Mengiris Hati, Momen Ibu Kandung Sadarkan Pelaku Begal yang Bunuh Anaknya di Kantor Polisi

Purwokerto

Rabu, 19 Oktober 2022 | 18:08 WIB
Mengiris Hati, Momen Ibu Kandung Sadarkan Pelaku Begal yang Bunuh Anaknya di Kantor Polisi
Ibu memarahi pelaku begal yang diduga membunuh anaknya

PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA-Perilaku begal begitu meresahkan. Terlebih pelaku begal tak segan menghabisi nyawa korban di jalan. Warga yang tak bersalah menjadi korban kebengisan pelaku kejahatan. 

Padahal korban amat berarti bagi keluarganya. Rasa kehilangan pastinya amat dalam bagi yang ditinggalkan. 

Seperti dialami seorang ibu yang videonya viral di media sosial. Ia mencurahkan perasaannya yang hancur ke pelaku begal yang telah membunuh anaknya. 


Dalam video itu, terlihat seorang ibu mengungkapkan kesedihannya langsung di hadapan pelaku begal di kantor polisi .

Sembari menangis, ibu itu memarahi pelaku begal yang diduga menghabisi nyawa anaknya. 

Dalam rekaman video, sebagaimana dikutip dari yoursay.id, tampak tiga pelaku begal telah diamankan oleh tim gabungan Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Kompleks Pergudangan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. 

Dengan terisak, ibu itu memarahi pelaku begal yang membunuh anaknya di kawasan Muaratawar, Tarumajaya, Bekasi, Jawa Barat. 

Dengan raut sedih, ibu itu pun meminta pelaku membayangkan jika orang tua mereka berada di posisinya, yakni harus kehilangan anak kandung karena dibunuh pembegal.

 
"Gimana kalau posisinya sama mama kamu? Gimana perasaan bapak kamu? Kok kamu tega, kenapa ada iblis di hati kamu? Kenapa kamu seperti dajjal?" kata ibu itu dengan berlinang air mata. 

Ia mencurahkan kesedihannya karena kehilangan anak yang dikandung dan dibesarkannya. Ia juga menyayangkan cara pelaku yang tega melenyapkan nyawa orang. 

"Saya itu ibu yang melahirkannya (korban). Susah payah saya melahirkannya. Kalau kamu mau ambil kendaraannya silakan ambil, tapi nggak gitu caranya," ujarnya. 

Perasaan ibu tersebut benar-benar hancur. Sekarang, ia bahkan harus hidup sebatang kara karena ditinggal anaknya untuk selamanya. 

 
"Sekarang saya sendiri, saya sama siapa? Saya sebatang kara. Cita-citanya (korban) besar, gimana perasaan kamu menghabisi dia. Kok kamu tega,"katanya. 

Ketiga pelaku begal itu hanya tertunduk menyesali perbuatannya. Ibu itu sampai mencoba mendongakkan kepala seorang pelaku yang hanya bisa tertunduk. 

Pria gondrong itu pun terlihat bergetar seperti menahan tangis. Ia seperti ikut merasakan kesedihan ibu korban dan menyesal perbuatannya. 

Beberapa saat kemudian, seorang anggota polisi berusaha menenangkan ibu tersebut yang masih terus menangis merasakan kesedihan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ramai Kasus Gagal Ginjal Akut hingga Kemenkes Larang Pakai Obat Sirup, Ini Gantinya

Ramai Kasus Gagal Ginjal Akut hingga Kemenkes Larang Pakai Obat Sirup, Ini Gantinya

Purwokerto | Rabu, 19 Oktober 2022 | 17:40 WIB

Kapolri Tak Ragu Lakukan Evaluasi Terhadap Kapolda yang Tak Mampu Kembalikan Kepercayaan Publik

Kapolri Tak Ragu Lakukan Evaluasi Terhadap Kapolda yang Tak Mampu Kembalikan Kepercayaan Publik

Purwokerto | Rabu, 19 Oktober 2022 | 17:29 WIB

Waspada Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Pahami Gejalanya

Waspada Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Pahami Gejalanya

Purwokerto | Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:30 WIB

Terkini

Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru

Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru

Sumut | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:26 WIB

Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

Sumut | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:15 WIB

ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia

ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia

Sport | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:15 WIB

Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada

Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada

Video | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:05 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit

Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit

Jatim | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:15 WIB

Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian

Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:54 WIB