Wanita Buruh Pabrik di Ungaran Jadi Korban Mutilasi, Mantan Pacar Ditangkap

Purwokerto

Selasa, 26 Juli 2022 | 07:16 WIB
Wanita Buruh Pabrik di Ungaran Jadi Korban Mutilasi, Mantan Pacar Ditangkap
Wanita Buruh Pabrik di Ungaran Jadi Korban Mutilasi

PURWOKERTO.SUARA.COM Teka-teki penemuan potongan tubuh manusia diduga korban mutilasi di aliran sungai di Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Minggu (24/7/2022) akhirnya terungkap. 

Tidak butuh waktu lama, pelaku yang merupakan warga Kabupaten Tegal berhasil ditangkap. 

Korban diketahui bernama Kholidatunni'mah (24). Sedangkan pelaku adalah Imam Sobari (32). Keduanya warga Desa Cibunar, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.

 "Benar, korban adalah anak saya. Kalau pelaku tetangga. Pelaku sudah ditangkap di Polres (Semarang), Ungaran," ujar ayah korban, Aswirto saat dihubungi, dikutip dari suara.com, Senin (25/7/2022).

Ia mengetahui anaknya menjadi korban pembunuhan sadis setelah potongan bagian tubuhnya ditemukan warga di aliran sungai di Kabupaten Ungaran, Minggu (24/7/2022) sekitar pukul 06.30 WIB. 

Setelah pelaku berhasil ditangkap, kurang dari 24 jam, bagian-bagian tubuh lainnya ditemukan. 

Korban diketahui bekerja di pabrik di Ungaran, Kabupaten Semarang. Ia telah menikah namun suaminya bekerja di Taiwan. Sedangkan pelaku adalah pengangguran. Ia ternyata belum lama keluar dari penjara.

Pelaku dan korban ternyata pernah berpacaran dengan pelaku saat masih SMA.

Saat keduanya masih berpacaran, timbul satu permasalahan yang tak bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Hingga orang tua korban melaporkan pelaku ke polisi. Pelaku pun ditangkap dan menjalani hukuman penjara selama enam tahun.

Aswirto tak menyangka pelaku yang baru keluar dari penjara tega membunuh dan memutilasi anaknya. Dia pun meminta pelaku dihukum seberat-beratnya.

‎"Saya baik sama dia (pelaku). Kalau main, saya kasih apa gitu, namanya juga tamu. Tapi malah begitu (membunuh anaknya)," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, potongan tubuh manusia ditemukan warga di sekitar aliran Sungai Kretek, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Minggu (24/7/2022).

Teka-teki penemuan potongan tubuh manusia diduga korban mutilasi di aliran sungai di Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Minggu (24/7/2022) akhirnya terungkap. 

Tidak butuh waktu lama, pelaku yang merupakan warga Kabupaten Tegal berhasil ditangkap. 

Korban diketahui bernama Kholidatunni'mah (24). Sedangkan pelaku adalah Imam Sobari (32). Keduanya warga Desa Cibunar, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.

 "Benar, korban adalah anak saya. Kalau pelaku tetangga. Pelaku sudah ditangkap di Polres (Semarang), Ungaran," ujar ayah korban, Aswirto saat dihubungi, dikutip dari suara.com, Senin (25/7/2022).

Ia mengetahui anaknya menjadi korban pembunuhan sadis setelah potongan bagian tubuhnya ditemukan warga di aliran sungai di Kabupaten Ungaran, Minggu (24/7/2022) sekitar pukul 06.30 WIB. 

Setelah pelaku berhasil ditangkap, kurang dari 24 jam, bagian-bagian tubuh lainnya ditemukan. 

Korban diketahui bekerja di pabrik di Ungaran, Kabupaten Semarang. Ia telah menikah namun suaminya bekerja di Taiwan. Sedangkan pelaku adalah pengangguran. Ia ternyata belum lama keluar dari penjara.

Pelaku dan korban ternyata pernah berpacaran dengan pelaku saat masih SMA.

Saat keduanya masih berpacaran, timbul satu permasalahan yang tak bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Hingga orang tua korban melaporkan pelaku ke polisi. Pelaku pun ditangkap dan menjalani hukuman penjara selama enam tahun.

Aswirto tak menyangka pelaku yang baru keluar dari penjara tega membunuh dan memutilasi anaknya. Dia pun meminta pelaku dihukum seberat-beratnya.

‎"Saya baik sama dia (pelaku). Kalau main, saya kasih apa gitu, namanya juga tamu. Tapi malah begitu (membunuh anaknya)," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, potongan tubuh manusia ditemukan warga di sekitar aliran Sungai Kretek, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Minggu (24/7/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geger Pemancing Temukan Potongan Tubuh Manusia di Sungai Kabupaten Semarang, Korban Mutilasi?

Geger Pemancing Temukan Potongan Tubuh Manusia di Sungai Kabupaten Semarang, Korban Mutilasi?

Purwokerto | Minggu, 24 Juli 2022 | 22:12 WIB

Warga Kesal Kerap Terjebak Macet Parah di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor, Legislator Buka Suara

Warga Kesal Kerap Terjebak Macet Parah di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor, Legislator Buka Suara

Bogor | Rabu, 20 Juli 2022 | 08:17 WIB

Kejam Kali, Suami Bunuh, Mutilasi dan Rebus Istri, Diduga Gegara Ini

Kejam Kali, Suami Bunuh, Mutilasi dan Rebus Istri, Diduga Gegara Ini

Sumut | Senin, 18 Juli 2022 | 13:35 WIB

Terkini

Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral

Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral

Entertainment | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:00 WIB

Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah

Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah

Surakarta | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:54 WIB

Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api

Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api

Lampung | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:52 WIB

Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo

Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:49 WIB

Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir

Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir

Lampung | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:40 WIB

Mengapa Revolusi Tidak Lahir dari Tagar

Mengapa Revolusi Tidak Lahir dari Tagar

Your Say | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:35 WIB

Bukan Cuma Putih, Ini 5 Warna Kamar Mandi yang Bawa Rezeki dan Energi Positif Versi Feng Shui

Bukan Cuma Putih, Ini 5 Warna Kamar Mandi yang Bawa Rezeki dan Energi Positif Versi Feng Shui

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:35 WIB

Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara

Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:22 WIB

Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?

Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:15 WIB

Kenapa Mahasiswa Demo 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Bundaran HI?

Kenapa Mahasiswa Demo 'Menuju Indonesia Bangkrut' di Bundaran HI?

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:12 WIB