Langkah Dinkes Karawang Soal Larangan Obat Sirop

Purwasuka

Minggu, 23 Oktober 2022 | 13:25 WIB
Langkah Dinkes Karawang Soal Larangan Obat Sirop
Ilustrasi obat sirop yang dilarang diberikan kepada Balita. (Dok. Element Envato)

PURWASUKA - Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang merespon cepat pelarangan sejumlah obat sirop untuk diresepkan dan dijual terkait temuan kasus gagal ginjal akut pada anak. 

Kepala Dinas Kesehatan Karawang Endang Suryadi mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan kepada para dokter di rumah sakit, klinik dan Puskesmas agar tidak meresepkan obat sirup untuk balita

"Penggunaan obat sirop harus dihentikan sementara. Itu sesuai dengan instruksi dari Kemenkes," ujarnya pada Sabtu (22/10/2022).

Dia mengatakan, untuk sementara ini pihaknya telah meminta agar tidak memberikan obat sirup. Namun memberikan obat tablet yang dibuat puyer.

"Jadi untuk sementara tidak meresepkan obat-obat dalam bentuk cair atau sirop sampai dilakukan pengumuman resmi. Seluruh apotek juga untuk sementara tidak menjual obat sirup," ucap Endang.

Endang menyampaikan agar masyarakat, khususnya para orangtua untuk memperhatikan volume air seni atau urine anaknya yang baru minum obat sirop.

Menurut dia, jika ditemukan berkurang tidak seperti kebiasaan anak, maka langsung dibawa ke rumah sakit.

"Bagi orangtua yang anaknya baru minum obat sirop itu, tolong cek volume air kencingnya. Jika tiba-tiba sedikit, rentang waktunya 12 sampai 24 jam. Maka langsung bawa anak ke rumah sakit jangan ke Puskesmas atau klinik," katanya melansir dari Antara.

Hal yang penting, kata dia, anak langsung dibawa ke rumah sakit karena memiliki fasilitas HCU dan ICU. Kemudian juga, ada dokter yang dapat melakukan analisis.

baca juga

"Nanti akan ditanyakan habis minum obat apa. Ketika kencingnya berkurang, berarti berefek kepada ginjal kita," katanya.

Selain gejala berkurangnya air seni, kata dia, gejala lainnya yakni demam, batuk atau flu yang tak kunjung sembuh.

"Jadi jika anak-anak sakit lebih baik ke rumah sakit, Puskesmas atau klinik yang ada dokternya. Kalau ada dokternya mungkin obatnya dicari yang lain, contohnya yang tadinya sirop jadinya puyer," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lima Pasien Gagal Ginjal Akut di Kepri Meninggal, Satu Jalani Perawatan Intensif

Lima Pasien Gagal Ginjal Akut di Kepri Meninggal, Satu Jalani Perawatan Intensif

Batam | Minggu, 23 Oktober 2022 | 12:56 WIB

Polres Mamuju Larang Obat Sirop Dijual di Apotek

Polres Mamuju Larang Obat Sirop Dijual di Apotek

Sulsel | Minggu, 23 Oktober 2022 | 11:58 WIB

Minta Warga Waspada, Dinkes Surabaya Mulai Larang Seluruh Apotek Jual Obat Sirup

Minta Warga Waspada, Dinkes Surabaya Mulai Larang Seluruh Apotek Jual Obat Sirup

Jatim | Minggu, 23 Oktober 2022 | 11:50 WIB

Terkini

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:15 WIB

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:12 WIB

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:50 WIB

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:28 WIB

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:19 WIB

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 20:10 WIB

×