Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 25 Mei 2026 | 08:06 WIB
Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun
Pep Guardiola (IG Manchester City)
  • Pep Guardiola resmi menyudahi masa bakti sepuluh tahun yang emosional bersama Manchester City.

  • Sang manajer memperingatkan skuad City agar tidak menurunkan standar juara setelah kepergiannya.

  • Manchester City juga kehilangan Bernardo Silva dan John Stones pada akhir musim ini.

Suara.com - Kepergian Pep Guardiola memicu alarm kewaspadaan tinggi bagi masa depan stabilitas prestasi Manchester City. Penguasa takhta Etihad Stadium tersebut resmi menyudahi era keemasannya lewat sebuah perpisahan yang mengharu biru.

Kekalahan tipis 2-1 dari Aston Villa pada laga pamungkas musim ini menjadi panggung terakhir sang pelatih. Tangis pria berusia 55 tahun itu pecah di hadapan publik yang telah dibawanya menuju puncak dunia.

Di hadapan sang ayah, Valenti, yang telah berusia 95 tahun, Guardiola naik ke podium lapangan untuk menyampaikan pidato restrospektif. Ia menyelipkan sebuah peringatan keras yang dibalut kelakar segar mengenai tribun stadion yang kini resmi menyandang namanya.

Putri pelatih Pep Guardiola, Maria Guardiola, mendadak menjadi sasaran curahan hati fans Manchester City setelah rumor kepergian sang ayah menggemparkan publik sepak bola Inggris. [Istimewa]
Putri pelatih Pep Guardiola, Maria Guardiola, mendadak menjadi sasaran curahan hati fans Manchester City setelah rumor kepergian sang ayah menggemparkan publik sepak bola Inggris. [Istimewa]

"Para pemain tidak mengetahuinya, tetapi saya akan berada di atas sana [di tribun yang baru berganti nama] mengendalikan mereka," selorohnya di depan suporter dikutip dari ESPN, Senin (25/5/2026).

"Para pemain memiliki tanggung jawab besar untuk melanjutkan standar ini. Semoga mereka berjuang dan berjuang dan berjuang. Ini adalah rumah saya."

Suasana makin emosional ketika ribuan suporter menyanyikan yel-yel yang meminta sang manajer bertahan sepuluh tahun lagi. Penghormatan tersebut menjadi bukti betapa dalamnya dampak psikologis yang ditinggalkan pria asal Spanyol ini.

Bagi sang juru taktik, dedikasi penuh dari tribun penonton adalah pencapaian terbesar yang ia bawa pulang. Hubungan batin yang kuat dengan pendukung City dipastikan tidak akan pernah luntur oleh jarak.

Pep Guardiola dikabarkan akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim 2025/2026. Enzo Maresca disebut jadi calon kuat pengganti di Etihad. [Dok. IG Manchester City]
Pep Guardiola dikabarkan akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim 2025/2026. Enzo Maresca disebut jadi calon kuat pengganti di Etihad. [Dok. IG Manchester City]

"Ini adalah kehormatan luar biasa yang akan dimiliki keluarga saya sepanjang sisa hidup saya," ungkap Guardiola secara emosional.

"Selama tahun-tahun mendatang, di mana pun di dunia, jika Anda melihat saya di jalanan atau di sini di Stadion Etihad, jika Anda adalah penggemar City, datanglah kepada saya. Merupakan kehormatan besar untuk mewakili klub ini. Setiap keputusan yang saya ambil, saya pikir adalah yang terbaik untuk klub ini. Aku sangat mencintaimu. Ini sangat menyenangkan."

Pesta perpisahan ini juga menandai akhir perjalanan bagi dua pilar senior, Bernardo Silva dan John Stones. Keduanya memperoleh penghormatan guard of honour dari kedua tim saat ditarik keluar pada babak kedua.

Kehilangan tiga sosok krusial sekaligus dalam satu jendela transfer menjadi ujian taktis paling masif bagi manajemen City. Bernardo Silva secara terbuka mengakui betapa vitalnya peran Guardiola dalam membentuk mentalitas pemenang di klub.

"Pep adalah alasan kami menang begitu banyak," tutur gelandang internasional Portugal tersebut.

"Dia berada di kemudi, mengambil keputusan dan menciptakan monster tim ini yang tidak hanya sukses selama satu atau dua musim, tetapi untuk waktu yang sangat lama. Di tingkat pribadi, he's my father in football."

Sebagai latar belakang, Pep Guardiola menyudahi masa bakti satu dekade penuh gelimang trofi di Manchester. Selama periode sepuluh tahun tersebut, ia mempersembahkan enam gelar Premier League dan satu trofi Liga Champions.

Revolusi taktik yang ia bawa tidak hanya mengubah wajah Manchester City, melainkan juga peta persaingan sepak bola modern. Kini, publik sepak bola dunia menanti apakah dinasti yang ia bangun mampu bertahan tanpa kehadiran sang arsitek utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erling Haaland Raih Sepatu Emas Liga Inggris 2025/26, Hat-trick Gelar Top Skor

Erling Haaland Raih Sepatu Emas Liga Inggris 2025/26, Hat-trick Gelar Top Skor

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 06:34 WIB

Diego Simeone Paham Betul dengan Keputusan Pep Guardiola

Diego Simeone Paham Betul dengan Keputusan Pep Guardiola

Bola | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:11 WIB

Pep Guardiola Peringatkan Man City, Minta Penerusnya Diberi Kebebasan

Pep Guardiola Peringatkan Man City, Minta Penerusnya Diberi Kebebasan

Bola | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:05 WIB

Terkini

Anggaran Gaji Casemiro di Manchester United Dialihkan untuk Rekrut Ederson dan Sandro Tonali

Anggaran Gaji Casemiro di Manchester United Dialihkan untuk Rekrut Ederson dan Sandro Tonali

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 08:05 WIB

Jay Idzes Cedera Lagi Saat Sassuolo Tumbang Lawan Parma, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia

Jay Idzes Cedera Lagi Saat Sassuolo Tumbang Lawan Parma, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 07:56 WIB

West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf

West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 07:42 WIB

Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti

Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 07:35 WIB

Rizky Ridho Peluang ke Klub Serie A Liga Italia Como 1907?

Rizky Ridho Peluang ke Klub Serie A Liga Italia Como 1907?

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 07:35 WIB

Maarten Paes Menggila! Jadi Pahlawan Ajax Dapat Tiket Kualifikasi Liga Konferensi Eropa

Maarten Paes Menggila! Jadi Pahlawan Ajax Dapat Tiket Kualifikasi Liga Konferensi Eropa

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 07:34 WIB

Selamat dari Degradasi, Roberto De Zerbi Minta Tottenham Datangkan Pemain Top

Selamat dari Degradasi, Roberto De Zerbi Minta Tottenham Datangkan Pemain Top

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 07:32 WIB

Tak Diperpanjang Klub, Bruno Paraiba Resmi Tinggalkan Persebaya Surabaya

Tak Diperpanjang Klub, Bruno Paraiba Resmi Tinggalkan Persebaya Surabaya

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 07:18 WIB

Jan Olde Riekerink Tetap Bangga Meski Dewa United Gagal Ulangi Prestasi Musim Lalu

Jan Olde Riekerink Tetap Bangga Meski Dewa United Gagal Ulangi Prestasi Musim Lalu

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 07:12 WIB

Persis Solo Degradasi, Direktur Klub Minta Maaf kepada Suporter

Persis Solo Degradasi, Direktur Klub Minta Maaf kepada Suporter

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 07:08 WIB