Ribuan Nelayan Cilacap Full Senyum Dapat Bantuan Mesin Perahu Berbahan Bakar Gas

Purwokerto

Jum'at, 25 November 2022 | 12:57 WIB
Ribuan Nelayan Cilacap Full Senyum Dapat Bantuan Mesin Perahu Berbahan Bakar Gas
Seorang nelayan mencoba mesin berbahan bakar gas elpiji 3 kilogram yang dibagikan secara gratis di perairan Kelurahan Karangtalun, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Minggu (20/11/2022). (Suara.com/Anang Firmansyah)

PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP - Andi duduk termangu di tepi pantai selatan. Di bawah rindang pohon ketapang, nelayan dari Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah itu menatap debur ombak yang berkejaran menuju bibir pantai. Duduk berteman desir angin, hari itu Andi kembali tak melaut. 

Sejak harga bahan bakar melonjak, pria 49 tahun itu lebih sering menambatkan perahunya di pantai. Ia tak sanggup mengeluarkan biaya bahan bakar minyak yang semakin tak terbeli untuk menghidupkan mesin perahunya.

"Saya dalam seminggu bisa berangkat mencari ikan sampai tiga kali. Bayangkan saja dalam sekali berangkat bisa habis antara 3-5 liter. Itu kalau jaraknya tidak terlalu jauh," ungkapnya.

Jika ingin mendapat hasil lebih, ia harus mengarungi laut lebih jauh. Untuk menempuh jarak yang cukup, Andi menghabiskan rata-rata delapan liter bahan bakar jenis pertalite. Jika harga per liter pertalite Rp 10 ribu, maka ia harus mengeluarkan Rp 80 ribu untuk bisa melaut.

Sementara menjadi nelayan semakin sulit. Tak setiap melaut, nelayan pulang membawa drum penuh dengan ikan. Kadang hanya ikan kecil, kadang tak ada tangkapan seharga modal bahan bakarnya.

Tusman (38), nelayan lain dari Kelurahan Kutawaru menceritakan tangkapan sekali melaut bisa mendapatkan beberapa kilogram jenis ikan kecil. Jika dijual, ikan itu bisa laku ratusan ribu. Namun tak setiap melautia bisa mendapat keberuntungan yang sama.

"Pada saat tangkapan banyak ikan kecil ya 5-10 kilogram. itu ya bisa sampai Rp 500-600 ribu kalau dijual. Tapi nelayan kan tidak pasti sekarang bisa dapat besok tidak dapat," ujarnya. 

Andi dan Tusman adalah potret nelayan gurem yang terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak. Ada seribuan lebih nelayan di Cilacap yang mengalami nasib sama dengan Andi dan Tusman.

Mengkap keresahan para nelayan Cilacap ini, Kementerian Eenergi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyalurkan bantuan mesin perahu berbahan bakar gas. Bahan bakar gas lebih murah jika dibandingkan dengan bahan bakar minyak. Penyaluran bantuan dilakukan di Kelurahan Karangtalun, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Minggu (20/11/2022).

baca juga

Ada 1.921 nelayan di Kabupaten Cilacap yang mendapat bantuan mesin perahu berbahan gas elpiji 3 kilogram. Bantuan konverter kit (konkit) yang disalurkan melalui Kementerian ESDM ini merupakan hasil program aspirasi Komisi VII DPR RI. 

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji menjelaskan, sejak tahun 2016 hingga 2021, Kementerian ESDM telah menyalurkan puluhan ribu paket bantuan mesin berbahan bakar gas elpiji 3 kilogram.

"Kita sedikitnya sudah menyalurkan 85.859 paket perdana kepada masyarakat Indonesia. Pada tahun 2022 sudah tersalurkan 30 ribu," katanya di sela penyaluran bantuan, Minggu (20/11/2022).

Di Kabupaten Cilacap, sebanyak 6.282 paket telah tersalurkan. Ia menyatakan akan terus melanjutkan program ini untuk meringankan beban masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah.

"Kami berkomitmen dapat membantu masyarakat. Pada tahun berikutnya konversi dapat terus terlaksana," tuturnya.

Ketua Komisi VII Fraksi Nasdem, selaku penyerap aspirasi, Sugeng Suparwoto, menjelaskan program tersebut merupakan masukan dari nelayan yang mengeluhkan harga BBM yang fluktuatif. Terlebih setelah kenaikan beberapa waktu lalu yang semakin memberatkan perekonomian nelayan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perihal Matra Calon Panglima TNI, Sufmi Dasco Ahmad: Semua Punya Peluang yang Sama

Perihal Matra Calon Panglima TNI, Sufmi Dasco Ahmad: Semua Punya Peluang yang Sama

DPR | Jum'at, 25 November 2022 | 11:14 WIB

Fahmy Alaydroes Minta Kemenparekraf Jaga Sorotan Wisata Indonesia di Mata Dunia Pasca KTT G20

Fahmy Alaydroes Minta Kemenparekraf Jaga Sorotan Wisata Indonesia di Mata Dunia Pasca KTT G20

DPR | Jum'at, 25 November 2022 | 11:11 WIB

Harga BBM Subsidi Turun Dampak Tren Penurunan Minyak Dunia?

Harga BBM Subsidi Turun Dampak Tren Penurunan Minyak Dunia?

Bisnis | Jum'at, 25 November 2022 | 09:49 WIB

Sempat Desemayamkan di RS Elisabeth Semarang, Taufik Kurniawan Politikus PAN Meninggal Dunia

Sempat Desemayamkan di RS Elisabeth Semarang, Taufik Kurniawan Politikus PAN Meninggal Dunia

Jawa Tengah | Jum'at, 25 November 2022 | 07:01 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×