IDAI Jelaskan Pentingnya Imunisasi Lengkap Bagi Anak yang Menurun saat Pandemi

Purwokerto

Kamis, 01 September 2022 | 21:03 WIB
IDAI Jelaskan Pentingnya Imunisasi Lengkap Bagi Anak yang Menurun saat Pandemi
Ilustrasi Imunisasi.

PURWOKERTO.SUARA.COM - Isu tentang stunting tampaknya jadi perhatian serius bagi pemerintah. Beragam edukasi serta upaya pentingnya mengetahui gizi untuk bayi baik saat dalam kandungan maupun saat awal usia emasnya jadi perhatian bersama.

Mengingat stunting  tak hanya disebabkan oleh malnutrisi, tapi juga penyakit kronik, sehingga memberikan imunisasi lengkap pada anak menjadi hal sangat penting.

Hal tersebut juga diamini Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K). Catatan IDAI anak yang gampang sakit karena tidak menerima imunisasi lengkap akan mengalami gangguan nutrisi karena nafsu makannya terganggu.

Pada akhirnya hal tersebut akan menyebabkan anak menjadi stunting. Sebab anak yang sehat, nafsu makannya akan baik, makannya juga bisa banyak. Itu jadi indikator bahwa anak tidak mengalami stunting dengan catatan tetap memberikan asupan nutrisi yang benar. 

"Tapi kalau anak itu bolak-balik sakit, bolak-balik dirawat di rumah sakit, tentu akan berpengaruh ke nutrisi yang masuk ke dia. Di sinilah pentingnya melengkapi imunisasi rutin yang sudah digariskan oleh pemerintah," kata Piprim dikutip Antara. Kamis, (01/09/2022).

Piprim juga mengatakan bahwa saat anak akan diimunisasi di posyandu, ada pemeriksaan berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala. Sehingga, orang tua bisa mengevaluasi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Nantinya saat anak kontrol imunisasi, itu harus selalu diperiksa berat badan, panjang badan, dan lingkar kepalanya. Di Indonesia juga menggunakan buku KIA baik untuk ibu dan anaknya, nanti tinggal dicocokkan saja. 

"Jika ada di jalur yang benar maka akan baik, pun kalau ada penyimpangan pada grafiknya nanti akan ada evaluasi," ujarnya.

Sayangnya, lanjut Piprim, cakupan imunisasi pada anak di Indonesia menurun drastis sejak pandemi COVID-19. Hal itu terbukti, saat ini sudah banyak bermunculan penyakit-penyakit sebenarnya bisa dicegah dengan imunisasi (PD3I) seperti difteri, campak, dan rubella.

Data IDAI terbaru ada laporan munculnya kembali difteri, rubella, campak dan tetanus. Padahal sebelum pandemi penyakit itu sudah terkendali dengan cakupan imunisasi yang tinggi. 

"Tapi pandemi ini cukup berdampak, hingga angkanya naik lagi" terangnya.

Diketahui, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menggaungkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) sebagai upaya meningkatkan cakupan imunisasi.
Piprim menegaskan kembali bahwa imunisasi sangat penting untuk menghindari Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).

Ia mencontohkan untuk kasus difteri. Difteri itu adalah sebuah penyakit saluran pernafasan yang kalau anak tertular difteri, saluran nafasnya tersumbat oleh selaput putih.

Mengingat kematian akibat difteri juga cukup tinggi yakni bisa mencapai 20 persen. Fakta itulah yang kadang tidak disadari oleh masyarakat dan membuatnya menjadi abai kembali.

"BIAN ini kan gratis nih, silakan orang tua berbondong-bondong baik ke puskesmas atau posyandu supaya anak-anak kita kembali catch up lagi imunisasinya," ajak Piprim. (ANIK AS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komnas HAM Yakin Ada Perintah Cuci Baju untuk Hilangkan Residu Bekas Penembakan Brigadir J

Komnas HAM Yakin Ada Perintah Cuci Baju untuk Hilangkan Residu Bekas Penembakan Brigadir J

Purwokerto | Kamis, 01 September 2022 | 20:56 WIB

Jadi Tim dengan Pertahanan Terburuk, Luis Milla Fokus Benahi Lini Pertahanan Maung Bandung

Jadi Tim dengan Pertahanan Terburuk, Luis Milla Fokus Benahi Lini Pertahanan Maung Bandung

Purwokerto | Kamis, 01 September 2022 | 20:50 WIB

Bertandang ke Kandang Persebaya, Bali United Ingin Putus Rekor Positif Tuan Rumah

Bertandang ke Kandang Persebaya, Bali United Ingin Putus Rekor Positif Tuan Rumah

Purwokerto | Kamis, 01 September 2022 | 20:45 WIB

Terkini

Daftar 18 Kandang Tim Super League 2026/2027, Persija Pakai Dua Stadion Ini

Daftar 18 Kandang Tim Super League 2026/2027, Persija Pakai Dua Stadion Ini

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:56 WIB

SPPG Lamongan Dilego Rp1,5 Miliar, Konflik Internal Jadi Penyebab

SPPG Lamongan Dilego Rp1,5 Miliar, Konflik Internal Jadi Penyebab

Jatim | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:55 WIB

Tak Harus Jadi Peneliti: Bagaimana Citizen Science Ajak Warga Dokumentasikan Keanekaragaman Hayati?

Tak Harus Jadi Peneliti: Bagaimana Citizen Science Ajak Warga Dokumentasikan Keanekaragaman Hayati?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:55 WIB

Kejar Tayang IKN 2028, Basuki Minta Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun ke DPR

Kejar Tayang IKN 2028, Basuki Minta Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun ke DPR

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:53 WIB

Mendagri Usulkan Tambahan Anggaran Rp 6,27 Triliun, Pagu Kemendagri 2027 Jadi Rp 10,93 Triliun

Mendagri Usulkan Tambahan Anggaran Rp 6,27 Triliun, Pagu Kemendagri 2027 Jadi Rp 10,93 Triliun

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:50 WIB

Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa

Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:50 WIB

Duh! 5 Tahun Ubah Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha Batang Jadi Tersangka

Duh! 5 Tahun Ubah Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha Batang Jadi Tersangka

Jawa Tengah | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:49 WIB

Nova Arianto Masih Ragu Turunkan Mathew Baker Saat Timnas Indonesia U-19 Lawan Australia, Kenapa?

Nova Arianto Masih Ragu Turunkan Mathew Baker Saat Timnas Indonesia U-19 Lawan Australia, Kenapa?

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:48 WIB

Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!

Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:45 WIB

Bereskan Dapur MBG, Mensesneg Targetkan Evaluasi Total Selesai Sebulan

Bereskan Dapur MBG, Mensesneg Targetkan Evaluasi Total Selesai Sebulan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:45 WIB