KPAI Minta Polisi Lacak Anak-anak Korban Video Gay Kids, Ini Tujuannya

Purwasuka | Suara.com

Senin, 21 Agustus 2023 | 08:38 WIB
KPAI Minta Polisi Lacak Anak-anak Korban Video Gay Kids, Ini Tujuannya
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta, Kawiyan. ((Suara.com/Ditha))

PURWASUKA - Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengungkap kasus penyebaran konten pornografi sesama jenis dan eksploitasi anak atau video gay kids (VGK) dengan dua pelaku berinisial R (21) dan LNH (16).

Terkait pengungkapan kasus tersebut, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kawiyan meminta agar polisi memberikan hukuman maksimal terhadap para pelaku. Dia juga berharap para korban dapat dilacak.

"Kami berharap juga agar para korban dilacak dan kemudian ditangani, karena para korban itu adalah ada yang anak-anak," ungkap Kawiyan dikutip pada Minggu (20/8/2023).

Menurut Kawuyan, penanganan itu bertujuan untuk kembali memulihkan psikologis korban. Selain itu, dia meminta pemerintah memberikan pendampingan kepada anak-anak di bawah umur tersebut.

"Jadi supaya para korban itu kemudian kita ketahui identitasnya, kita ketahui orangtuanya, untuk selanjutnya diberikan asesmen, kemudian pendampingan psikologi, kemudian juga rehabilitasi," tuturnya.

"Siapa yang harus memberikan pendampingan, rehabilitasi dan sebagainya? adalah Pemda, Dinas terkait yang ada di daerah tersebut," imbuhnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkap praktik penjualan video gay kids (VGK) yang disebarkan melalui Telegram. Pelaku menjual video gay anak itu dengan harga mulai Rp150.000.

"Dengan terlebih dahulu membayarkan sejumlah uang yang disepakati baru kemudian pembelinya ini akan dimasukkan dalam salah satu grup Telegram," jelas Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Jumat (19/8/2023).

"Kemudian akan dilakukan transmisi terkait dengan kesepakatan paket apa yang dibeli oleh para pembelinya," tambah Ade Safri.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BREAKING NEWS: Demo di PT Duta Palma Agro Bengkayang Ricuh! Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Mobil-Mobil Dirusak Massa

BREAKING NEWS: Demo di PT Duta Palma Agro Bengkayang Ricuh! Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Mobil-Mobil Dirusak Massa

Kalbar | Minggu, 20 Agustus 2023 | 16:10 WIB

Polisi Ringkus Pemasok Senpi ke Karyawan PT KAI yang Menjadi Terduga Teroris Jaringan ISIS

Polisi Ringkus Pemasok Senpi ke Karyawan PT KAI yang Menjadi Terduga Teroris Jaringan ISIS

News | Minggu, 20 Agustus 2023 | 11:56 WIB

Kapal Tenggelam di Kepulauan Seribu, 1 Tewas dan 3 Penumpang Hilang, Ini Identitas Korban

Kapal Tenggelam di Kepulauan Seribu, 1 Tewas dan 3 Penumpang Hilang, Ini Identitas Korban

Jakarta | Sabtu, 19 Agustus 2023 | 22:45 WIB

Terkini

Tim Kopi Hitam Mana Suaranya? 5 Tanda Kepribadian Pecinta Kopi Pahit Tanpa Gula

Tim Kopi Hitam Mana Suaranya? 5 Tanda Kepribadian Pecinta Kopi Pahit Tanpa Gula

Your Say | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:39 WIB

Justin Hubner Nilai John Herdman Beda Kelas dengan Patrick Kluivert

Justin Hubner Nilai John Herdman Beda Kelas dengan Patrick Kluivert

Bola | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:36 WIB

Review Queen Mantis: Dilema Moral di Balik Pemburu Pembunuh Berantai

Review Queen Mantis: Dilema Moral di Balik Pemburu Pembunuh Berantai

Your Say | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:35 WIB

Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL

Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:34 WIB

Israel: Jangan Diasumsikan Personel UNIFIL Tewas karena IDF

Israel: Jangan Diasumsikan Personel UNIFIL Tewas karena IDF

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:34 WIB

Jakarta Mulai Sepi Pendatang? Ini Data Mengejutkan Pascalebaran Dua Tahun Terakhir

Jakarta Mulai Sepi Pendatang? Ini Data Mengejutkan Pascalebaran Dua Tahun Terakhir

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:33 WIB

Belajar dari Kisah Bocah Merauke Bernama Libo: 5 Cara Sederhana Menumbuhkan Jiwa Sosial Sejak Dini

Belajar dari Kisah Bocah Merauke Bernama Libo: 5 Cara Sederhana Menumbuhkan Jiwa Sosial Sejak Dini

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:33 WIB

Luka di Jantung Kota Santri: Suara Lantang MUI Sukabumi Menolak Kompromi Atas Predator Anak

Luka di Jantung Kota Santri: Suara Lantang MUI Sukabumi Menolak Kompromi Atas Predator Anak

Jabar | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:33 WIB