Jangan Abaikan, Salah Pilih Jenis Sepatu Dapat Sebabkan Cedera Serius

Purwokerto

Sabtu, 24 Desember 2022 | 19:55 WIB
Jangan Abaikan, Salah Pilih Jenis Sepatu Dapat Sebabkan Cedera Serius
ilustrasi salah pilih jenis sepatu

PURWOKERTO.SUARA.COM Salah memakai sepatu ternyata tidak hanya membuat kurang nyaman penggunanya, tetapi dapat berisiko terjadi cedera dan luka pada kaki.

Maka, jika ingin memilih sepatu tidak cukup hanya mengutamakan estetika, tapi juga kenyamanannya.

"Tidak sedikit yang akhirnya membutuhkan terapi hingga operasi untuk menangani masalah pada kaki yang terjadi akibat penggunaan sepatu yang tidak tepat," kata dokter spesialis bedah ortopedi di Rumah Sakit Pondok Indah dr. Astuti Pitarini, Sp.OT(K)., dalam rilis tertulisnya, Senin (12/12/2022).

Tidak hanya lecet di bagian tumit, ada sejumlah cedera lain yang bisa terjadi akibat sepatu.

1. Bunion

Bunion adalah benjolan tulang yang terbentuk pada sendi di pangkal jempol kaki. Ujung jempol kaki akan tertarik ke arah jari-jari kaki yang lebih kecil dan memaksa sendi di pangkal jempol kaki jadi menonjol. Kondisi ini dapat terjadi karena faktor genetik atau kondisi medis. Selain itu dapat disebabkan karena penggunaan sepatu yang terlalu ketat dan sempit. Kondisi bunion yang semakin parah dapat menyebabkan penderita sulit berjalan dan menggunakan alas kaki karena benjolan menjadi lebih besar dan terasa menyakitkan.

2. Hammer Toe

Hammer toe adalah kelainan bentuk yang menyebabkan jari kaki menekuk atau melengkung ke bawah. Kelainan bentuk ini sering memengaruhi jari kaki telunjuk atau tengah. Kelainan ini dapat bawaan saat lahir atau dapat juga disebabkan oleh radang sendi atau pemakaian sepatu yang tidak pas.

3. Kapalan

baca juga

Kondisi lapisan kulit yang tebal dan mengeras sering kali terjadi. Hal tersebut biasa disebut dengna kapalan. Kapalan sering dianggap sebagai kondisi yang biasa dan tidak serius. Salah satu penyebab berkembangnya kapalan adalah pemakaian sepatu yang terlalu ketat.

4. Kuku Tumbuh ke Dalam

Kuku yang tumbuh ke ke dalam daging ditandai dengan nyeri, bengkak, dan kemerahan. Hal ini biasa disebut dengan cantengan. Kondisi ini sering terjadi pada ibu jari kaki karena kuku dipotong terlalu pendek. Selain itu, cantengan juga bisa disebabkan karena tersandung, tertimpa benda berat, atau menerima tekanan berulang pada area ibu jari kaki. Cedera ini dapat semakin parah jika penderita menggunakan sepatu yang terlalu sempit.

5. Keseleo

Keseleo merupakan kondisi ketika ligamen di pergelangan kaki tertarik atau robek, sehingga menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan di area cedera. Sepatu dengan hak tinggi dan lancip adalah jenis sepatu yang paling berisiko menyebabkan cedera. Hal ini disebabkan oleh tumpuan berat tubuh pada ujung hak berbentuk lancip yang meningkatkan risiko terjatuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa itu OCD? Gangguan Mental yang Diderita Aliando Syarief

Apa itu OCD? Gangguan Mental yang Diderita Aliando Syarief

Purwokerto | Sabtu, 17 Desember 2022 | 10:35 WIB

Cara Redakan Cegukan pada Anak

Cara Redakan Cegukan pada Anak

Purwokerto | Kamis, 15 Desember 2022 | 17:56 WIB

Bahan Makanan Penurun Kolesterol, Enak dan Menyehatkan

Bahan Makanan Penurun Kolesterol, Enak dan Menyehatkan

Purwokerto | Kamis, 15 Desember 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Isu Dugaan Ancaman Kapolri, Aktivis Desak Kasus Eks Jampidsus Diusut Tuntas: Negara Tak Boleh Kalah

Isu Dugaan Ancaman Kapolri, Aktivis Desak Kasus Eks Jampidsus Diusut Tuntas: Negara Tak Boleh Kalah

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:48 WIB

60 Atlet Berebut Super Tiket PB Djarum 2026, GOR Dafest Makassar Makin Memanas

60 Atlet Berebut Super Tiket PB Djarum 2026, GOR Dafest Makassar Makin Memanas

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Target Nol Keracunan, BGN Bakal Adopsi Teknologi Deteksi Makanan Basi Milik BRIN

Target Nol Keracunan, BGN Bakal Adopsi Teknologi Deteksi Makanan Basi Milik BRIN

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Kemiren: Menenun Kesejahteraan dari Tanah Osing ke Panggung Dunia

Kemiren: Menenun Kesejahteraan dari Tanah Osing ke Panggung Dunia

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Siswi SMA Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati

Siswi SMA Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Prabowo Siap Turun Tangan Jika Gubernur Hingga Kades Abaikan Teriakan Rakyat

Prabowo Siap Turun Tangan Jika Gubernur Hingga Kades Abaikan Teriakan Rakyat

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Warga Geram Tramadol Dijual Terang-terangan di Tanah Abang: 'Kayak Jual Kacang'

Warga Geram Tramadol Dijual Terang-terangan di Tanah Abang: 'Kayak Jual Kacang'

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat

Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi

Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Indonesia Punya 89 Ribu Ton Uranium, Fokus Nuklir untuk Energi dan Medis

Indonesia Punya 89 Ribu Ton Uranium, Fokus Nuklir untuk Energi dan Medis

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:36 WIB

×