PURWOKERTO.SUARA.COM - Plt. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Mahfud MD meresmikan Mal Pelayanan Publik (MPP) di empat kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Maros, Jumat (19/8).
Dalam kesempatan tersebut, Mahfud MD menegaskan, birokrasi yang korup dapat menghambat kerja pelayanan publik. Menurutnya, budaya birokrasi yang terdahulu itu, kalau membuat orang susah itu senang.
"Kalau ada orang minta dilayani disuruh nunggu, suruh datang dua hari lagi, dua hari kemudian datang masih belum selesai, namun setelah dikasih amplop di bawah meja langsung selesai. Itu birokrasi korup namanya, sehingga menghambat kerja pelayanan publik. Padahal negara ini dibentuk untuk melayani masyarakat, bukan untuk dilayani," ujar Mahfud MD dalam keterangan tertulis
Ia menekankan, kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN), bahwa mereka adalah pelayan masyarakat bukan minta dilayani masyarakat.
Menurut Mahfud, dalam MPP, pemerintahan lintas sektor dan lintas lembaga negara serta daerah harus berkonsolidasi, sehingga menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, aman, nyaman, dan terjangkau.
"Semangat kolaborasi ini yang harus terus diperkuat sehingga integrasi pelayanan publik dapat terwujud, baik secara sistem maupun secara budaya kerja," tegas Mahfud.
Ia berharap, seluruh pihak terkait agar ikut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan birokrasi yang sederhana dan terintegrasi melalui kehadiran MPP.
Menurutnya, dalam hal ini, peran para Pemimpin Penyelenggara Pelayanan Publik sangat penting untuk memulai budaya kerja collaborative governance, sehingga tidak ada lagi ego sektoral.
"Kolaborasi dapat mendorong munculnya berbagai inovasi dan modernisasi pelayanan publik sebagaimana harapan masyarakat," pungkas Mahfud. (Arif)
- Kenali Lebih Awal Leukemia Pada Anak
Baca Juga