Meski Bercuan Tinggi, Pengamat Digital Minta Pembuat Konten Pertimbangan Aspek Keamanan

Purwokerto

Jum'at, 23 September 2022 | 19:33 WIB
Meski Bercuan Tinggi, Pengamat Digital Minta Pembuat Konten Pertimbangan Aspek Keamanan
Ilustrasi Sosial Media (Unplash.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Meski awal tahun depan konten creator di platform YouTube bisa besenang lantaran pihak YouTube akan membagi hasil pendapatan iklan di Shorts namun hal itu tentu disikapi dengan bijak pula. 

Pun bagi orang tua yang memiliki anak remaja agar memperhatikam dampak sosial dan psikologis dalam membuat konten untuk media sosial. Jangan lantaran mengejar cuan, aspek kesehatan tidak difikirkan.

Firman Kurniawan Pengamat Budaya dan Komunikasi Digital dari Universitas Indonesia (UI), mengingatkan para remaja untuk mempertimbangkan dampak saat membuat konten untuk media sosial, dengan tidak hanya mementingkan popularitas dari konten itu sendiri.

Firman mencontohkan bagaimana konten-konten video yang mudah viral di media sosial dibuat oleh kelompok remaja, namun berisi sesuatu yang tidak selalu bagus dan bermanfaat, seperti bersifat kontroversi, berbahaya, konyol, bahkan terkadang tidak etis.

“Tidak semua kelompok remaja paham atau tahu caranya untuk membuat konten yang baik,” kata Firman dikutip Antara.

Ia mencontohkan semisal video yang direkam di tempat berbahaya, kemudian dijadikan sebagai konten yang akhirnya menimbulkan kecelakaan, seperti beberapa bulan lalu saat sekelompok remaja menghadang truk yang sedang melaju, akhirnya kelinda dan Itu demi konten semata.

Firman mengakui bahwa pemanfaatan ekonomi dari media sosial di kalangan remaja memang menjadi salah satu pemanfaatan yang paling menonjol. Sebab banyak remaja kini menyadari bahwa nilai ekonomi bisa didapatkan ketika dirinya mampu mendulang pendapatan melalui banyaknya jumlah klik atau penonton, atas konten yang mereka unggah.

Meskipun nilai ekonomi yang dihasilkan memiliki sisi positif, Firman menyayangkan sebagian remaja yang melakukannya melalui konten yang tidak bermanfaat, bahkan yang dampaknya buruk untuk orang lain.

“Tidak peduli akibat bagi orang lain, yang penting kontennya sendiri laku. Nah, ini tantangannya. Mereka seharusnya jangan menjadikan anggapan konten semakin buruk itu akan semakin bernilai, yang dijadikan formula. Ini yang harus dicegah,” katanya.

baca juga

Kelompok usia remaja berada dalam fase menyukai tantangan-tantangan sehingga mampu melakukan hal-hal yang mungkin tidak terpikirkan oleh masyarakat pada umumnya. Namun sayangnya, imbuh Firman, remaja juga kerap melupakan aspek-aspek yang lebih luas.

Oleh sebab itu, Firman menekankan pentingnya membangun kesadaran serta tanggung jawab melalui dialog kepada kelompok remaja, bahwa konten yang mereka buat tidak semata-mata soal nilai ekonomi atau jumlah klik saja, melainkan juga dapat membawa dampak sosial dan psikologis, baik bagi penonton maupun bagi dirinya sendiri.

Kesadaran tersebut, kata Firman, perlu adanya campur tangan atau kerja sama dari berbagai pihak yang mumpuni dalam dunia digital, termasuk melibatkan orang tua, sekolah, masyarakat, hingga pemerintah.

“Kelompok remaja perlu diajari bahwa memang konten yang baik itu susah membuatnya, tapi (konten yang baik) akan lebih everlasting (berjangka panjang). Ketika mereka konsisten menghasilkan konten yang baik, mereka akan awet dikenal oleh publik,” katanya.

Di sisi lain, lanjut Firman, tak sedikit pula remaja yang sudah mampu memproduksi konten berkualitas seperti para konten kreator yang menunjukkan kemampuan bermusik hingga pemengaruh (influencer) kecantikan yang membagikan pengetahuan produk di media sosial. Dengan konten berkualitas, bahkan tak jarang pelaku konten kreator dilirik oleh para pemilik merek ternama.* (ANIK AS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tambah Cuan dari Bagi Hasil Iklan di YouTube Shorts? Ini Caranya

Tambah Cuan dari Bagi Hasil Iklan di YouTube Shorts? Ini Caranya

Purwokerto | Kamis, 22 September 2022 | 22:02 WIB

Cara Mudah Download Video YouTube

Cara Mudah Download Video YouTube

Purwokerto | Jum'at, 16 September 2022 | 11:27 WIB

Samai Aplikasi Lain, Video YouTube Shorts Akan Ada Watermark

Samai Aplikasi Lain, Video YouTube Shorts Akan Ada Watermark

Purwokerto | Minggu, 21 Agustus 2022 | 17:13 WIB

Terkini

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:33 WIB

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 03:27 WIB

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:23 WIB

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:16 WIB

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:51 WIB

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:41 WIB

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 00:58 WIB

Rumah Mewah di Sentul City Bogor Digeledah Gabungan Polri

Rumah Mewah di Sentul City Bogor Digeledah Gabungan Polri

Jabar | Kamis, 09 Juli 2026 | 00:20 WIB

Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media

Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media

Kaltim | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:46 WIB

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

×