Ada Isu Masyarakat Undang Bupati Kebumen Harus Kasih Bisyaroh, Ini Bantahan Bupati Arif Sugiyanto

Purwokerto

Senin, 16 Mei 2022 | 21:51 WIB
Ada Isu Masyarakat Undang Bupati Kebumen Harus Kasih Bisyaroh, Ini Bantahan Bupati Arif Sugiyanto
Setda Kebumen

SUARAPURWOKERTO. ID, KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menepis isu di masyarakat yang menyebut adanya bisyaroh atau uang saku (amplop) jika ada masyarakat atau kelompok masyarakat yang ingin mengundangnya dalam suatu acara.


Bupati menegaskan, isu itu tidaklah benar. Masyarakat, kata dia, bisa kapan saja mengundang Bupati tanpa harus memberikan bisyaroh.  Ia justru melarang masyarakat melakukan itu. Jika pun dikasih, ia tidak akan menerima.


"Banyak isu yang bilang kalau mau ngundang bupati harus ngasih bisyaroh. Jelas saya katakan, tidak ada bisyaroh-bisyarohan. Ngundang Bupati gratis. Sepeserpun kami menolak dan melarang adanya bisyaroh," ujar Bupati saat menghadiri acara halal bihalal bersama warga NU di Masjid Baitul Barokah, Surotrunan, Alian, Senin (16/5/2022).


Hal itu tidak hanya berlaku bagi dirinya. Pihaknya juga melarang masyarakat untuk memberikan bisyaroh terhadap pejabat pemerintahan, baik kepala dinas atau camat jika diundang atau hadir di suatu acara mewakili unsur pemerintah.

Bupati menegaskan, Bisyaroh tidak berlaku bagi mereka para ASN.


"Sama juga, kepala dinas, atau camat kami larang menerima bisyaroh. Jadi kalau ada kepala dinas, camat atau perwakilan pemerintah yang hadir saat diudang acara di masyarakat tidak boleh menerima bisyaroh. Kadinas dan camat atau siapapun dari unsur pemerintah harus berani menolak," jelasnya.


Apa yang dilakukan Bupati, kata dia, adalah dalam rangka menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance. Sebagai pegawai pemerintahan, Bupati meminta kepada semua untuk mengedepankan prilaku melayani, bukan ingin dilayani.


"Dalam menciptakan good governance ini, justru kita harus selalu mengendepankan pelayanan terhadap masyarakat yang baik, dan bersih. Tidak malah inginnya dilayani, itu nggak boleh," tandas Bupati.


Setiap kali Bupati diudang acara, ia justru menginginkan tidak perlu ada jamuan mewah-mewah yang justru merepotkan masyarakat. Yang terpenting bagi dirinya adalah kebersamaan dan kekompakan.


"Tidak perlu repot-repot dengan jamuan yang mewah. Sama sekali tidak perlu, apalagi sampai mengadakan yang tidak ada dengan mencari ke sana ke kemari. Biar natural saja! Apa yang ada itu yang disajikan, karena yang penting di sini adalah kebersamaan, dan kekompakan," tandas Bupati.


Selain, bisyaroh, Bupati juga menolak dan melarang pemberian parcel dalam setiap undangan acara. Meski demikian kadang masih ada masyarakat yang memberikan oleh-oleh Bupati yang itu merupakan dari hasil pertanian masyarakat. Jika itu yang diberikan, Bupati masih mau menerima.


"Kalau ada masyarakat yang ngasih hasil bumi, seperti jagung, pisang, singkong itu masih kita terima. Karena saya ingin ikut merasakan dari hasil jerih payah mereka dalam bertani yang Insya Allah itu penuh barokah. Tapi itu pun kadang kami masih suka menolak, karena takut merepotkan," terangnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Motor Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau di Bawah 5 Juta, Nggak Perlu Nyicil Baru

Motor Bekas Terbaik dengan Harga Terjangkau di Bawah 5 Juta, Nggak Perlu Nyicil Baru

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Beyond the Law Malam Ini: Duel Maut Mantan Detektif vs Gembong Mafia

Beyond the Law Malam Ini: Duel Maut Mantan Detektif vs Gembong Mafia

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Gerindra Kaji Komprehensif Putusan MK Soal Anggaran MBG Dipisah dari Pos Pendidikan

Gerindra Kaji Komprehensif Putusan MK Soal Anggaran MBG Dipisah dari Pos Pendidikan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:34 WIB

Kasus Campak Sudah Turun 93 Persen, Namun Risiko Penularan di Sekolah Masih Ada

Kasus Campak Sudah Turun 93 Persen, Namun Risiko Penularan di Sekolah Masih Ada

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:33 WIB

Potensi Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Terus Menguat, Semarang Jadi Pasar Strategis

Potensi Kendaraan Listrik di Jawa Tengah Terus Menguat, Semarang Jadi Pasar Strategis

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:33 WIB

Pegadaian Raih Penghargaan ESG 2026 Berkat Inovasi Keuangan Inklusif

Pegadaian Raih Penghargaan ESG 2026 Berkat Inovasi Keuangan Inklusif

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:32 WIB

5 Daftar HP Baterai 8000mAh+ Terbaik 2026: Tipis, Gahar, dan Tahan Berhari-hari!

5 Daftar HP Baterai 8000mAh+ Terbaik 2026: Tipis, Gahar, dan Tahan Berhari-hari!

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Big, Buku Anak yang Mengingatkan Bahaya Body Shaming Sejak Dini

Big, Buku Anak yang Mengingatkan Bahaya Body Shaming Sejak Dini

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Bukan Pajeon Biasa! Ini 5 Fakta Menarik Padakjeon, Pancake Korea Tinggi Protein yang Lagi Viral

Bukan Pajeon Biasa! Ini 5 Fakta Menarik Padakjeon, Pancake Korea Tinggi Protein yang Lagi Viral

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:29 WIB

Ogah Tebak Skor Jelang 'El Clasico', Pramono: Saya Berdoa dalam Hati Persija Menang Melawan Persib

Ogah Tebak Skor Jelang 'El Clasico', Pramono: Saya Berdoa dalam Hati Persija Menang Melawan Persib

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:25 WIB

×