Beda Kompor Listrik dan Kompor Induksi, Begini Cara Kerjanya

Purwokerto | Suara.com

Minggu, 25 September 2022 | 16:15 WIB
Beda Kompor Listrik dan Kompor Induksi, Begini Cara Kerjanya
Kompor listrik (ilustrasi) (Istockphoto)

PURWOKERTO.SUARA.COM- Secara resmi Pemerintah Republik Indonesia akan membagikan bantuan paket kompor listrik kepada 300.000 rumah tangga miskin yang diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Pembagian ini selaras dengan tujuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang akan memulai uji coba peralihan kompor gas ke kompor listrik atau kompor induksi di tiga kota besar.

Hal ini Pemerintah lakukan untuk mengurangi penggunaan gas dan memanfaatkan sumber daya listrik yang tersedia yang dinilai lebih hemat energi dibandingkan menggunakan kompor gas.

Sementara itu, dalam bantuan yang diberikan oleh pemerintah di tiga kota itu akan berisi dua tungku kompor, satu alat masak dan satu  miniature circuit breaker (MCB) atau meteran listrik khusus.

Nah, bagaimana cara penggunaannya? Dan apakah ada perbedaan antara kompor listrik dan kompor induksi?

Sesuai dengan namanya, kompor listrik adalah kompor dengan desain tanam yang menggunakan listrik sebagai sumber energi atau bahan bakarnya.

Cara kerja dari kompor listrik sendiri adalah dengan mengaliri listrik melalui kumparan logam yang berada di bawah keramik atau kaca. Lalu, saat menyalakan kompor listrik, arus listrik akan mengalir melalui kumparan logam yang berada di bawah permukaan kompor.

Untuk permukaan kompor listrik terbuat dari bahan keramik atau kaca. Sehingga, saat listrik telah mengalir pada permukaan dan kompor siap digunakan, maka akan keluar cahaya dari permukaan kompor tersebut.

Lalu, bagaimana listrik bisa digunakan sebagai energi pada kompor?

Nah, saat kompor siap digunakan maka permukaan kompor akan mengirimkan panas ke alat masak menggunakan energi inframerah. Alhasil, panci atau wajan akan panas seperti yang diharapkan.

Namun perlu diperhatikan, setelah menggunakan kompor listrik dan dimatikan jangan terlebih dahulu memegang permukaan kompor. Dikarenakan kompor listrik memerlukan waktu untuk permukaannya kembali dingin seperti sebelum digunakan.

Berbeda dengan kompor induksi yang mengantarkan panas menggunakan radiasi elektromagnetik. Sehingga saat kompor dimatikan, otomatis permukaan kompor dapat kembali dingin.

Hal ini dikarenakan, arus listrik yang dialirkan ke kompor induksi akan bergantian melewati kumparan ke peralatan masak yang dapat membuat alat masak seperti panci dan wajan dapat panas.

Sehingga membuat kompor induksi lebih mudah untuk dibersihkan dibandingkan dengan kompor listrik. Walaupun, jika melihat harga, harga kompor listrik lebih murah dibandingkan kompor induksi. (Citra Safitrah) 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengakuan Penyihir Rusia, Selalu Dihalau Kekuatan Asing Saat Menyihir Orang Islam

Pengakuan Penyihir Rusia, Selalu Dihalau Kekuatan Asing Saat Menyihir Orang Islam

| Minggu, 25 September 2022 | 12:28 WIB

FIFA Minta Rumput GBT Diubah Kualitas Standar, Ini Kata Pemkot Surabaya dan PSSI

FIFA Minta Rumput GBT Diubah Kualitas Standar, Ini Kata Pemkot Surabaya dan PSSI

| Minggu, 25 September 2022 | 10:44 WIB

Bantah Istrinya Sakit karena Santet, Pesulap Merah Kembali Tantang Dukun untuk Menyantetnya

Bantah Istrinya Sakit karena Santet, Pesulap Merah Kembali Tantang Dukun untuk Menyantetnya

| Minggu, 25 September 2022 | 10:25 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil untuk Harian, Siap Diajak Selap-Selip di Kemacetan

5 Rekomendasi Mobil Listrik Mungil untuk Harian, Siap Diajak Selap-Selip di Kemacetan

Otomotif | Minggu, 19 April 2026 | 14:21 WIB

5 Pilihan Hotel Bintang 4 di BSD City Serpong, Strategis dan Terjangkau

5 Pilihan Hotel Bintang 4 di BSD City Serpong, Strategis dan Terjangkau

Sumbar | Minggu, 19 April 2026 | 14:15 WIB

JK Bongkar Bukti Chat WA, Tolak Rismon dan Roy Suryo Terkait Buku 'Gibran EndGame'

JK Bongkar Bukti Chat WA, Tolak Rismon dan Roy Suryo Terkait Buku 'Gibran EndGame'

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:15 WIB

Berhasil Jaring 6,5 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Skema Pembersihan Berkala

Berhasil Jaring 6,5 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Skema Pembersihan Berkala

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:14 WIB

Berapa Harga Tiket Coachella 2026? Ini Daftar Harga Lengkapnya

Berapa Harga Tiket Coachella 2026? Ini Daftar Harga Lengkapnya

Lifestyle | Minggu, 19 April 2026 | 14:10 WIB

Game Metro 2039 Rilis 2026: Tampilkan Konsekuensi Kerusakan Nuklir dan Perang Rusia

Game Metro 2039 Rilis 2026: Tampilkan Konsekuensi Kerusakan Nuklir dan Perang Rusia

Tekno | Minggu, 19 April 2026 | 14:08 WIB

Abdul Wahid Bantah Berbagai Tuduhan di Sidang Kasus Dugaan Korupsi

Abdul Wahid Bantah Berbagai Tuduhan di Sidang Kasus Dugaan Korupsi

Riau | Minggu, 19 April 2026 | 14:05 WIB

5 Opsi Resort di Anyer Dengan Akses ke Pantai dan Aesthetic

5 Opsi Resort di Anyer Dengan Akses ke Pantai dan Aesthetic

Banten | Minggu, 19 April 2026 | 14:03 WIB

Mencari Hotel di Sekitar Cihampelas? Ini 5 Rekomendasinya

Mencari Hotel di Sekitar Cihampelas? Ini 5 Rekomendasinya

Sumsel | Minggu, 19 April 2026 | 14:03 WIB

Krisis BBM Mengintai, Guru Besar UGM Tawarkan Solusi dari Nyamplung dan Malapari

Krisis BBM Mengintai, Guru Besar UGM Tawarkan Solusi dari Nyamplung dan Malapari

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:02 WIB