Kolaborasi Tingkatkan Produktivitas Peternak Sapi Perah Rakyat dan Koperasi Susu Segar

Iman Firmansyah

Senin, 29 Juli 2024 | 11:00 WIB
Kolaborasi Tingkatkan Produktivitas Peternak Sapi Perah Rakyat dan Koperasi Susu Segar
(Dok: Istimewa)

Suara.com - Di Indonesia, peternak sapi perah rakyat menghadapi berbagai tantangan mulai dari rendahnya produktivitas ternak, rendahnya kualitas susu, terbatasnya pengetahuan tentang praktek peternakan sapi perah yang baik, hingga terbatasnya akses terhadap pembiayaan terjangkau untuk meningkatkan populasi ternak dan sarana pemeliharaannya.

Dalam konteks pendanaan, pengelolaan bisnis, dan peningkatan pengetahuan, peternak sapi perah juga sangat bergantung pada koperasi susu segar yang juga menghadapi tantangan serupa. Saat ini koperasi masih menghadapi keterbatasan kapasitas dalam pengelolaan peternakan dan kesehatan hewan, model bisnis dan tata kelola organisasi.

Oleh karena itu, Sarihusada Generasi Mahardhika, Danone Ecosystem, Yayasan Rumah Energi dan PRISMA sejak tahun 2023 telah menjalankan program kemitraan untuk meningkatkan produktivitas peternak sapi perah rakyat dan koperasi susu segar di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Provinsi Jawa Tengah dengan melakukan intervensi pada kedua pihak yaitu peternak sapi perah rakyat dan koperasi susu segar itu sendiri.

Untuk mengukur perkembangan program yang telah dijalankan, Sarihusada mengadakan lokakarya yang turut dihadiri pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait yang dilaksanakan pada Jumat (26/7/2024) di Yogyakarta.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, drh. Agung Suganda, M. Si - memaparkan bahwa adanya rencana program makan bergizi dan minum susu mendorong kita selaku insan peternakan dan kesehatan hewan untuk lebih kuat dalam usaha meningkatkan produksi daging, susu dan telur nasional. Produksi susu nasional saat ini hanya mampu menyuplai 20% dari total kebutuhan susu nasional.

"Kondisi ini memang sudah berjalan cukup lama dan cenderung stagnan, bahkan diperparah dengan adanya Kejadian wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) telah menurunkan populasi ternak sapi perah sebanyak ±10% dan produksi susu segar sebanyak ±30%. Untuk itu pemerintah akan terus mempercepat perluasan kawasan pengembangan sapi perah nasional," ucapnya.

Sebagai inisiatif untuk mendukung percepatan perluasan pengembangan sapi perah nasional, program kemitraan ini memiliki 4 (empat) strategi besar yaitu (1) meningkatkan kapasitas praktek peternakan sapi perah dan pengolahan susu segar, termasuk pengembangan bisnis terkait; (2) menguatkan infrastruktur dalam peningkatan kualitas susu; (3) uji coba dan inovasi, termasuk regenerasi sapi perah dan pencatatan digital atas kuantitas/kualitas susu dan kesehatan ternak; dan (4) aksi mitigasi dan resiliensi atas perubahan iklim melalui biogas dan penyediaan sarana air bersih. Program kemitraan yang telah diadakan Sarihusada diharapkan secara nyata dapat berdampak baik terhadap berbagai pihak yang terlibat dalam produksi susu sapi segar di daerah Daerah Istimewa Yogyakarta juga Provinsi Jawa Tengah.

Government and External Scientific Affairs Director Danone Indonesia, Rachmat Hidayat menjelaskan bahwa program pemberdayaan peternak dan koperasi ini bertujuan untuk meningkatkan pasokan juga kualitas susu yang masih terbatas, sejalan dengan upaya meningkatkan penghasilan keluarga peternak, termasuk meningkatkan keuntungan di rantai bisnis koperasi.

