Polisi Karawang Periksa 4 Terlapor Dugaan Kekerasan Terhadap Dua Wartawan, Hasilnya Begini

Purwasuka | Suara.com

Rabu, 28 September 2022 | 12:35 WIB
Polisi Karawang Periksa 4 Terlapor Dugaan Kekerasan Terhadap Dua Wartawan, Hasilnya Begini
Ilustrasi pemukulan terhadap dua wartawan di Kabupaten Karawang yang diduga dilakukan oknum pebat Pemkab Karawang. (Istimewa)

KARAWANG - Sebanyak empat orang terlapor kasus dugaan penganiayaan dan penculikan dua wartawan diperiksa Polres Karawang. Keempatnya yakni  AA, RA, L dan D.

Kasatreskrim Polres Karawang AKP Arief Bastomy mengatakan, satu dari empat orang yang diperiksa adalah diduga oknum pejabat yang menjadi pelaku kekerasan terhadap dua orang wartawan tersebut.

"Pemeriksaan dilakukan terhadap para terlapor (termasuk pejabat berinisial AA)," ujarnya pada Selasa (28/9/2022).

Dia menerangkan, pemeriksaan keempatnya dilakukan dari Senin (27/9/2022) malam hingga Selasa (27/9/2022) siang.

Diterangkannya, AA, RA, dan L merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. Sedangkan terlapor berinisial D adalah pengurus Askab PSSI Karawang.

Sementara itu, kuasa hukum terlapor, Moris Moy Purba mengatakan, hingga saat ini status kliennya masih sebagai saksi dugaan kasus kekerasan terhadap dua orang wartawan.

"Klien kami telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi, sejak Senin malam hingga Selasa siang," terangnya mengutip Antara.

Sebelumnya, dua orang wartawan media online lokal di Kabupaten Karawang menjadi korban penculikan dan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum pejabat di lingkungan Pemkab Karawang.

Peristiwa itu terjadi Sabtu (17/9/2022) malam hingga Minggu (18/9/2022) dini hari. Dua korban ialah Gusti Sevta Gumilar dan Zaenal Mustofa.

Diduga, oknum pejabat itu menculik dan menganiaya kedua wartawan gegara postingan korban di media sosial yang dianggap provokatif dan menyudutkan klub sepakbola Persika 1951.

Selain mendapatkan tindakan kekerasan, kedua korban pun dipaksa untuk meminum miras dan air kencing terlapor.

Atas peristiwa yang dialaminya, korban melapor ke Polres Karawang pada Senin (19/9/2022) malam dengan nomor laporan STTLP/1749/IX/2022/SPKT.Reskrim/Polres Karawang/Polda Jawa Barat.

Kuasa hukum terlapor, Simon Fernando Tambunan menyampaikan keterangan yang disampaikan oleh korban Gusti adalah kabar atau informasi palsu yang dinilai memicu terjadi keonaran.

"Sebelumnya kami mohon maaf, bukan bermaksud menggurui atau mengarahkan kawan-kawan jurnalis, kami hanya menyampaikan klarifikasi tentang fakta yang sebenarnya," kata dia.

Ia menyampaikan klarifikasi agar penanganan kasus tersebut menjadi terang-benderang 'duduk' persoalannya'. Hal itu juga disampaikan agar tidak ada kepentingan pribadi yang dibalut dengan keprofesian seseorang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lima Anggota BNN Riau Diperiksa Buntut Kasus Polwan di Pekanbaru Keroyok Wanita

Lima Anggota BNN Riau Diperiksa Buntut Kasus Polwan di Pekanbaru Keroyok Wanita

Riau | Rabu, 28 September 2022 | 11:39 WIB

Pejabat dan Pengurus PSSI Terduga Pengaiaya dan Penculik Wartawan Diperiksa Polisi

Pejabat dan Pengurus PSSI Terduga Pengaiaya dan Penculik Wartawan Diperiksa Polisi

Bekaci | Rabu, 28 September 2022 | 09:10 WIB

Penganiayaan Pengemudi Ojol di SPBU Majapahit Berbalas Maut

Penganiayaan Pengemudi Ojol di SPBU Majapahit Berbalas Maut

| Rabu, 28 September 2022 | 07:56 WIB

Terkini

Cek Harga BYD Atto 1 Bekas Mei 2026: Beli Sekarang Auto Cuan

Cek Harga BYD Atto 1 Bekas Mei 2026: Beli Sekarang Auto Cuan

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:56 WIB

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:55 WIB

3 Bedak High End yang Tahan Lama untuk Makeup Kondangan, Bikin Wajah Lebih Halus

3 Bedak High End yang Tahan Lama untuk Makeup Kondangan, Bikin Wajah Lebih Halus

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:55 WIB

Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?

Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:54 WIB

Duel Senior vs Junior: Luis Enrique Kirim Pesan Khusus ke Mikel Arteta Jelang Final Liga Champions

Duel Senior vs Junior: Luis Enrique Kirim Pesan Khusus ke Mikel Arteta Jelang Final Liga Champions

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:54 WIB

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026? Ini Jadwal Resminya

Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026? Ini Jadwal Resminya

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...

Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:50 WIB