Kronologi Penggelapan Dana Bansos oleh Kepala Kantor Pos Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga

Purwokerto | Suara.com

Rabu, 27 Juli 2022 | 15:33 WIB
Kronologi Penggelapan Dana Bansos oleh Kepala Kantor Pos Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga
Kapolres Purbalingga, AKBP Era Johny Kurniawan (tengah) menunjukkan barang bukti tindak pidana korupsi yang melibatkan Kepala Kantor Pos Cabang Pembantu Rembang, saat ungkap kasus di Mapolres Purbalin (Anang Firmansyah)

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Kepala Kantor Pos Cabang Pembantu Rembang, Kabupaten Purbalingga, Edy Safangatno (30), terancam mendekam di bui selama 20 tahun. Pria asal Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga ini menggelapkan dana kas PT Pos yang akan disalurkan untuk bantuan sosial (bansos) dan dana pensiun warga.

Kasus ini terungkap setelah warga melapor dana pensiun dan bansos tak kunjung cair. Penyidik Sat Reskrim Polres Purbalingga kemudian mengkonfirmasi perihal keluhan warga tersebut ke PT Pos Purbalingga.

Dari keterangan polisi, PT Pos telah mengirimkan dana pensiun dan bansos ke Kantor Pos cabang pembantu Kecamatan Rembang. Polisi kemudian memanggil kepala Kantor Pos Rembang, Edy Safangatno.

Namun, setelah dua kali pemanggilan, Edy yang kini berstatus tersangka tak juga datang. Polisi kemudian menempuh upaya penjemputan paksa. 

Polisi tak menemukan Edy di rumah. Edy ternyata telah kabur ke luar kota. Tersangka sempat kabur ke kabupaten sebelah, yaitu Banyumas. Selama di Banyumas, tersangka menginap di hotel.

Dari Banyumas, tersangka melanjutkan pelariannya ke Denpasar, Bali. Tersangka pergi ke Bali menggunakan bus.

Hampir tiga bulan lamanya tersangka bersembunyi di Denpasar, Bali. Di Bali, ia tinggal berpindah-pindah dari hotel ke hotel dan dari rumah kos ke rumah kos sebelum akhirnya ditangkap anggota Sat Reskrim Polres Purbalingga.

Bermula dari Kecanduan Trading Crypto Curency

Kapolres Purbalingga, AKBP Era Johny Kurniawan pada konferensi pers Rabu 27 Juli 2022 menjelaskan, kasus ini bermula saat tersangka menerima dana kas operasional yang bersumber dari Dana Kas Kantor Kantor Pos Cabang Purbalingga sebesar Rp 443.424.364.

Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk pembayaran pensiun ke 13 Taspen, sebesar Rp 150 juta, pensiun ke-13 BTPN sebesar Rp 50 juta, penyaluran BPNT dari Kemensos RI, sebesar Rp 100 juta dan penyaluran dana wesel nasional dan internasional serta jasa pelayanan keuangan.

"Adapaun modus operandinya pelaku telah menggunakan dana sebesar Rp 394 juta dan beberapa benda hasil penjualan dari dana tersebut," katanya dalam ungkap kasus di Mapolres Purbalingga, Rabu (27/7/2022).

Dalam pengembangannya, pihak kepolisian menemukan beberapa kegiatan yang telah dilakukan tersangka, berupa barang bukti dokumen yang terkait kegiatan pelaku dan kendaraan sepedan motor, empat buku tabungan dan uang tunai sebesar Rp 52 juta.

Kejadian tersebut bermula dari informasi masyarakat yang belum bisa mencairkan dananya, kemudian pihak kepolisian mencoba konfirmasi PT Pos Purbalingga. Dari informasi tersebut, pihak kepolisian memperoleh informasi bahwa dana tersebut sudah cair.

"Oleh sebab itu kita telusuri kemudian kita lakukan penyelidikan," terangnya.

Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Bulan April lalu. Namun setelah melakukan korupsi, Edy mencoba melarikan diri ke luar kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Modus Kepala Cabang Kantor Pos di Purbalingga Gelapkan Dana Pensiun dan Bansos, Uang Ratusan Juta Dipakai untuk Trading Crypto

Modus Kepala Cabang Kantor Pos di Purbalingga Gelapkan Dana Pensiun dan Bansos, Uang Ratusan Juta Dipakai untuk Trading Crypto

| Rabu, 27 Juli 2022 | 12:47 WIB

Ada Sekitar 200 Bidan Honorer di Purbalingga, Bupati Tiwi  Bakal Perjuangkan Rekrutmen PPPK  di Tahun 2024

Ada Sekitar 200 Bidan Honorer di Purbalingga, Bupati Tiwi Bakal Perjuangkan Rekrutmen PPPK di Tahun 2024

| Minggu, 24 Juli 2022 | 23:28 WIB

Orangtuanya Meninggal karena Covid 19, 200 an Yatim/Piatu  di Purbalingga Butuh Perhatian

Orangtuanya Meninggal karena Covid 19, 200 an Yatim/Piatu di Purbalingga Butuh Perhatian

| Jum'at, 22 Juli 2022 | 23:30 WIB

Terkini

5 Shio Paling Hoki pada 26 April 2026, Energi Kuda Logam Datangkan Rezeki Besar

5 Shio Paling Hoki pada 26 April 2026, Energi Kuda Logam Datangkan Rezeki Besar

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 07:53 WIB

53 Kode Redeem FF Terbaru 26 April 2026, Gratis Skin Motor Gintoki dan Granat Justaway

53 Kode Redeem FF Terbaru 26 April 2026, Gratis Skin Motor Gintoki dan Granat Justaway

Tekno | Minggu, 26 April 2026 | 07:51 WIB

Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI

Klarifikasi Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematang Siantar: Bukan Bagian BNI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 07:29 WIB

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

News | Minggu, 26 April 2026 | 07:24 WIB

Di Balik Paket dan Perjuangan: Cerita Kurir Perempuan Menaklukkan Tantangan Lapangan

Di Balik Paket dan Perjuangan: Cerita Kurir Perempuan Menaklukkan Tantangan Lapangan

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 07:22 WIB

Ulasan Film Kupilih Jalur Langit: Kisah Nyata Viral yang Menguras Air Mata

Ulasan Film Kupilih Jalur Langit: Kisah Nyata Viral yang Menguras Air Mata

Your Say | Minggu, 26 April 2026 | 07:00 WIB

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

News | Minggu, 26 April 2026 | 06:00 WIB

Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia

Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia

News | Minggu, 26 April 2026 | 00:01 WIB

Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan

Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan

Jogja | Sabtu, 25 April 2026 | 23:44 WIB

Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan

Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 23:30 WIB