Program KPSH jadi Upaya Bulog Banyumas untuk Kendalikan Harga Beras

Purwokerto | Suara.com

Selasa, 13 Desember 2022 | 22:42 WIB
Program KPSH jadi Upaya Bulog Banyumas untuk Kendalikan Harga Beras
Pegawai Perum Bulog Cabang Banyumas. ((Foto. Antaranews.com))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) yang dilakukan Perum Bulog Cabang Banyumas terus dilakukan. Hal tersebut guna memaksimalkan sebagai upaya untuk mengendalikan kenaikan harga beras di pasaran.

Mengingat beberapa waktu terakhir terlihat kecenderungan mengalami kenaikan akibat masa paceklik. KPSH bakal memaksimalkan di seluruh jaringan, baik distributor maupun ritel dan termasuk di jaringan pasar (pencatatan) BPS (Badan Pusat Statistik.

Pimpinan Perum Bulog Cabang Banyumas, Rasiwan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mengatakan pihaknya melaksanakan program KPSH tersebut setiap hari guna memasok ketersediaan beras medium di pasar-pasar pencatatan BPS.

Selain itu, Bulog juga terus memantau pergerakan di masing-masing jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) maupun Toko Pangan Kita (TPK) di pasar pencatatan BPS. "Hingga hari ini (13/12/2022), kami sudah menyalurkan beras medium untuk KPSH sekitar 25.000 ton dengan rerata penyaluran harian sebesar 500 ton," jelasnya.

Terkait dengan stok beras medium untuk KPSH, Rasiwan mengatakan hingga saat ini masih tersedia sekitar 4.000 ton di gudang-gudang Bulog Banyumas yang tersebar di Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara.

Menurut dia, pihaknya akan melihat pergerakan permintaan pasokan beras medium tersebut baik dari sisi distributor maupun ritel. "Nanti kalau dalam posisi permintaan ritelnya banyak, akan kami dorong biar penjualannya bisa langsung ke konsumen," katanya.

Disinggung mengenai perkiraan masa panen di wilayah Banyumas Raya, dia mengatakan berdasarkan koordinasi dengan para mitra kerja Bulog, usia tanaman padi saat sekarang rata-rata baru mencapai 40 hari setelah tanam, sehingga masa panen diperkirakan akan berlangsung mulai pertengahan bulan Februari 2023.

Oleh karena itu, kata dia, pihaknya melakukan evaluasi mingguan terhadap ketersediaan stok beras medium untuk KPSH yang saat ini masih sekitar 4.000 ton.

"Kalau sekiranya permintaan dari jaringan ritel cukup besar, nanti yang distributor akan kami evaluasi karena kalau jalur distributor itu volumenya besar. Tapi saya akan mendorong untuk bisa langsung ke konsumen lewat jalur ritel," tegasnya.

Selain itu, kata dia, penyaluran beras medium KPSH bisa lebih mengena dan dapat langsung diterima oleh masyarakat.  Lebih lanjut, Rasiwan mengatakan harga beras medium untuk KPSH tersebut tetap sesuai dengan penugasan, yakni harga di gudang Bulog sebesar Rp8.300 per kilogram untuk kemasan 50 kg dan Rp8.500/kg untuk kemasan 5 kg.

"Harga jual beras medium KPSH di RPK maupun TPK maksimal Rp9.450/kg. Jika konsumen membeli berasnya langsung di gudang Bulog, bisa mendapatkan harga yang Rp8.300/kg untuk kemasan 50 kg atau Rp8.500/kg untuk kemasan 5 kg," jelasnya.

Berdasarkan pantauan di Pasar Manis Purwokerto, Selasa (13/12), harga beras kualitas bawah yang sebelumnya berada pada kisaran Rp9.750/kg naik menjadi Rp10.000/kg sejak hari Senin (12/12).

Sementara harga beras kualitas medium yang sebelumnya berkisar Rp10.500/kg, pada hari Senin (12/12) naik menjadi Rp10.750/kg dan pada hari Selasa (13/12) menjadi Rp11.000/kg.

Demikian pula dengan harga beras kualitas super yang sebelumnya sebesar Rp11.750/kg, pada hari Senin (12/12) naik menjadi Rp12.250/kg dan pada hari Selasa (13/12) menjadi Rp12.750/kg.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas, Satgasus Anti Korupsi Mabes Polri Awasi Pembagian Bansos di Kebumen

Awas, Satgasus Anti Korupsi Mabes Polri Awasi Pembagian Bansos di Kebumen

| Selasa, 20 September 2022 | 07:15 WIB

TPK Hotel Berbintang di Bumi Mulawarman Turun, Jadi 61,23 Persen

TPK Hotel Berbintang di Bumi Mulawarman Turun, Jadi 61,23 Persen

Kaltim | Senin, 05 September 2022 | 14:47 WIB

Merosot Jauh, Hotel Bintang 4 di Bumi Mulawarman Alami Penurunan Hunian Terbanyak, Karena Omicron?

Merosot Jauh, Hotel Bintang 4 di Bumi Mulawarman Alami Penurunan Hunian Terbanyak, Karena Omicron?

Kaltim | Kamis, 03 Maret 2022 | 07:42 WIB

TPK Hotel Berbintang di Kaltim Meningkat 9,66 Persen Ketimbang September 2021

TPK Hotel Berbintang di Kaltim Meningkat 9,66 Persen Ketimbang September 2021

Kaltim | Jum'at, 03 Desember 2021 | 21:32 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Permudah Kredit untuk Guru Bersertifikasi, Ini Keuntungannya

Bank Sumsel Babel Permudah Kredit untuk Guru Bersertifikasi, Ini Keuntungannya

Sumsel | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:37 WIB

Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin

Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:22 WIB

Tabrakan Maut di Tol Palindra, 3 Orang Tewas, Sopir Truk Kabur Tinggalkan Korban

Tabrakan Maut di Tol Palindra, 3 Orang Tewas, Sopir Truk Kabur Tinggalkan Korban

Sumsel | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:21 WIB

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:20 WIB

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:17 WIB

AJI Pontianak Soroti Nasib Pekerja Media di May Day, Kesejahteraan Masih Rentan

AJI Pontianak Soroti Nasib Pekerja Media di May Day, Kesejahteraan Masih Rentan

Kalbar | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:58 WIB

Sah! Dokumen Digital Kini Makin Sakti, Ini Cara Pakai E-Meterai Agar Lolos Rekrutmen Kerja

Sah! Dokumen Digital Kini Makin Sakti, Ini Cara Pakai E-Meterai Agar Lolos Rekrutmen Kerja

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:35 WIB

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:28 WIB

Ingin Cantik, Malah Luka Serius, Korban Dokter Gadungan Eks Finalis Puteri Indonesia Alami Trauma

Ingin Cantik, Malah Luka Serius, Korban Dokter Gadungan Eks Finalis Puteri Indonesia Alami Trauma

Jakarta | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:24 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:16 WIB