“Meski program ini masih terus berjalan hingga penghujung tahun 2025, namun dampak positif dari penerapan praktek peternakan sapi perah yang baik, termasuk pengobatan dan vaksinasi pasca wabah PMK, serta arisan sapi; telah terlihat diantaranya adalah peningkatan kadar protein susu sebesar 15,2% dari 2 koperasi yang didampingi. Keberhasilan program ini kedepannya tentu tidak lepas dari kerjasama berbagai pihak," ungkapnya.

Dalam lokakarya, dijelaskan bahwa dalam satu tahun penyelenggaraan program telah diadakan pelatihan dan penyuluhan yang lebih rutin yang berimbang dengan mempelajari teori juga mengadakan praktek langsung.

baca juga

Ketua Pengurus KJUB Puspetasari, Joko Purnomo menjelaskan, pihaknya merasakan manfaat yang nyata lewat program ini, sebagai koperasi kami lebih memahami manajemen bisnis dan peternakan yang lebih tertata. Produksi susu juga mengalami peningkatan hingga 23% dengan kualitas yang juga lebih baik.

"Kedepannya, kami juga terus berupaya meningkatkan produktivitas susu dengan menyediakan bibit sapi perah yang dikelola oleh Koperasi di kandang pembesaran pedet. Kami juga akan fokus untuk melakukan pendampingan kesehatan ternak dan pengelolaan keuangan bagi peternak rakyat," ucapnya.

Tidak hanya fokus kepada aspek peningkatan produktivitas ternak dan koperasi, program ini juga turut memastikan terkelolanya dampak peternakan sapi perah rakyat terhadap perubahan iklim. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikenal Sebagai Minuman Kesehatan, Apa Itu Kumys dan Apakah Halal Dikonsumsi?

Dikenal Sebagai Minuman Kesehatan, Apa Itu Kumys dan Apakah Halal Dikonsumsi?

Lifestyle | Rabu, 24 Juli 2024 | 11:28 WIB

Real Food Vs Susu UHT, Mana yang Lebih Baik untuk Anak? Ini Kata IDAI

Real Food Vs Susu UHT, Mana yang Lebih Baik untuk Anak? Ini Kata IDAI

Video | Kamis, 25 Juli 2024 | 08:05 WIB

Diabetes Anak Meroket 70 Kali Lipat! IDAI: Perbanyak Real Food

Diabetes Anak Meroket 70 Kali Lipat! IDAI: Perbanyak Real Food

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 13:30 WIB

Beda Susu UHT dan Pasteurisasi, Mana yang Lebih Baik?

Beda Susu UHT dan Pasteurisasi, Mana yang Lebih Baik?

Lifestyle | Minggu, 14 Juli 2024 | 10:05 WIB

Perbanyak Instalasi Biogas Pakai Kotoran Sapi di Jakarta, Heru Budi: Bagus dalam Pengelolaan Lingkungan

Perbanyak Instalasi Biogas Pakai Kotoran Sapi di Jakarta, Heru Budi: Bagus dalam Pengelolaan Lingkungan

Video | Senin, 15 Juli 2024 | 07:00 WIB

Heru Budi Mau Perbanyak Instalasi Biogas Pakai Kotoran Sapi di Jakarta

Heru Budi Mau Perbanyak Instalasi Biogas Pakai Kotoran Sapi di Jakarta

News | Jum'at, 12 Juli 2024 | 23:55 WIB

Terkini

Kabar Buruk Timnas Indonesia! Ole Romeny Absen Lawan Thailand Malam Ini?

Kabar Buruk Timnas Indonesia! Ole Romeny Absen Lawan Thailand Malam Ini?

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Ulasan Ibadah & Cinta: Sebuah Batas Tipis Antara Perasaan dan Kewajiban

Ulasan Ibadah & Cinta: Sebuah Batas Tipis Antara Perasaan dan Kewajiban

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Perbedaan Mesin Cuci Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Hemat?

Perbedaan Mesin Cuci Inverter vs Non Inverter, Mana yang Lebih Hemat?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Di Balik Lonjakan Surplus Perdagangan: Impor Melambat, Produksi Tertekan

Di Balik Lonjakan Surplus Perdagangan: Impor Melambat, Produksi Tertekan

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Foto | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

×