Pakai HP!

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 12:23 WIB

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi JMO, Bisa Lewat Website

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi JMO, Bisa Lewat Website

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 11:40 WIB

Syarat dan Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan setelah Terkena PHK, Ini Tahapannya

Syarat dan Cara Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan setelah Terkena PHK, Ini Tahapannya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 10:12 WIB

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:23 WIB

Cara Mengaktifkan Kembali BPJS Kesehatan yang Nonaktif, Ini Syarat dan Langkahnya

Cara Mengaktifkan Kembali BPJS Kesehatan yang Nonaktif, Ini Syarat dan Langkahnya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 06:53 WIB

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:28 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif? Ini Penyebab Utamanya Menurut Aturan Terbaru!

Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif? Ini Penyebab Utamanya Menurut Aturan Terbaru!

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 19:15 WIB

BPJS Gratis Mendadak Dinonaktifkan, Validkah Data Kemiskinan Kita?

BPJS Gratis Mendadak Dinonaktifkan, Validkah Data Kemiskinan Kita?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:00 WIB

Konsisten Lindungi Pekerja, PLN Pertahankan Predikat Terbaik Nasional di Satya JKN Awards 2026

Konsisten Lindungi Pekerja, PLN Pertahankan Predikat Terbaik Nasional di Satya JKN Awards 2026

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:08 WIB

Terkini

AI Khusus Desain Chip Diklaim Tingkatkan Kualitas Hasil hingga 30 Persen

AI Khusus Desain Chip Diklaim Tingkatkan Kualitas Hasil hingga 30 Persen

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 08:16 WIB

AHY: Publik Berhak Tahu Siapa yang Perintahkan Listyo Sigit Sadap Presiden Prabowo

AHY: Publik Berhak Tahu Siapa yang Perintahkan Listyo Sigit Sadap Presiden Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 08:10 WIB

Dasco: Kabar Saya  Jadi Cawapres adalah Pengalihan Isu Penyadapan Presiden

Dasco: Kabar Saya Jadi Cawapres adalah Pengalihan Isu Penyadapan Presiden

News | Kamis, 05 November 2026 | 08:09 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 8 Persen Dipicu Pemilu Sela AS

Harga Minyak Dunia Anjlok 8 Persen Dipicu Pemilu Sela AS

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 08:03 WIB

Setahun Pascabencana, Pembangunan Jalan dan Jembatan di Aceh Tengah Dikebut

Setahun Pascabencana, Pembangunan Jalan dan Jembatan di Aceh Tengah Dikebut

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 08:00 WIB

Didukung IMI, SRX Cup Jadi Supporting Race FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta

Didukung IMI, SRX Cup Jadi Supporting Race FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta

Sport | Kamis, 05 November 2026 | 07:55 WIB

Kasus ISPA akibat Karhutla Tembus 401 Ribu, Riau Sempat Catat 23 Kasus Sehari

Kasus ISPA akibat Karhutla Tembus 401 Ribu, Riau Sempat Catat 23 Kasus Sehari

Riau | Kamis, 05 November 2026 | 07:54 WIB

Penyebab Baterai HP Boros Meski Jarang Digunakan, Ini Cara Mengatasinya

Penyebab Baterai HP Boros Meski Jarang Digunakan, Ini Cara Mengatasinya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 07:53 WIB

OJK Bongkar 3 Skandal Besar, Saham BOGA dan PANR Digoreng Habis-habisan

OJK Bongkar 3 Skandal Besar, Saham BOGA dan PANR Digoreng Habis-habisan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 07:51 WIB

4 Sleeping Moisturizer Atasi Kulit yang Kering dan Kemerahan Hanya Semalam

4 Sleeping Moisturizer Atasi Kulit yang Kering dan Kemerahan Hanya Semalam

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 07:50 WIB

×