Puluhan Warga Maniis Purwakarta Keracunan Usai Minum Es Kelapa Saat Buka Puasa

Purwasuka | Suara.com

Kamis, 20 April 2023 | 10:55 WIB
Puluhan Warga Maniis Purwakarta Keracunan Usai Minum Es Kelapa Saat Buka Puasa
Ilustrasi es kelapa. (Ist)

PURWASUKA - Puluhan warga di tiga Desa yang ada di Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta mengalami keracunan diduga usai menyantap es kelapa untuk berbuka puasa, pada Rabu, 19 April 2023, kemarin. 

Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kapolsek Maniis, AKP Asep Nugraha mengatakan, para korban berasal dari tiga Desa yakni Desa Sinargalih, Desa Citamiang dan Desa Tegaldatar. 

"Jumlahnya 23 orang, sebagian ada yang dirawat di Puskesmas Maniis dan ada juga dirawat oleh bidan di rumah masing-masing," Ucap Asep, asat dihubungi melalui WhatsApp pribadinya, pada Kamis, 20 April 2023.

Menurutnya, peristiwa itu bermula saat puluhan warga itu, Rabu, (19/4), mengalami demam, sakit perut, sakit kepala dan muntah-muntah setelah mengkonsumsi es kelapa di sebuah warung milik, Dadang yang berada di Kampung Cijaha, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta. 

"Jadi awalannya, pada hari Selasa (18/4) salah satu korban membeli es kelapa di warung milik bapak dadang yang ada di Kampung Cijaha, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, untuk diminum pada saat berbuka puasa bersama keluarga. Kemudian keesokan harinya Pada Rabu (19/4), semua anggota keluarga yang meminum Es Kelapa tersebut mengalami gejala demam, sakit perut, sakit kepala dan muntah-muntah," Jelas Asep. 

Kemudian, lanjut dia, selain satu keluarga yang ada di Citamiang, pihaknya mendapatkan laporan dari Puskesmas Maniis bahwa ada korban keracunan yang diduga usai menyantap es kelapa tersebut. 

"Awalnya kami mendapat laporan bahwa ada satu keluarga berjumlah 7 orang warga Desa Sinargalih yang mengalami keracunan diduga usai mengkonsumsi es kelapa tersebut. Lalu, pihak Puskesmas Maniis memberikan laporan bahwa korban keracunan bertambah menjadi 23 orang," Ucap Asep. 

Kapolsek menambahkan, pihaknya hingga kini belum bisa memastikan apakah belasan warga itu keracunan es kelapa atau bukan. Sebab, penyelidikan masih dilakukan.

"Masih dalam penyelidikan, untuk sample es kelapa sudah kamu kirimkan ke puskesmas maniis untuk dilakukan pengecekan laboratorium. Selain meminta keterangan dari sejumlah warga, kami juga telah memeriksa penjual es kelapa yang bernama Dadang dan kita amankan sementara di Mapolsek Maniis guna diminta keterangan," kata Asep. 

Kapolsek menyebut sebagian warga yang mengalami keracunan sudah mulai membaik dan   korban dirawat di Puskesmas Maniis sudah ada yang pulang. 

"Alhamdulillah sebagian korban sudah mulai membaik. Kini masih kami dalami penyebab keracunan tersebut," ungkap Asep. 

Berikut warga yang mengalami keracunan diduga konsumsi es kelapa : 

1. Muhamad Ibnu (2) warga Kampung Pasir wetan, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
2. Siti Rokayah (20) Kampung Pasir wetan, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
3. Abdul Rojak (29) warga Kampung Ciloa, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
4. Tati (59) warga Kampung Ciloa, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
5. Siti Nurfarida (17) warga Kampung Ciloa, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
6. Dede Mulyati (13) warga Kampung Ciloa, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
7. Rohmaen (29) warga Kampung Rawa Baru, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
8. Onoh (70) warga Kampung Rawa Baru, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
9. Pudin (52) warga Kampung Rawa Baru, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
10. Aisyah (23) warga Kampung Rawa Baru, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
11. Andin (23) warga Kampung Rawa Baru, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
12. Saep (36) warga Kampung Rawa Baru, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
13. Samid (60) warga Kampung Rawa Baru, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
14. Mamah (53) warga Kampung Rawa Baru, Desa Sinargalih, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta. 
15. Oman (53) warga Kampung Sukamulya, Desa Citamiang, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
16.Olis Saadah (17) warga Kampung Sukamulya, Desa Citamiang, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
17. Agus (21) warga Kampung Sukamulya, Desa Citamiang, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
18. Alya (14) warga Kampung Sukamulya, Desa Citamiang, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
19. Konoh (63) warga Kampung Sukamulya, Desa Citamiang, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
20. Kayla (3) warga Kampung Sukamulya, Desa Citamiang, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
21. Yanti (26) warga Kampung Sukamulya, Desa Citamiang, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
22. Aep (55) warga Kampung Kebon Jeruk, Desa Tegaldatar, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.
23. Agus (43) warga Kampung Kebon Jeruk, Desa Tegaldatar, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BMKG: Waspada Purwakarta, Subang dan Karawang Diperkirakan Hujan Disertai Angin Hingga Petir

BMKG: Waspada Purwakarta, Subang dan Karawang Diperkirakan Hujan Disertai Angin Hingga Petir

| Kamis, 20 April 2023 | 09:54 WIB

Jadwal Buka Puasa Kota Prabumulih 19 April 2023 Disertai Doa

Jadwal Buka Puasa Kota Prabumulih 19 April 2023 Disertai Doa

Sumsel | Rabu, 19 April 2023 | 17:58 WIB

Jadwal Buka Puasa Kota Palembang 19 April 2023 Disertai Doa

Jadwal Buka Puasa Kota Palembang 19 April 2023 Disertai Doa

Sumsel | Rabu, 19 April 2023 | 17:48 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar

Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar

Banten | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:13 WIB

Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD

Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD

Banten | Senin, 30 Maret 2026 | 23:51 WIB

Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?

Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?

Banten | Senin, 30 Maret 2026 | 23:33 WIB

7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol

7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol

Lampung | Senin, 30 Maret 2026 | 23:27 WIB

Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus

Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus

Sumsel | Senin, 30 Maret 2026 | 23:15 WIB

Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global

Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global

Video | Senin, 30 Maret 2026 | 23:15 WIB

Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya

Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya

Banten | Senin, 30 Maret 2026 | 23:10 WIB

Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu

Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu

Banten | Senin, 30 Maret 2026 | 22:55 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB