Purwakarta - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengungkapkan bahwa dinamika perekonomian yang terjadi secara global juga berpengaruh terhadap tingkat inflasi secara nasional, begitupun terhadap Kabupaten Purwakarta.
Ia menjelaskan, bahwa data pada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purwakarta menyebutkan bahwa bahwa inflasi di Kabupaten Purwakarta, saat ini berada diangka 2,09.
"Kami, bersama jajaran Pemkab Purwakarta lainnya melakukan sejumlah langkah-langkah strategis agar dinamika global tersebut tidak berpengaruh buruk terhadap perekonimian di Kabupaten Purwakarta," kata Ambu Anne.
Hal tersebut diungkapkan Anne disela Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Kabupaten Purwakarta Tahun 2022 yang digelar secara virtual di Aula Janaka, Komplek Perkantoran Pemkab Purwakarta, Senin 22 Agustus 2022.
Menurut Anne, berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 500/4825/SJ Tentang Penggunaan Belanja Tidak Terduga Dalam Rangka Pengendalian Inflasi di Daerah, dan sesuai arahan Presiden RI pada Rapat Koordinasi Nasional terkait Pengendalian Inflasi Daerah, maka diperlukan adanya pengendalian inflasi seperti pengendalian ekonomi, energi dan pangan.
"Krisis global ini terjadi karena adanya pandemi Covid-19 yang meliputi krisis ekonomi, aksesibilitas infrastruktur, dan pangan. Karena itu, perlu diatasi dengan adanya pengembangan pariwisata, kelestarian lingkungan hidup, aksesibilitas infrastruktur dan ketersediaan pangan di setiap daerah," kata Ambu Anne.
Selain itu, pengendalian krisis energi dapat diatasi dengan penerapan harga BBM. Saat ini BPS mempublikasikan inflasi berdasarkan pengelompokan lainnya yang dinamakan disagregasi inflasi.
Disagregasi inflasi dilakukan untuk menghasilkan indikator inflasi yang menggambarkan pengaruh dari faktor yang bersifat fundamental.(*)
Baca Juga: Tawuran Pelajar di Jatiluhur, Polres Purwakarta Bakal Patroli Jam Rawan