Arboretum Bambu Bakal Dibangun di Purwakarta, Ini Manfaatnya

Purwasuka | Suara.com

Rabu, 25 Januari 2023 | 16:19 WIB
Arboretum Bambu Bakal Dibangun di Purwakarta, Ini Manfaatnya
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto resmikan Arboretum Bambu. (Istimewa)

PURWASUKA - Bersama jajaran Self Learning Institute (SLI), Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Purwakarta resmikan Arboretum Bambu. Peresmian tersebut ditandai dengan penanaman bibit bambu lingkungan SDN 2 Cikopo, Kecamatan Bungursari, Rabu (25/1/2023).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto mengatakan, Arboretum Bambu dibangun hasil gotong-royong dari berbagai pihak dari mulai masyarakat peduli lingkungan, kepala sekolah, komite, dan penjaga sekolah se-kecamatan Bungursari dan Babakancikao juga dari berbagai Korwil di Kabupaten Purwakarta.

"Kawasan tersebut berada pada lahan seluas 11.000 meter termasuk dengan area sekolah yang merupakan milik atau aset Pemerintah Daerah Purwakarta. Dan SDN 2 Cikopo juga telah ditetapkan sebagai sekolah model berbasis konservasi bambu dengan keunggulan para siswanya mempunyai wawasan dan keterampilan tentang bambu," kata Kang Ipung sapaan akrabanya.

Kedepan, kata kang Ipung, sekolah ini akan menjadi sekolah yang unggul dan menjadi satu-satunya sekolah model yang berbasis konservasi bambu. Di sekolah tersebut akan disiapkan kurikulum khas berwawasan bambu.

"Kenapa tanaman bambu, karena tabaman bambu merupakan emas hijau yang sangat banyak manfaatnya untuk kehidupan manusia dan bambu merupakan potensi yang akan menjaga ekosistem dan prinsip hidup berkelanjutan," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan konservasi bambu dibangun karena areanya berada di kawasan industri yang memerlukan oksigen dan tanaman ini mampu menyerap karbon karena dari sehektar bambu mampu menyerap karbon sebanyak 35 ton.

"Semangat dan motivasi dari semua pihak yang terlibat menjadi modal dasar dalam mewujudkan cita-cita mengingat banyak sekali manfaat untuk siswa dan juga untuk kelestarian lingkungan masyarakat," kata Kang Ipung.

Ia juga mengatakan bahwa tanpa kerjasama dari berbagai pihak, program yang mulia ini tidak akan berjalan dengan baik. Kang Ipung juga mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga, karena hal ini untuk masyarakat dan lingkungan juga. "Di tempat ini kedepan akan dilengkapi sarana dan prasarana pendidikan dan olahraga yang berhubungan dengan bambu," kata Kang Ipung.

Sementara, CEO Self Learning Institute (SLI) Mochammad Irvan Evrizal yang merupakan mitra Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta dalam pengembangan program pendidikan Tatanen di Bale Atikan (TdBA) mengatakan, untuk pembelajaran peserta didik akan dikembangankan budidaya bambu dan akan dibangun ujicoba pembibitan.

"Akan dibangun juga Workshop bambu yang dapat dijadikan sebagai kerajinan, alat musik, alat rumah tangga maupun permainan anak-anak," kata Irvan.

Menurutnya, bambu juga mempunyai peranan yang sangat penting bagi orang Sunda dari pertama lahir sampai dewasa bahkan ketika meninggal masih menggunakan tandu dari bambu.

Ia juga mengungkapkan, site plan arboretum sudah dibuat dan dipetakan. Kedepan, di arboretum juga akan dibangun Auditorium, dapur terbuka, outdoor amplitheater, area trek sepeda, joging dan lainnya.

"Mulai tahun ini akan diwujudkan satu bangunan hingga bisa terbangun semuanya. Kawasan arboretum akan dibangun dengan menggunakan pagar hidup dari bambu. Keberadaan arboretum bambu sudah sangat tepat karena dari satu bambu akan menghasilkan 300 kilogram oksigen per tahunnya," ujarnya.

