Ini Yang Ditunggu-tunggu, MKD DPR Akan Panggil Effendi Simbolon Besok

Purwasuka

Rabu, 14 September 2022 | 17:53 WIB
Ini Yang Ditunggu-tunggu, MKD DPR Akan Panggil Effendi Simbolon Besok
Potret Anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon. (Antara)

JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon akan dipanggil Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI pada Kamis (15/9/2022). Pemanggilan ini, terkait dengan kegaduhan yang ditimbulkan Effendi Simbolon atas ucapannya yang menyinggung institusi TNI.

Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman mengatakan, pemanggilan ini adalah terkait dengan adanya aduan yang masuk ke MKD. Keputusan pemanggilan ini sebelumnya, telah disepakati dalam rapat pimpinan (rapim).

"MKD DPR sudah rapim kami memutuskan untuk memanggil saudara Effendi Simbolon karena sudah diadukan juga oleh dua pengadu, yang satu perseorangan yang satu atas nama Pemuda Panca Marga soal rapat di Komisi I," ujarnya, Rabu (14/9/2022).

Dia menerangkan, pihaknya akan terlebih dahulu memanggil para pengadu. Kemudian dilakukan terhadap Effendi Simbolon, di hari yang sama.

"Pagi besok jam 11 ada dua pengadu kami panggil, lalu siangnya kami akan panggil Effendi Simbolon," terangnya.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP GMPPK, Bernard D. Namang telah melaporkan Effendi Simbolon atas ucapannya yang menyamakan institusi TNI dengan gerombolan pada rapat bersama Kementerian Pertahanan dan Panglima TNI.

Kemudian, Wakil Ketua MKD DPR Nazaruddin Dek Gam mengaku telah menerima laporan aduan terhadap Effendi Simbolon. Tak hanya laporan saja, pelapor pun melampirkan sejumlah bukti.

"Bukti sudah kami terima, baik pak, ini laporannya sudah kami terima," ucapnya Dek Gam kepada Bernard di ruang rapat MKD DPR RI pada Selasa (13/9/2022).

Laporan ini selanjutnya akan ditindaklanjuti, melalui rapat dengan pimpinan dewan lainnya.

baca juga

"Kami segera akan mengadakan rapat secepatnya. Kami akan mengadakan rapat untuk memanggil bapak dan teradu," kata Dek Gam.

Hari ini, Effendi Simbolon telah menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya kepada institusi TNI. Dia mengaku ucapannya tersebut tidak berniat menyakiti TNI.

"Dari lubuk hati yang paling dalam, saya mohon maaf atas apapun perkataan saya yang menyinggung siapapun dia," katanya di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (14/9/2022).

"Dari tamtama, bintara, sampai perwira, bahkan para sesepuh, para pihak yang tidak nyaman dengan perkataan diartikan lain," tambah Effendi Simbolon. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sempat Bikin Gaduh, Effendi Simbolon Sampaikan Permintaan Maaf Pada TNI

Sempat Bikin Gaduh, Effendi Simbolon Sampaikan Permintaan Maaf Pada TNI

Purwasuka | Rabu, 14 September 2022 | 17:37 WIB

Sebut TNI Seperti Gerombolan hingga Picu Kemarahan Prajurit, Effendi Simbolon Minta Maaf ke Panglima hingga Prajurit TNI

Sebut TNI Seperti Gerombolan hingga Picu Kemarahan Prajurit, Effendi Simbolon Minta Maaf ke Panglima hingga Prajurit TNI

Sumut | Rabu, 14 September 2022 | 17:50 WIB

MKD DPR: Effendi Simbolon sudah Minta Maaf, Kalau Ada Respons Berlebihan Baiknya Ditertibkan

MKD DPR: Effendi Simbolon sudah Minta Maaf, Kalau Ada Respons Berlebihan Baiknya Ditertibkan

News | Rabu, 14 September 2022 | 17:24 WIB

Terkini

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:05 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:04 WIB

Merayakan Patah Hati Paling Senyap di Buku Jatuh Cinta Diam-Diam

Merayakan Patah Hati Paling Senyap di Buku Jatuh Cinta Diam-Diam

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 10:00 WIB

Lionel Messi Sebut Laga Kontra Inggris di Semifinal Piala Dunia Jadi Momen Spesial

Lionel Messi Sebut Laga Kontra Inggris di Semifinal Piala Dunia Jadi Momen Spesial

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 10:00 WIB

Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung

Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:56 WIB

Ironi di Balik Puing Yosorati: Saat Api Melahap Gudang Plastik, Truk Damkar Terdekat Malah Mogok

Ironi di Balik Puing Yosorati: Saat Api Melahap Gudang Plastik, Truk Damkar Terdekat Malah Mogok

Jatim | Senin, 13 Juli 2026 | 09:54 WIB

Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz

Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:46 WIB

Cemburu Buta, Pemuda Tega Bacok Tukang Ojek yang Dikira Pacar Baru Mantannya di Jati Agung

Cemburu Buta, Pemuda Tega Bacok Tukang Ojek yang Dikira Pacar Baru Mantannya di Jati Agung

Lampung | Senin, 13 Juli 2026 | 09:45 WIB

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:38 WIB

Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung

Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:37 WIB

×