Insipratif, Isa Ansori Selamatkan 78 Mata Air hingga 3 Desa Bebas Kekeringan

Purwokerto

Minggu, 03 Juli 2022 | 18:42 WIB
Insipratif, Isa Ansori Selamatkan 78 Mata Air hingga 3 Desa Bebas Kekeringan
pemprovjateng

PURWOKERTO.SUARA.COM, PEMALANG-Kisah Isa Ansori yang berhasil menyelamatkan puluhan sumber mata air di wilayahnya, Kecamatan Belik, Pemalang menginspirasi banyak orang. 

Meski usianya sudah lanjut, ia masih gigih naik turun gunung dan keluar masuk hutan. Itu dilakukannya untuk menyelamatkan lingkungan hidup. 

Berkat kegigihannya itu, 78 titik sumber mata air terselamatkan.  Warga di tiga desa pun terpenuhi kebutuhan air bersihnya. 

Isa Ansori yang kini berusia 58 tahun  memulai merawat hutan sejak 1990 silam. Ia membentuk Komunitas Pecinta Alam Shabawana. 

Melalui komunitas itu, ia aktif melakukan konservasi hutan di wilayah Kecamatan Belik, atau Pemalang Selatan. 

Isa menceritakan, wilayah Pemalang Selatan sempat mengalami degradasi hutan di medio 1990, yang mengakibatkan kelangkaan air bersih. 

Warga terpaksa mengeluarkan uang untuk mendapatkan pasokan air bersih. Dari keprihatinannya itu, Isa Ansori rela  keluar masuk hutan dan naik turun gunung, untuk mendapatkan titik sumber mata air.

“Pertama mendirikan Komunitas Pecinta Aalam Shabawana, itu embrio pecinta alam di Pemalang, dibantu juga sebagian kelompok tani hutan. Yang pertama ke wilayah terdekat sumber ada gak sih, baru saya ke lokasi observasi ke lapangan, lalu dilakukan untuk penananam pohon,” kata Isa Ansori, Jumat (1/7/2022).

Warga kesulitan mendapatkan air bersih bahkan sampai kurun waktu empat sampai sembilan bulan, terutama di musim kemarau.

baca juga

Saat itu, kata dia, sekitar 80 persen warga membeli air. Karenanya, mulai 1990 ia intens melakukan penyelamatan sumber mata air sampai sekarang. 

Penyelamatan dilakukan dengan cara, mencari titik sumber mata air. Di situ ia melakukan penanaman pohon yang memiliki fungsi serapan air tinggi, seperti pohon karet kebo dan pohon beringin.

Pohon Karet Kebo berfungsi menyerap air ketika musim hujan sangat tinggi. Satu batang kecil bisa menyimpan 20 liter sampai 60 liter, untuk pohon besar bisa menyimpan 200 bahkan ribuan liter. 

"Jika ada serapan air seperti ini, pada musim kemarau akan melepas air, sehingga musim kemarau sumber mata air masih akan teraliri airnya. Karena memang ada tandonnya, ada di tanaman seperti ini,” ungkapnya.

Untuk mendapatkan bibit pohon tersebut, Isa Ansori mencangkok di pohon yang lebih besar, dan sebagian menggunakan teknik stek.

Hasilnya, bibit itu ditanam di 78 titik sumber mata air. Di Kecamatan Belik, ia memetakan ada 160 titik sumber mata air. Sehingga ada 82 titik sumber mata air yang masih menjadi PR atau belum tertanami. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Empat Fitur Terbaru Whatsapp, Kian Memanjakan Pengguna

Empat Fitur Terbaru Whatsapp, Kian Memanjakan Pengguna

Purwokerto | Minggu, 03 Juli 2022 | 18:23 WIB

Tiga Tantangan Moderasi Beragama Menurut Kemenag RI, Terungkap Pada Seminar Pra Muktamar ke-48 Muhammadiyah di UMP

Tiga Tantangan Moderasi Beragama Menurut Kemenag RI, Terungkap Pada Seminar Pra Muktamar ke-48 Muhammadiyah di UMP

Purwokerto | Minggu, 03 Juli 2022 | 14:14 WIB

Candi Plaosan Masuk Ekosistem Borobudur

Candi Plaosan Masuk Ekosistem Borobudur

Purwokerto | Minggu, 03 Juli 2022 | 11:21 WIB

Ikuti Rinjani Color Run! Sensasi Minum Kopi di Ketinggian hingga Hadiah Sepeda Motor

Ikuti Rinjani Color Run! Sensasi Minum Kopi di Ketinggian hingga Hadiah Sepeda Motor

Purwokerto | Minggu, 03 Juli 2022 | 08:41 WIB

Terkini

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

×