Diketahui, pada penanaman perdana Kadisdik secara simbolis menanam bibit bambu jenis Bambu Petung (Dendrocalamus Asper), Ketua Dewan Pendidikan Agus Marzuki menanam Bambu Sembilang (Dendrocalamus Giganteus), Camat Bungursari menanam bambu Kuning gading (Schizotachyum Brachyladum), Kepala SDN 2 Cikopo menanam bambu Amerika Latin yang dilanjutkan penanaman bambu oleh para pejabat Disdik, Korwil, Pengawas, pengurus PGRI Kabupaten dan Ketua PGRI Cabang se-Kabupaten Purwakarta.

Bambu yang tanam pada peresmian ini sebanyak 42 jenis bambu, rencananya akan ditanam sebanyak 320 jenis bambu baik dari dalam maupun luar negeri, bahkan jenis bambu yang langka pun akan ditanam di Arboretum tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tepis Kesan Serem, Kapolsek di Purwakarta Lakukan Ini

Tepis Kesan Serem, Kapolsek di Purwakarta Lakukan Ini

| Rabu, 25 Januari 2023 | 16:14 WIB

Disini Lokasi SIM Keliling Purwakarta Rabu 25 Januari 2023

Disini Lokasi SIM Keliling Purwakarta Rabu 25 Januari 2023

| Selasa, 24 Januari 2023 | 22:36 WIB

Pesan Sekda Purwakarta Untuk Anggota PPS, Begini Katanya

Pesan Sekda Purwakarta Untuk Anggota PPS, Begini Katanya

| Selasa, 24 Januari 2023 | 13:19 WIB

Terkini

Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025

Cetak Kinerja Solid, EBITDA PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) Naik 156% Sepanjang 2025

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 11:35 WIB

'Saya Penguasa Citiis': Pria Arogan yang Viral di Tasikmalaya Akhirnya Tertunduk Lesu Minta Maaf

'Saya Penguasa Citiis': Pria Arogan yang Viral di Tasikmalaya Akhirnya Tertunduk Lesu Minta Maaf

Jabar | Rabu, 01 April 2026 | 11:34 WIB

Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai

Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:31 WIB

Gizi untuk Anak, Limbah Jangan Merusak: Ultimatum DLH Sukabumi untuk Pengelola SPPG

Gizi untuk Anak, Limbah Jangan Merusak: Ultimatum DLH Sukabumi untuk Pengelola SPPG

Jabar | Rabu, 01 April 2026 | 11:27 WIB

Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi

Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:27 WIB

Work From Home bagi ASN: Hemat Energi atau Sekadar Ilusi Efisiensi?

Work From Home bagi ASN: Hemat Energi atau Sekadar Ilusi Efisiensi?

Your Say | Rabu, 01 April 2026 | 11:25 WIB

Jurus Pramono Cegah ASN Jakarta 'Keluyuran' Saat WFH Jumat, Ini yang Bakal Dilakukan

Jurus Pramono Cegah ASN Jakarta 'Keluyuran' Saat WFH Jumat, Ini yang Bakal Dilakukan

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:22 WIB

Tak Dipindah, Presiden FIFA Sebut Iran Tetap Berlaga di Amerika Serikat pada Piala Dunia 2026

Tak Dipindah, Presiden FIFA Sebut Iran Tetap Berlaga di Amerika Serikat pada Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 April 2026 | 11:21 WIB

Gelisah di Balik Seragam ASN: DPRD Kota Banjar Pasang Badan Cegah Badai PHK PPPK di Tahun 2027

Gelisah di Balik Seragam ASN: DPRD Kota Banjar Pasang Badan Cegah Badai PHK PPPK di Tahun 2027

Jabar | Rabu, 01 April 2026 | 11:19 WIB

Apa Saja Mobil Chevrolet Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Menarik?

Apa Saja Mobil Chevrolet Bekas di Bawah Rp100 Juta yang Menarik?

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 11:19 WIB