Sering Ijin Sakit Karena Ingin Menghindari Sesuatu Bisa Jadi Terkena Sindrom Munchausen, Apa Itu?

Purwokerto | Suara.com

Sabtu, 14 Januari 2023 | 16:37 WIB
Sering Ijin Sakit Karena Ingin Menghindari Sesuatu Bisa Jadi Terkena Sindrom Munchausen, Apa Itu?
Ilustrasi tempat kerja

PURWOKERTO.SUARA.COM- Pernahkah kalian merasa sangat malas untuk berangkat sekolah atau pun berangkat kerja? Dan pada akhirnya kalian ijin karena sakit agar tidak berangkat. 

Sebagian besar orang mungkin pernah mengalami hal ini demi menghindari situasi yang kurang menyenangkan bagi mereka.

Tapi tahukah kamu, kalau orang yang sering pura-pura sakit dan menunjukkan suatu gejala penyakit tertentu secara sengaja merupakan sebuah gangguan dalam hal psikologis?

Menurut situs National Health Service Inggris, kondisi psikologis dimana seseorang berpura-pura sakit atau menunjukkan gejala penyakit tertentu secara sengaja disebut sebagai sindrom Munchausen

Sindrom ini ada beberapa jenis, dan pada beberapa kasus gejala yang ditunjukkan sangat sulit untuk diidentifikasi secara langsung karena terlihat sangat natural. Namun tetap saja ada berbagai perilaku menyimpang yang bisa menunjukkan bahwa seseorang menderita sindrom Munchausen.

Mereka yang menderita sindrom Munchausen akan menunjukkan beberapa perilaku aneh misalnya berpura-pura menunjukkan gejala menderita penyakit psikologis maupun penyakit fisik.

Contohnya, seorang yang menderita sindrom Munchausen akan berperilaku seolah-olah melihat atau mendengar sesuatu yang sebenarnya tidak ada, hingga terlihat seolah-olah sedang kesakitan di bagian dada maupun perut.

Perilaku lain yang mungkin saja dilakukan oleh mereka yang menderita sindrom Munchausen adalah manipulatif. Pada beberapa kasus terparah, mereka sengaja menunjukkan gejala penyakit tertentu sehingga dokter akan menyarankan perawatan medis seperti operasi, padahal sebenarnya mereka pun tahu bahwa hal tersebut tidak dibutuhkan. 

Berikut dua hal yang menyebabkan seseorang mengalami sindrom Munchausen:
1.Trauma yang terjadi di masa kecil

Kejadian atau peristiwa besar yang dialami saat masih anak-anak memiliki pengaruh yang besar dalam membentuk kehidupan mereka di masa depan.Seperti halnya sindrom Munchausen ini, kondisi tersebut ternyata bisa disebabkan karena trauma masa kecil yang pernah dialami oleh seseorang misalnya, sering mendapat perlakuan atau kata-kata kasar dari orangtua.

Perilaku kasar dari orangtua bisa membuat anak trauma dan mendorong mereka untuk pura-pura sakit dengan tujuan agar merasa penting dan diperhatikan. Seiring dengan bertambahnya usia, mereka akan berusaha untuk melakukan hal yang sama yaitu berpura-pura sakit untuk bisa mendapatkan tujuan yang mereka inginkan.

2.Memiliki gangguan kepribadian
Faktor lain yang menyebabkan terjadinya sindrom Munchausen adalah memiliki gangguan kepribadian. Ada tiga jenis gangguan kepribadian yang dipercaya membentuk sindrom Munchausen ini diantaranya, antisocial personality disorder, borderline personality disorder, hingga narcisstic personality disorder.

Ketiga gangguan kepribadian tersebut diketahui menjadi faktor pendukung dari perilaku seseorang yang sering menunjukkan bahwa dirinya seolah-olah sedang sakit, padahal dia tahu bahwa hal tersebut cuma pura-pura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akibat Chiki Ngebul Seorang Anak di Jember Alami Infeksi Pencernaan

Akibat Chiki Ngebul Seorang Anak di Jember Alami Infeksi Pencernaan

| Jum'at, 13 Januari 2023 | 19:58 WIB

Cara Mencuci Brokoli dengan Tepat, Bersih dan Sehat Dikonsumsi

Cara Mencuci Brokoli dengan Tepat, Bersih dan Sehat Dikonsumsi

| Jum'at, 13 Januari 2023 | 19:54 WIB

Akhirnya Kabar Terbaru Indra Bekti Bikin Aldila Jelita Lega

Akhirnya Kabar Terbaru Indra Bekti Bikin Aldila Jelita Lega

| Rabu, 11 Januari 2023 | 22:14 WIB

Terkini

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digeladang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digeladang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:06 WIB

BRILink Agen Jadi Penggerak Ekonomi Desa dengan Jangkauan Lebih dari 1,18 Juta Agen

BRILink Agen Jadi Penggerak Ekonomi Desa dengan Jangkauan Lebih dari 1,18 Juta Agen

Bali | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:05 WIB

Jaringan BRILink Agen Makin Luas, Layani Transaksi Keuangan di Ribuan Desa

Jaringan BRILink Agen Makin Luas, Layani Transaksi Keuangan di Ribuan Desa

Lampung | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:01 WIB

Holding UMi Jadi Jawaban Atas Akses Pembiayaan Terintegrasi bagi Para Pelaku Usaha Mikro

Holding UMi Jadi Jawaban Atas Akses Pembiayaan Terintegrasi bagi Para Pelaku Usaha Mikro

Jatim | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:01 WIB

BRI Bersama Holding Ultra Mikro Sudah Layani 33,7 Juta Nasabah Hingga Maret 2026

BRI Bersama Holding Ultra Mikro Sudah Layani 33,7 Juta Nasabah Hingga Maret 2026

Kaltim | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:00 WIB

Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya

Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:00 WIB

BRI Perkuat Inklusi Keuangan, BRILink Agen Jangkau 80 Persen Desa Indonesia

BRI Perkuat Inklusi Keuangan, BRILink Agen Jangkau 80 Persen Desa Indonesia

Jogja | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:58 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Per Maret 2026, Holding UMi Telah Menjangkau Lebih dari 33,7 Juta Pelaku Usaha

Per Maret 2026, Holding UMi Telah Menjangkau Lebih dari 33,7 Juta Pelaku Usaha

Batam | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB