Mitos Gerhana Bulan, Dipercaya Mampu Hilangkan Bakteri Dalam Makanan

Purwokerto | Suara.com

Senin, 07 November 2022 | 20:30 WIB
Mitos Gerhana Bulan, Dipercaya Mampu Hilangkan Bakteri Dalam Makanan
ilustrasi gerhana bulan ((pixabay))

PURWOKERTO.SUARA.COM Pada 8 November 2022 akan terjadi fenomena Gerhana bulan total yang dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia. Banyak mitos yang berkembang di masyarakat saat terjadinya gerhana bulan total.

Secara ilmiah, gerhana bulan merupakan fenomena terhalangnya cahaya sinar matahari oleh bumi yang menyebabkan tidak seluruh cahaya sampai ke bulan.

Meskipun sudah ada penjelasan ilmiah tentang gerhana bulan, tetap saja masih banyak mitos yang dipercayai masyarakat.

Berikut mitos-mitos yang berkembang di masyarakat tentang gerhana bulan.

1. Portal Menuju Hidup Lebih Baik

Terjadinya gerhana bulan dianggap sebagai portal menuju kehidupan yang lebih baik. Bahkan saat gerhana terjadi, banyak masyarakat yang dianjurkan untuk membersihkan energi tubuhnya.

2. Jemur Makanan hilangkan Bakteri

Menjemur makanan saat gerhana bulan dipercaya masyarakat India dapat membunuh bakteri berbahaya di dalam makanan. Mereka percaya sinar bulan dan matahari saat gerhana membawa ultraviolet khusus yang mampu membunuh mikroorganisme berbahaya di makanan. Sehingga, mereka akan mengeluarkan semua makanan di halaman rumah agar terbebas dari segala penyakit.

3. Tidak Mandi untuk Menghindari Kesialan

Masyarakat India percaya jika gerhana bulan dianjurkan untuk tidak mandi. Mereka meyakini mandi saat gerhana akan menyebabkan orang tersebut menerima kesialan. Mereka mempercayai untuk memiliki kehidupan yang lebih baik, mereka mandi pasca gernaha bulan dan mengenakan pakaian terbaik.

4. Bulan Dimakan Jaguar

Suku Inca mempercayai gerhana bulan adalah ketika jaguar menyerang dan memakan bulan. Jaguar tersebut berhasil memakan bulan dan menyebabkan gerhana.

Adanya Jaguar membuat warna merah darah yang terjadi pada bulan saat gerhana total. Kepercayaan ini menjadi ketakutan massal. Ketakutan yaitu jika jaguar selesai memakan bulan, ia akan memakan bumi dan seluruh isinya.

Suku Inca berusaba mengusir dan mencegah hal buruk tersebut dengan mengayunkan tombak ke bulan. Mereka juga berupaya mencptakan suara bising seperti memukuli anjing agar mereka melolong dan menggonggong.

5. Berbahaya Bagi Ibu Hamil

Mitos yang berkembang di India bahwa gerhana bulan berbahaya untuk ibu hamil. Bagi mereka, gerhana bulan dan matahari dapat mengancam nyawa ibu hamil. Akhirnya, banyak orang tua yang melarang anaknya yang hamil keluar rumah saat terjadi gerhana. (Iruma cezza)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenag RI Ajak Umat Islam Laksanakan Shalat Khusuf saat Gerhana Bulan Total

Kemenag RI Ajak Umat Islam Laksanakan Shalat Khusuf saat Gerhana Bulan Total

| Senin, 07 November 2022 | 20:14 WIB

Jangan Lewatkan Gerhana Bulan Total 8 November 2022, Ini Jam dan Lokasinya

Jangan Lewatkan Gerhana Bulan Total 8 November 2022, Ini Jam dan Lokasinya

| Senin, 07 November 2022 | 18:58 WIB

Jangan Lewatkan Fenomena Langit Agustus 2022

Jangan Lewatkan Fenomena Langit Agustus 2022

| Kamis, 04 Agustus 2022 | 12:39 WIB

Terkini

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Kalbar | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:51 WIB

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:03 WIB

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:00 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:29 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:00 WIB