Kebersamaan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Sita Perhatian, Bikin Warganet Terkena Stockholm Syndrome

Purwokerto

Jum'at, 02 September 2022 | 19:50 WIB
Kebersamaan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Sita Perhatian, Bikin Warganet Terkena Stockholm Syndrome
Ferdy Sambo dan istrinya saat rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap brigadir J

PURWOKERTO.SUARA.COM Momen kebersamaan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menjadi perhatian publik saat rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J, Selasa (30/8/2022)

Keduanya memperlihatkan kemesraanya seperti saling rangkul, peluk, bahkan cium kening. Romantisme itu membuat sebagian warganet merasa terenyuh melihat kebersamaan itu.

Para psikolog menyebutnya sebagai stockholm syndrome di balik fenomena ramainya romantisme warganet terhadap konten Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Apa Itu Stockholm Syndrome?

Stockholm Syndrome adalah suatu kondisi di mana pihak korban mengembangkan aliansi psikologis dengan pelaku kejahatan. Korban membentuk ikatan emosional dengan pelaku dan menjadi simpati terhadap mereka. Alih-alih marah atau benci, mereka justru merasa kasihan dan simpatik kepada pelaku.

Dengan kata lain, stockholm syndrome adalah gangguan psikologis pada korban kejahatan atau pihak-pihaknya yang membuat mereka malah merasa simpati bahkan hingga menyayangi pelaku.

Terdapat beberapa hal yang mendasari munculnya stockholm syndrome, seperti pelaku dan korban berada di dalam ruangan serta tekanan situasi yang sama.

Kondisinya tersebut berlangsung lama, bahkan sampai berhari-hari. Bisa pula karena pelaku menunjukkan hal-hal baik yang menyentuh hati pihak korban.

Beberapa psikolog menduga jika stockholm syndrome merupakan cara korban untuk mengatasi stres atau trauma yang berlebihan akibat kejahatan tersebut.

Awal Mula Stockholm Syndrome

Istilah Stockholm syndrome muncul dan diperkenalkan oleh kriminolog, Nils Bejerot untuk menggambarkan kasus perampokan bank pada 1973 di Stockholm, Swedia.

Selama 6 hari disekap para korban membentuk ikatan emosional dengan para pelaku. Para korban bahkan menolak bersaksi di pengadilan dan mengumpulkan dana bantuan hukum untuk membela pelaku.

Para ahli yang menyelidiki peristiwa tersebut menyebut kondisi mereka sebagai Stockholm syndrome. Karyawan bank yang jadi sandera telah mengembangkan semacam kasih sayang terhadap orang-orang yang menahan mereka.

Tanda-tanda dan Penanggulangan Stockholm Syndrome

Untuk mengenali Stockholm Syndrome dapat dilihat dari tanda-tanda yang muncul seperti mudah cemas, sering bermimpi buruk, curiga berlebihan, terus mengingat trauma-nya, merasa tidak berada dalam kenyataan, sulit konsentrasi, berpikiran negatif, hingga mendukung hal-hal yang dilakukan pelaku kejahatan.

Saat ini, belum ada pengobatan khusus bagi penderita stockholm syndrome. Pengobatan yang umum dilakukan oleh psikiater menggunakan metode yang diterapkan untuk mengatasi situasi traumatis. Mulai dari memberi resep obat antiansietas (atasi kecemasan).

Penanganan sindrom ini bertujuan untuk menyadarkan penderita bahwa yang mereka rasakan terhadap pelaku hanyalah sebagai pertahanan diri. (iruma cezza)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengharukan, Ini Deretan Kisah Ibu Asuh Anaknya di Penjara

Mengharukan, Ini Deretan Kisah Ibu Asuh Anaknya di Penjara

Purwokerto | Jum'at, 02 September 2022 | 18:57 WIB

Pilu Kisah Bripka RR, Tak Dibela Seperti Bharada E hingga Ibunya di Banyumas Terus Menangis

Pilu Kisah Bripka RR, Tak Dibela Seperti Bharada E hingga Ibunya di Banyumas Terus Menangis

Purwokerto | Jum'at, 02 September 2022 | 13:06 WIB

Nasib Bripka RR tak Semujur Bharada E, Ajudan yang Jarang Dibela hingga Keluarga Minta Tolong ke Presiden

Nasib Bripka RR tak Semujur Bharada E, Ajudan yang Jarang Dibela hingga Keluarga Minta Tolong ke Presiden

Purwokerto | Jum'at, 02 September 2022 | 10:45 WIB

Terkini

Beda Lipstik Hanasui Biasa dan Boba: Cek Perbandingan Shade, Aroma, dan Harganya

Beda Lipstik Hanasui Biasa dan Boba: Cek Perbandingan Shade, Aroma, dan Harganya

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:56 WIB

TWS Under Rp500 Ribu yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik David GadgetIn

TWS Under Rp500 Ribu yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik David GadgetIn

Tekno | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:49 WIB

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:47 WIB

Kurir Narkoba Kedok Nelayan Edarkan Sabu dari Malaysia, Ditangkap di Karimun

Kurir Narkoba Kedok Nelayan Edarkan Sabu dari Malaysia, Ditangkap di Karimun

Batam | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:43 WIB

Budget 2 Jutaan Dapat Tablet Apa? Ini Daftar Terbaik di 2026

Budget 2 Jutaan Dapat Tablet Apa? Ini Daftar Terbaik di 2026

Tekno | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:10 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1

Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1

Bola | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:08 WIB

Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru

Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru

Bola | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:03 WIB

Harga Pertamax Naik, Pengamat: Momen Evaluasi Gaya Hidup

Harga Pertamax Naik, Pengamat: Momen Evaluasi Gaya Hidup

Kaltim | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01 WIB

Warkop DKI: Petualangan Kocak Trio Legend Berburu Cuan di Era Digital

Warkop DKI: Petualangan Kocak Trio Legend Berburu Cuan di Era Digital

Your Say | Minggu, 14 Juni 2026 | 10:00 WIB

IRT di Siak Tewas Diserang Buaya, Sempat Diseret ke Dalam Sungai Metas

IRT di Siak Tewas Diserang Buaya, Sempat Diseret ke Dalam Sungai Metas

Riau | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:52 WIB