PURWASUKA - Nama Yakub Hasibuan menjadi perbincangan publik usai menaklukan hati Jessica Milla dengan cara melamarnya.
Diketahui, lamaran Yakub Hasibuan pada Jessica Milla berlangusng di Bali ketika mereka sedang berlibur.
Namun, apa kalian tahu sosok Yakub Hasibuan yang bisa taklukan hati Jessica Milla ini? simak profilnya.
Profil Yakub Hasibuan
Yakup Hasibuan adalah putra dari pengacara kondang, Otto Hasibuan dan ibu bernama, Norwati Damanik. Otto Hasibuan dikenal sebagai pengacara kondang sekaligus pendiri firma hukum Otto Hasibuan & Associates.
Yakup Hasibuan adalah bungsu dari empat bersaudara. Tunangan Jessica Mila ini menjadi anak laki-laki satu-satunya Otto Hasibuan. Yakup Hasibuan mempunyai tiga orang kakak perempuan, ialah Linardo Hasibuan, Lionie Petty Hasibuan, dan Natalia Octavia Hasibuan.
Yakup Hasibuan merupakan lulusan Fakultas Hukum, Universitas Indonesia. Kemudian dia juga langsung melanjutkan dan menyelesaikan pendidikan di S2 di New York University School of Law dan meraih gelas LLM atau magister hukum.
Bukan anak muda biasa, karier Yakup Hasibuan juga mentereng. Berasal dari keluarga pengacara, Yakup Hasibuan pada 2017 bergabung di salah satu firma hukum yang mempunyai kantor pusat di Amerika Serikat bernama Baker McKenzie.
Yakup Hasibuan memiliki akun Instagram @yakuphasibuan. Akun Instagramnya suda diikuti lebih dari seribu follower.
Baca Juga: Keren! Bocah Asal Purwakarta Juarai Lomba Anggar di Kota Bandung
Otto Hasibuan, ayah Yakup Hasibuan juga bukan pengacara sembarangan. Otto Hasibuan pernah menjabat sebagai Wakil Sekjen DPP Ikadin (Ikatan Advokasi Indonesia) pada 1995 dan akhirnya menjadi Sekjen Ikadin. Dia juga menjadi Ketua Umum DPP selama dua periode pada 2003-2012.
Otto Hasibuan juga menjalankan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Atas dedikasinya selama 32 tahun dalam dunia hukum dan keadilan Indonesia, Otto Hasibuan mendapat gelar profesor kehormatan dari Universitas Jayabaya
Yakup Hasibuan resmi melamar Jessica Mila kemarin di Bali. Momen romantisnya melamar Jessica Mila juga disaksaikan oleh para sahabat seperti Vidi Aldiano dan Enzy Storia.***