Apa Hoarding Disorder? Ini Penyebabnya

Purwokerto | Suara.com

Minggu, 16 Oktober 2022 | 18:25 WIB
Apa Hoarding Disorder? Ini Penyebabnya
Ilustrasi Hoarding Disorder (The Korea Herald)

PURWOKERTO.SUARA.COM- Pernahkah kalian melihat postingan di sosial media seperti Tiktok dan twitter yang memperlihatkan suatu ruangan penuh dengan barang bekas hingga sampah? Ternyata dalam medis kejadian seperti ini disebut dengan hoarding disorder

Hoarding disorder adalah salah satu bentuk dari obsessive compulsive disorder (OCD) yaitu suatu perilaku yang ditandai dengan kecemasan yang berlebih karena keinginan untuk menyimpan barang yang sudah dipakai lagi.

Orang yang mengalami hoarding disorder biasanya merasa takut apabila membuang barang tersebut di suatu saat nanti barang itu diperlukan atau dibutuhkan lagi.

Perlu diperhatikan pula kalau hoarding disorder merupakan sebuah gangguan mental sehingga perlu penanganan yang khusus. Sehingga tidak bisa dinamakan dengan perilaku malas.

Karena jika orang yang mengalami perilaku seperti ini tidak mendapatkan penanganan segera pengidapnya akan semakin menutup diri dari lingkungan sosial, gangguan stress hingga gangguan cemas.

Nah Dibawah ini beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya hoarding disorder pada seseorang, yaitu:

1.Memiliki kebiasaan mengumpulkan barang bekas karena berpikir dapat dipakai lagi

Sebenarnya, dalam kondisi tertentu mengumpulkan barang bekas untuk dipakai kembali adalah hal yang lumrah, karena ada beberapa barang yang memang didesain untuk digunakan kembali atau reusable.

Namun, berbeda dengan pengidap hoarding disorder yang mengumpulkan barang yang seharusnya sekali pakai atau barang yang seharusnya tidak dipakai untuk disimpan. Karena dirinya berpikir barang tersebut akan berguna di masa mendatang.

Kebiasaan ini kemudian berlanjut hingga barang-barang yang seharusnya menjadi sampah dan alhasil barang tersebut menjadi tertumpuk.
2.Pernah mengalami trauma
Ternyata pengalaman traumatis dapat menyebabkan orang memiliki hobi untuk menimbun barang yang tidak berguna. Hal ini karena adanya tekanan yang berlebih dari peristiwa masa lalu yang kurang mengenakan. Seperti kematian orang terdekat, kehilangan benda berharga yang membuat dirinya takut untuk membuang barang yang dimilikinya.

3.Mengidap gangguan mental lain
Seperti yang kita ketahui hoarding disorder merupakan bentuk dari OCD. Sehingga dapat disimpulkan gangguan seperti ini terjadi akibat gangguan mental lain seperti OCD, panic attack, hingga depresi. (citra safitra)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Kebiasaan yang Bisa Membuat Pasangan Merasa Lelah, Cepat Dihilangkan!

3 Kebiasaan yang Bisa Membuat Pasangan Merasa Lelah, Cepat Dihilangkan!

Your Say | Minggu, 16 Oktober 2022 | 15:45 WIB

Wajib Tahu! Hindari Hal Ini Setelah Makan

Wajib Tahu! Hindari Hal Ini Setelah Makan

| Jum'at, 07 Oktober 2022 | 07:38 WIB

Cewek Wajib Tau, 5 Red Flag yang Harus Dihindari

Cewek Wajib Tau, 5 Red Flag yang Harus Dihindari

| Kamis, 06 Oktober 2022 | 15:47 WIB

Terkini

Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta

Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39 WIB

7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?

7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?

Jakarta | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:35 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni

Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:31 WIB

Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam

Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam

Surakarta | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:08 WIB

Kompolnas Tak Persoalkan Polisi Buat Konten, Asal Bukan Live Streaming

Kompolnas Tak Persoalkan Polisi Buat Konten, Asal Bukan Live Streaming

Video | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:05 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

TXT MOA CON Jepang Bisa Ditonton Live di Bioskop Indonesia, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya

TXT MOA CON Jepang Bisa Ditonton Live di Bioskop Indonesia, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB