Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 24 April 2026 | 07:57 WIB
Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina
Penahanan pria Yahudi akibat kippah berbendera Palestina di Israel memicu kritik keras atas kebebasan berpendapat. (CNN)
baca 10 detik
  • Polisi Israel menahan Alex Sinclair karena memakai kippah bermotif bendera Israel dan Palestina.

  • Petugas diduga merusak kippah milik Sinclair dengan menggunting bagian gambar bendera Palestina.

  • Sinclair melaporkan dugaan penahanan ilegal dan perusakan barang milik pribadi ke otoritas terkait.

Suara.com - Penahanan Alex Sinclair oleh kepolisian Israel mengungkap fenomena baru mengenai pengetatan ekspresi politik di ruang publik melalui simbol agama.

Tindakan aparat yang merusak properti ritual keagamaan milik warga Yahudi ini menunjukkan eskalasi represi terhadap pandangan politik yang moderat.

Dikutip dari CNN, kasus ini menjadi preseden unik di mana simbol identitas Yahudi justru menjadi sasaran sensor karena memuat pesan pengakuan terhadap bangsa Palestina.

Ilustrasi Orang Yahudi (BBC News Indonesia)
Ilustrasi Orang Yahudi (BBC News Indonesia)

Insiden tersebut bermula saat Sinclair sedang beraktivitas di sebuah kafe di kawasan Modiin sebelum akhirnya didatangi petugas.

Masyarakat sipil kini mempertanyakan batasan kewenangan kepolisian dalam menafsirkan gangguan ketertiban umum melalui atribut pakaian.

Seorang saksi mata yang merasa keberatan dengan motif pada kippah Sinclair segera melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib.

Sinclair menceritakan bahwa seorang pria religius mendekatinya dengan wajah marah dan membentak bahwa penutup kepalanya melanggar hukum.

Dua petugas kepolisian yang tiba di lokasi kemudian menyatakan akan menyita barang milik Sinclair tersebut dengan dalih ilegalitas.

Penulis berusia 53 tahun itu kemudian digiring ke kantor polisi setempat untuk menjalani pemeriksaan yang cukup ketat.

baca juga

"Lepaskan ikat pinggangmu. Menghadap ke dinding, tangan menempel di dinding. Mereka menggeledah saya," tulis Sinclair menggambarkan situasi penahanannya.

Dugaan Perusakan Simbol Suci oleh Petugas

Selama proses penahanan, Sinclair mengaku ditempatkan di dalam sel tanpa diberikan akses komunikasi maupun air minum.

Setelah proses klarifikasi selesai, petugas membebaskannya namun awalnya enggan mengembalikan kippah yang telah dipakainya selama dua dekade.

Kekecewaan Sinclair memuncak saat ia mendapati bagian bendera Palestina pada atribut agamanya telah dipotong secara sengaja.

“Dia telah menggunting bendera Palestina,” tulisnya merujuk pada oknum polisi wanita yang menangani kasusnya di kantor tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gundah Gulana Ibu Hamil di Perang Lebanon: Apakah Bayi Saya Aman

Gundah Gulana Ibu Hamil di Perang Lebanon: Apakah Bayi Saya Aman

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:01 WIB

PM Lebanon: Israel Sengaja Incar Bunuh Wartawan Pakai Rudal

PM Lebanon: Israel Sengaja Incar Bunuh Wartawan Pakai Rudal

News | Kamis, 23 April 2026 | 15:21 WIB

PM Lebanon Sebut Israel Lakukan Kejahatan Perang Usai Serangan Udara Tewaskan Jurnalis Al Akhbar

PM Lebanon Sebut Israel Lakukan Kejahatan Perang Usai Serangan Udara Tewaskan Jurnalis Al Akhbar

News | Kamis, 23 April 2026 | 12:29 WIB

Terkini

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Penyelidikan Kematian Hayden Panettiere Dihentikan Polisi, Kenapa?

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:14 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Naik 21 Persen

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Kronologi Demo Ricuh di Malioboro Versi Polisi, Massa Misterius Bawa Sajam dan Miras

Kronologi Demo Ricuh di Malioboro Versi Polisi, Massa Misterius Bawa Sajam dan Miras

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Karakter Shio Naga saat Hadapi Masalah Keuangan dan Tekanan Pekerjaan

Karakter Shio Naga saat Hadapi Masalah Keuangan dan Tekanan Pekerjaan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku

Heboh Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Pati, Bapak dan Kakak Tiri Jadi Pelaku

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Viral Diduga Oknum Bagi-bagi Teh Kemasan Isi Sabun untuk Meracuni Peserta Demo

Viral Diduga Oknum Bagi-bagi Teh Kemasan Isi Sabun untuk Meracuni Peserta Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:06 WIB

KPK Geledah Kantor Bea Cukai dan PT Djarum, Ada Kongkalikong Cukai Rokok?

KPK Geledah Kantor Bea Cukai dan PT Djarum, Ada Kongkalikong Cukai Rokok?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:04 WIB

×