982 Warga Solo Terinfeksi HIV/AIDS, Sebagian Remaja Akibat Pengaruh Medsos

Purwokerto | Suara.com

Rabu, 10 Agustus 2022 | 20:59 WIB
982 Warga Solo Terinfeksi HIV/AIDS, Sebagian Remaja Akibat Pengaruh Medsos
hiv aids

PURWOKERTO.SUARA.COM, SURAKARTA- Sebanyak 982 jiwa di Kota Surakarta (Solo) telah terinfeksi virus HIV/AIDS. Dikutip dari portal resmi Pemkot Surakarta, dari angka itu, 158 orang diantaranya telah meninggal dunia. 

Jumlah kasus terinfeksi HIV/AIDS ini terhitung sejak tahun 2005 silam. Bahkan baru-baru ini,  telah ditemukan HIV/AIDS menginfeksi sejumlah remaja di Kota Solo. Penularan tersebut disebabkan oleh dampak negatif media sosial yang menyebabkan terjadinya pergaulan bebas, sehingga terjadilah penularan. 

 Untuk mencegah penularan HIV/AIDS di kalangan remaja di Kota Solo, KPA Solo menggandeng pramuka di sekolah-sekolah untuk bekerja sama dalam melakukan pencegahan HIV/AIDS. 

Beberapa agenda akan digelar, seperti melakukan sosialisasi atau seminar edukasi mengenai pencegahan HIV/AIDS yang melibatkan perwakilan pramuka dari masing-masing kecamatan. 

Selain itu, Pemkot Solo juga rutin melakukan VCT terhadap para pekerja hiburan malam, demi menekan dan mencegah penularan HIV/AIDS di Kota Solo

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah sebuah Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga daya tahan tubuh semakin melemah dan rentan terserang penyakit. HIV yang tidak segera ditangani dengan cepat, akan berkembang menjadi AIDS. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah sebuah kondisi dimana HIV sudah pada tahap stadium akhir. 

Ketika seseorang sudah mengalami AIDS, tubuh seseorang tersebut sudah tidak lagi memiliki kemampuan untuk melawan infeksi yang ditimbulkan. 

Gejala dari HIV/AIDS berbeda-beda dari setiap stadium nya. Pada stadium pertama, gejala HIV awal masih tidak terasa. Pada fase ini disebut sebagai HIV asimtomatik. Fase ini belum masuk kategori AIDS karena belum menunjukkan gejala. Apabila ada gejala, yang biasanya terjadi adalah pembengkakan kelenjar getah bening di beberapa bagian tubuh seperti ketiak, leher, dan lipatan paha. Penderita Orang Dalam HIV AIDS (ODHA) pada fase ini masih terlihat sehat dan normal. 

Pada stadium kedua, daya tahan tubuh ODHA pada fase ini mulai menurun. Beberapa gejala juga mulai bermunculan, seperti penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, infeksi saluran pernapasan seperti sinusitis dan bronkitis, radang telinga dan radang tenggorokan, infeksi jamur pada kuku dan jari-jari, herpes zoster yang timbul kulit berisi air dan terjadi berulang kali selama lima tahun, gatal pada kulit, dermatitis, radang mulut, dan stomatitis (sariawan di ujung bibir).

Terdapat beberapa penyebab yang bisa menyebabkan masyarakat bisa terkena atau tertular HIV/AIDS. Di Indonesia, penyebaran HIV/AIDS paling banyak disebabkan melalui hubungan seks bebas. Juga bergantian menggunakan jarum suntik yang tidak steril saat memakai narkoba. Seseorang yang telah terinfeksi HIV/AIDS bisa berpotensi menularkannya kepada orang lain. Bahkan sejak beberapa minggu setelah terinfeksi. Semua orang bisa berisiko terinfeksi HIV/AIDS. 

Seseorang yang telah terinfeksi dan terdiagnosis HIV harus segera mendapatkan pengobatan berupa Antiretroviral (ARV) yang bekerja untuk mencegah virus HIV ini menggandakan diri sel CD4. Pengobatan ini juga dapat digunakan untuk hamil dalam mencegah penularan HIV ke janin. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dipuji Mahfud MD karena Gondrong Mirip Seniman, Deolipa Yumara Pengacara Bharada E Ternyata Musisi

Dipuji Mahfud MD karena Gondrong Mirip Seniman, Deolipa Yumara Pengacara Bharada E Ternyata Musisi

| Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:28 WIB

Ferdy Sambo Pernah Ingatkan Anggota Polri soal Penyalahgunaan Senjata Api, Kami akan Tindak Tegas dan Keras!

Ferdy Sambo Pernah Ingatkan Anggota Polri soal Penyalahgunaan Senjata Api, Kami akan Tindak Tegas dan Keras!

| Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:52 WIB

Celebes Canyon, Wisata yang Menakjubkan di Daerah Asal Ferdy Sambo

Celebes Canyon, Wisata yang Menakjubkan di Daerah Asal Ferdy Sambo

| Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:40 WIB

Terkini

Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis

Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis

Banten | Kamis, 30 April 2026 | 22:56 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026

Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026

Banten | Kamis, 30 April 2026 | 22:45 WIB

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:41 WIB

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Jabar | Kamis, 30 April 2026 | 22:32 WIB

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan

Bogor | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor

Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor

Bogor | Kamis, 30 April 2026 | 22:17 WIB