Butuh Rp 800 Miliar untuk Bangun Jalan di Kebumen, Tapi Baru akan Terealisasi Rp 50,2 Miliar

Purwokerto | Suara.com

Jum'at, 29 April 2022 | 04:15 WIB
Butuh Rp 800 Miliar untuk Bangun Jalan di Kebumen, Tapi Baru akan Terealisasi Rp 50,2 Miliar
Humas Setda Kebumen

SUARAPURWOKERTO. ID, KEBUMEN-Pemerintan Kabupaten Kebumen melalui PPKom Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang melakukan penandatanganan kontrak bersama paket pekerjaan pembangunan dan pemeliharaan jalan dengan pihak kontraktor atau pengembang, untuk tahun anggaran 2022.

Penandatanganan kerjasama itu berlangsung di Pendopo Kabumian, Kamis (28/4/2022) disaksikan secara langsung oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto


Bupati mengatakan, dalam penandatanganan kerjasama ini, setidaknya ada 14 paket pekerjaan jalan yang akan dikerjakan dalam waktu dekat. Nilai kontraknya sebesar Rp 50.280.162.000,00 atau sekitar Rp 50,2 miliar lebih. 


"Alhamdulillah hari ini kami dengan penyedian jasa telah menandatangani kegiatan perbaikan jalan, yakni sebesar Rp 50,2 miliar, untuk 14 paket pekerjaan," ujarnya


Bupati menegaskan, penandatanganan kontrak bersama ini sekaligus komitmen pemerintah untuk meralisasikan program Jamu Seger (Jalan Mulus Ekonomi Bergerak). 


Namun karena keterbatasan anggaran, pembangunan atau perbaikan jalan harus dilakukan bertahap tiap tahunnya.


"Kebumen ini cukup luas, kalau semua jalan kita perbaiki maka kita butuh anggaran Rp 800 miliar, hampir Rp 1 triliun. Kita tidak punya anggarannya, karena itu pembangunan dilakukan secara bertahap atau multi years," terang Bupati.


Selain itu, Bupati juga memastikan, proses pekerjaan jalan ini berlangsung secara transparan dan akuntabel. Semua sudah melalui tahap selesai yang ketat, sesuai aturan dan pengawasan dari Inspektorat. Pihaknya menjamin tidak ada upaya dari Bupati untuk memenangkan lelang proyek dari perusahaan tertentu.


Ia menegaskan tidak mengenal dengan para penyedia jasa. Sistem lelangnya juga berjalan terbuka. Websitenya bisa diakses oleh siapapun. Masyarakat bisa mengawasinya. 


"Sekarang tidak ada lagi pemberian Memo dari Bupati, tidak ada lagi yang namanya bawa proposal ke Bupati, tidak ada itu rekomendasi. Bahkan penyedia jasa tidak perlu lagi bertemu dengan saya. Jadi ini clear, sangat transparan, tidak ada sepeserpun saya mengambil keuntungan dari proyek ini," tandasnya


Bupati hanya mengingatkan kepada kontraktor untuk bisa mengerjakan pekerjaan ini sesuai ketentuan dan target yang ditentukan.  Jangan sampai kualitas bahannya dikurangi. 


"Jangan sampai panjang dan ketebalan aspal ini dikurangi, atau bahan tidak sesuai dengan kualitas yang ditentukan, karena akan berurusan dengan penegak hukum," tandasnya.


Ia juga meminta agar proyek pekerjaan jalan ini harus menggunakan tenaga lokal, dan 40 persen harus menggunakan bahan dari lokal. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak

Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:50 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Gentrifikasi Piring: Saat Makan Murah Menjadi Barang Mewah

Gentrifikasi Piring: Saat Makan Murah Menjadi Barang Mewah

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:45 WIB

Terpopuler: Kompetitor Beringas Siap Libas R15, Motor Listrik BGN Jadi Sorotan

Terpopuler: Kompetitor Beringas Siap Libas R15, Motor Listrik BGN Jadi Sorotan

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:45 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?

Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:38 WIB

Lewat Musik di Album Terbaru, Grego Julius Dekatkan Umat pada Bunda Maria

Lewat Musik di Album Terbaru, Grego Julius Dekatkan Umat pada Bunda Maria

Jogja | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:37 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

4 Shio yang Diprediksi Penuh Keberuntungan dan Energi Positif pada 8 Mei 2026

4 Shio yang Diprediksi Penuh Keberuntungan dan Energi Positif pada 8 Mei 2026

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:34 WIB

Warga Palembang Dijanjikan Imbalan Jika Rekam Pembuang Sampah, Efektifkah?

Warga Palembang Dijanjikan Imbalan Jika Rekam Pembuang Sampah, Efektifkah?

Sumsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:34 WIB