Pemuda Madiun Jual Channel Bjorkanism ke Bjorka Demi Bantu Orang Tua dan Bayar Cicilan

Purwokerto

Minggu, 18 September 2022 | 11:19 WIB
Pemuda Madiun Jual Channel Bjorkanism ke Bjorka Demi Bantu Orang Tua dan Bayar Cicilan
Muhammad Agung Hidayatullah, pemuda Madiun, Jawa Timur tersangka kasus peretasan Hacker Bjorka mengaku menjual channel telegram Bjorkanism untuk membantu ekonomi keluarga. (Istimewa)

PURWOKERTO.SUARA.COM - Polisi menetapkan Muhammad Agung Hidayatullah sebagai tersangka kasus peretasan hacker Bjorka. Pemuda asal Madiun, Jawa Timur itu menjadi tersangka karena menyediakan channel Bjorkanism untuk Hacker Bjorka.

Muhammad Agung Hidayatullah awalnya iseng membuaat channel Bjorkanism. Ia mulai menempelkan konten Bjorka di Channel itu. Tak disangka, channel itu ramai. Banyak yang bergabung untuk mendapatkan retasan terbaru Bjorka.

Tanpa disangka channel itu dibeli oleh Bjorka sendiri. Karena ada peluang mendapatkan keuntungan, ia menjual channel tersebut. Ia menjual channel tersebut kepada Bjorka seharga 100 dolar Amerika.

"Pake telegram, dia kasih pengumuman di grup privasi dia, 'yang pegang channel ini DM saya, saya kasih $100'. Langsung saya DM. setelah itu saya jual, cuma saya masih di situ, karena belum sempat transfer kepemilikan grup. Dibeli 100 dolar sekitar Rp1,5 juta, bentuk BitCoin,"kata Agung dalam wawancara.

Agung pun mengungkap alasan kenapa menjual Channel itu. Ia ingin mebantu ekonomi keluarga dan memenuhi kebutuhanya.

"Ingin membantu orang tua yang terimpit ekonomi. Itu saja alasannya. Selain membantu orang tua juga untuk membayar angsuran sepeda motor Rp 800 ribu. Gaji kerja jual es hanya Rp 740 ribu," ujarnya.

Awalnya Muhammad Agung Hidayatullah mengidolakan hacker Bjorka. Ia pun tak keberatan sosok idolanya membeli channel Telegram miliknya.

"Bjorka ini bagus sih, ngefans lah. Penasaran terus lama-lama ngefans, soalnya yang dibocorin itu kan data-data pemerintah Indonesia," kata MAH, Sabtu 17 September 2022.

Meski tak menahan Agung, namun Polis menetapkan dia sebagai tersangka kasus peretasan. Sang ayah  pun menyatakan permohonan maaf atas keterlibatan sang anak dalam kasus Bjorka.

baca juga

"Kami mewakili keluarga memohon maaf kalau ada salah," ungkap Jumianto, ayah Agung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjual Es Madiun Ternyata Ngefan Bjorka Sampai Jual Channel Telegram, Awalnya Senang Tapi Berakhir Penyesalan

Penjual Es Madiun Ternyata Ngefan Bjorka Sampai Jual Channel Telegram, Awalnya Senang Tapi Berakhir Penyesalan

News | Minggu, 18 September 2022 | 11:19 WIB

Cuma Disogok Beras, Kisah TKW yang Digilir Tiga Majikan

Cuma Disogok Beras, Kisah TKW yang Digilir Tiga Majikan

Denpasar | Minggu, 18 September 2022 | 11:16 WIB

Terpopuler: Penyebab Tabrakan Beruntun di Cilegon Diduga Karena Rem Blong, Keisya Levronka Akui Takut Ketemu Orang

Terpopuler: Penyebab Tabrakan Beruntun di Cilegon Diduga Karena Rem Blong, Keisya Levronka Akui Takut Ketemu Orang

Banten | Minggu, 18 September 2022 | 10:49 WIB

Terkini

Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan

Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:46 WIB

Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya

Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:29 WIB

Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul

Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul

Bogor | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:23 WIB

Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo

Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo

Bogor | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:15 WIB

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:05 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Banten | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:48 WIB

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Jatim | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:42 WIB

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:41 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB