Bentuk Tim Gabungan Polri Bakal Usut Impor Bahan Obat Sirop Penyebab Kasus Ginjal Akut Misterius

Purwokerto

Senin, 24 Oktober 2022 | 10:10 WIB
Bentuk Tim Gabungan Polri Bakal Usut Impor Bahan Obat Sirop Penyebab Kasus Ginjal Akut Misterius
Irjen Pol Dedi Prasetyo Kadiv Humas Polri (Antaranews.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Buntut temuan kasus gagal ginjal akut misterius yang diduga berasal dari obat sirup. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membentuk tim gabungan untuk mengusut dugaan tindak pidana impor bahan obat sirop, dalam kasus gagal ginjal akut yang dialami ratusan anak di Tanah Air.

Irjen Pol Dedi Prasetyo Kadiv Humas Polri menjelaskan bahwa Polri menindaklanjuti permintaan Muhadir Effendy Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) kepada Korps Bhayangkara, untuk mengusut dugaan tindak pidana impor bahan obat sirop dalam kasus gagal ginjal akut, yang mengakibatkan sejumlah anak meninggal dunia.

“Tentunya Polri akan segera membentuk tim,” kata Dedi dilansir Antara. Minggu, (23/10/2022).

Menurutnya, dalam mengusut dugaan tindak pidana itu, tim Polri akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

“Polri berkoordinasi dengan Kemenkes dan BPOM untuk bersama-sama mendalami kasus tersebut sesuai atensi pimpinan,” katanya.

Dedi menambahkan, pengusutan kasus obat sirop tersebut dikomandoi oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri.

Secara terpisah, Brigen Pol Krisno H. Siregar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri (Dirtipidnarkoba) mengatakan, jajarannya melakukan pemantauan sekaligus imbauan kepada seluruh pelaku usaha serta masyarakat, untuk tidak menjual atau membeli produk obat yang peredarannya dilarang oleh pemerintah.

“Untuk pelaksanaannya kami bekerja sama dengan BPOM RI,” kata Krisno.

Sementara itu, Kemenkes telah mengumumkan sebanyak 102 merek obat sirop yang dikonsumsi para pasien gagal ginjal akut progresif atipikal (acute kidney injury/AKI) di Indonesia.

Seluruh produk obat sirop tersebut terbukti secara klinis mengandung bahan polyethylene glikol yang sebenarnya tidak berbahaya sebagai pelarut obat sirop, selama penggunaannya berada pada ambang batas aman.

Sesuai Farmakope dan standar baku nasional yang diakui, ambang batas aman atau Tolerable Daily Intake (TDI) untuk cemaran EG dan DEG sebesar 0,5 mg/kg berat badan per hari.

Namun, kalau formula campurannya buruk, polyethylene glikol bisa memicu cemaran, seperti Etilen Glikol (EG), Dietilen Glikol (DEG), dan Etilen Glikol Butil Ether (EGBE). Untuk diketahui, Polyethylene glikol adalah pelarut tambahan yang jarang dicatat dalam informasi produk obat.

Sebelumnya, Muhadjir Effendy Menko PMK meminta Polri mengusut dugaan tindak pidana impor bahan obat sirop dalam kasus gagal ginjal akut, yang dialami ratusan anak di Tanah Air.

Muhadjir Effendy mengatakan, pengusutan perlu dilakukan karena berdasarkan data awal bahan baku obat sirop yang mengakibatkan ratusan anak Indonesia gagal ginjal akut, diimpor dari sebuah negara yang justru tidak terkena kasus ini.

“Kita sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, BPOM, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian dan kita telah mendapatkan masukan dari semua pihak. Tadi malam saya sudah telepon Pak Kapolri agar kasus gagal ginjal akut ini diusut dan ditelaah kemungkinan ada tidaknya tindak pidana,” jelasnya.

Muhadjir menyebutkan ada tiga negara importir bahan obat sirop, yakni Indonesia dengan kasus terbanyak di atas 100 orang anak yang diperkirakan akan terus bertambah, negara Zambia di Afrika Selatan sebanyak 70 kasus, dan Nigeria di Afrika Barat berjumlah 25 kasus.

Pemerintah, kata Muhadjir, akan menelisik ke bagian yang paling hulu dari mulai asal bahan baku obat sirup itu, bagaimana proses masuk ke Indonesia, dan terdistribusi pabrik-pabrik farmasi mana serta macam-macam produk yang dihasilkan dari bahan tersebut.*(ANIK AS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polri Turun Tangan Usut Kasus Gagal Ginjal Akut

Polri Turun Tangan Usut Kasus Gagal Ginjal Akut

Purwokerto | Minggu, 23 Oktober 2022 | 23:16 WIB

BPOM Umumkan 133 Obat Sirup yang Aman Dikonsumsi

BPOM Umumkan 133 Obat Sirup yang Aman Dikonsumsi

Purwokerto | Minggu, 23 Oktober 2022 | 22:34 WIB

Daftar Obat Sirup Aman dan Tidak Aman Dikonsumsi Menurut BPOM

Daftar Obat Sirup Aman dan Tidak Aman Dikonsumsi Menurut BPOM

Purwokerto | Minggu, 23 Oktober 2022 | 20:33 WIB

Terkini

3 Produk Viva Cosmetics yang Dijual Murah untuk Cerahkan Wajah dan Pudarkan Flek Hitam

3 Produk Viva Cosmetics yang Dijual Murah untuk Cerahkan Wajah dan Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:45 WIB

Bekas Ciuman di Leher Jadi Pemicu, Suami di Makassar Nekat Gorok Istri hingga Tewas

Bekas Ciuman di Leher Jadi Pemicu, Suami di Makassar Nekat Gorok Istri hingga Tewas

Sulsel | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:39 WIB

Apa Saja Amalan Bulan Muharram? Ini Anjuran yang Sesuai Sunah

Apa Saja Amalan Bulan Muharram? Ini Anjuran yang Sesuai Sunah

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:35 WIB

Siapakah Dua Bocah yang Bermain di Kuburan Tua Dini Hari itu?

Siapakah Dua Bocah yang Bermain di Kuburan Tua Dini Hari itu?

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:33 WIB

Bongkar Alasan Geruduk Menteri, SEMA UGM: Mereka Banyak Mengibul dan Khianati Rakyat!

Bongkar Alasan Geruduk Menteri, SEMA UGM: Mereka Banyak Mengibul dan Khianati Rakyat!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:26 WIB

Real Madrid Incar Pemain Chelsea Lagi, Usai Dapatkan Marc Cucurella Kini Ingin Enzo Fernandez

Real Madrid Incar Pemain Chelsea Lagi, Usai Dapatkan Marc Cucurella Kini Ingin Enzo Fernandez

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:26 WIB

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 16 Juni 2026: Sikat Cepat, Pemain 15 Juta Koin Menanti

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 16 Juni 2026: Sikat Cepat, Pemain 15 Juta Koin Menanti

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:05 WIB

Dipukul dan Dilempar Air saat Diskusi UGM Ricuh, Sudaryono: Kami Tidak Kabur, Malah Duduk di Aspal!

Dipukul dan Dilempar Air saat Diskusi UGM Ricuh, Sudaryono: Kami Tidak Kabur, Malah Duduk di Aspal!

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:03 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Pekanbaru Hujan Ringan, Padang Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Pekanbaru Hujan Ringan, Padang Hujan Petir

Riau | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:00 WIB

Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang

Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang

Foto | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:00 WIB