Mengulas Sejarah Mesjid Agung Baing Yusuf, Cikal Bakal Islam di Purwakarta

Purwasuka | Suara.com

Selasa, 04 April 2023 | 13:03 WIB
Mengulas Sejarah Mesjid Agung Baing Yusuf, Cikal Bakal Islam di Purwakarta
Sejarah Mesjid Agung Baing Yusuf. (Jabarnews)

PURWASUKA - Mesjid Agung Baing Yusuf memiliki sejarah yang sangat penting dalam penyebaran agama Islami di Kabupaten Purwakarta.

Diketahui mesjid tersebut menjadi bukti dan saksi masuknya agama Islam di Kabupaten Purwakarta. 

Mesjid Agung Baing Yusuf berdiri di jantung Kota Purwakarta sekitar areal Kantor Pemkab Purwakarta tepatnya di Jalan Gandanegara, Kelurahan Cipaisan, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta. 

Didirikan oleh Syekh Baing Yusuf bernama asli Raden H Mochammad Joseoef bin Raden Djajanegara pada Tahun 1826. syekh Yusuf merupakan keturunan ke-24 dari penguasa tanah Sunda Prabu Siliwangi 1.

Iing Solihin, keturunan ke enam dari Raden Mochammad Joseof menceritakan awal mula dibangunnya masjid ini.

Awalnya bangunan masjid ini berbentuk menyerupai padepokan yang bergaya khas Jawa Barat, namun setelah beberapa kali mengalami pemugaran hingga menjadi bangunan mesjid yang kekinian.

"Pada tahun 1826 syekh yusuf mulai mendirikan mesjid di sini, mesjid agung ini sekaligus alun-alun kiansantang, kenapa di bangun disini karena yang menjadi sasaran penyebaran islam itu adalah para badega padjajaran atau galuh pakuan, badega itu adanya diantaranya di daerah kutawaringin yang sekarang pasar rebo dan sindang kasih dekat dengan mesjid ini," ujar Iing yang juga sebagai pengurus DKM Mesjid Agung Baing Yusuf, Selasa, 4 April 2023.

Proses penyebaran agama Islam yang dilakukan oleh Syekh Yusuf berlangsung dari Bogor, Banten, hingga Karawang. Perjalanan penyebaran agama Islam oleh Syekh Yusuf berlanjut hingga Kabupaten Purwakarta, Iing mengatakan, penyebaran tersebut terjadi karena adanya Perang Makau sehingga dibuatlah Karesidenan di wilayah Wanayasa 1821.

Selain bangunan masjid, peninggalan syekh yusuf yang masih bisa ditemukan di komplek masjid ini adalah karya syekh yusuf yakni kitab fikih dan tasawuf berbahasa sunda dengan tuliskan huruf arab, mushaf dengan tulisan tangan, serta sebuah pedang panjang yang digunakan sebagai pegangan saat khutbah jumat kala itu.

Di mesjid inilah syekh yusuf atau baing yusuf menyebarkan agama islam di purwakarta, beliau melakukan penyebaran secara lisan kepada warga ataupun sekelompok orang yang belum sempurna keislamannya.

"Kitab itu sengaja di susun oleh beliau dalam bahasa sunda, tujuannnya untuk mempermudah warga memahami islam. Orang-orang yang belajar di mesjid ini bisa membaca kitab itu," katanya.

Baing yusuf lahir pada rahun 1700-an di Bogor, di usai 7 tahun beliau sudah berbahasa dua bahasa, yakni Sunda dan Arab, kemudian di usia 11 tahun telah hafal Alquran 30 juz, hingga usia 13 tahun disekolahkan ke Mekkah selama 11 tahun hingga akhirnya kembali ke Indonesia di usia 24 tahun.

Baing wafat pada tahun 1854, beliau dimakamkan di belakang masjid ini serta terdapat makam sejumlah tokoh lain dari pemimpin awal kabupaten Kawarang dan Purwakarta. Biasanya makam syekh baing yusuf ramai dikunjungi penziarah saat bulan mulud, menjelang ramadan dan bulan rajab.

Penziarah yang datang umumnya berasal dari luar kota purwakarta dan paling banyak berasal dari banten, mengingat di daerah banten syekh yusuf mempunyai murid yakni Syekh Nawawi Al-Bantani yang menjadi imam besar Masjidil Haram di masa itu.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Tokoh Kader Partai Golkar Ini Bakal Kumpul di Purwakarta Besok, Ada Apa?

Tiga Tokoh Kader Partai Golkar Ini Bakal Kumpul di Purwakarta Besok, Ada Apa?

| Selasa, 04 April 2023 | 12:44 WIB

Anne Ratna Mustika Kunjungi RSUD Bayu Asih Purwakarta, Ada Apa?

Anne Ratna Mustika Kunjungi RSUD Bayu Asih Purwakarta, Ada Apa?

| Selasa, 04 April 2023 | 10:36 WIB

Alert! BMKG Perkirakan Terjadi Hujan Disertai Petir di Sebagian Jawa Barat Sore-Malam

Alert! BMKG Perkirakan Terjadi Hujan Disertai Petir di Sebagian Jawa Barat Sore-Malam

| Selasa, 04 April 2023 | 08:08 WIB

Terkini

Bye Rambut Singa! 5 Conditioner Ampuh untuk Rambut Kering dan Mengembang

Bye Rambut Singa! 5 Conditioner Ampuh untuk Rambut Kering dan Mengembang

Your Say | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:00 WIB

KPK Disindir Satire Soal Yaqut, Begini Respons Resminya

KPK Disindir Satire Soal Yaqut, Begini Respons Resminya

Video | Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:00 WIB

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:59 WIB

5 Bedak Tabur yang Bagus untuk Kulit Kering, Bye-Bye Makeup Pecah

5 Bedak Tabur yang Bagus untuk Kulit Kering, Bye-Bye Makeup Pecah

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:57 WIB

Cara Vincent Verhaag Agar Jadi Cinta Pertama Anak Perempuannya

Cara Vincent Verhaag Agar Jadi Cinta Pertama Anak Perempuannya

Entertainment | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53 WIB

Sumbu Pendek di Jalur Sukamantri: Viral Pemuda Ciamis Hancurkan Kaca Mobil Pemudik

Sumbu Pendek di Jalur Sukamantri: Viral Pemuda Ciamis Hancurkan Kaca Mobil Pemudik

Jabar | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:47 WIB

Lebih dari Sekadar Olahraga: Alasan Sepeda Gunung Kini Jadi Gaya Hidup Favorit Masyarakat Indonesia

Lebih dari Sekadar Olahraga: Alasan Sepeda Gunung Kini Jadi Gaya Hidup Favorit Masyarakat Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:44 WIB

Viral Zebra Cross Hilang Disulap Jadi Pac-Man di Tebet, Dinas Bina Marga DKI Buka Suara

Viral Zebra Cross Hilang Disulap Jadi Pac-Man di Tebet, Dinas Bina Marga DKI Buka Suara

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:43 WIB

Kisah Pilu Kakak Beradik Disekap dan Disabet Golok Saat Camping di Pantai Cibuaya

Kisah Pilu Kakak Beradik Disekap dan Disabet Golok Saat Camping di Pantai Cibuaya

Jabar | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:37 WIB

5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan

5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan

Tekno | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:36 WIB