Banjir Bandang yang Jadi Langganan Kota Semarang, Dapat Perhatian dari Pemkot : Begini Solusi Jangka Panjangnya

Purwokerto

Minggu, 19 Februari 2023 | 12:13 WIB
Banjir Bandang yang Jadi Langganan Kota Semarang, Dapat Perhatian dari Pemkot : Begini Solusi Jangka Panjangnya
Banjir di perumahan Dinar Semarang. (Antaranews.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Banjir yang selalu identik dengan Kota Semarang terus dicarikan solusi untuk penyelesaian masalah tersebut. Bahkan baru-baru ini Pemerintah Kota Semarang sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Hal tersebut dilakukan untuk mencari solusi jangka panjang atas permasalahan banjir bandang yang disebabkan luapan sungai yang bermuara ke Sungai Babon.

"Ini kan luapan air dari Sungai Mluweh di Kabupaten Semarang melewati sungai-sungai sampai Sungai Babon," kata Sekretaris Daerah Kota Semarang Iswar Aminuddin, dikutip Antara, Minggu. (19/02/2023).

Sebut saja kejadian di Perumahan Dinar Indah dan kawasan Rowosari Semarang, Sabtu (18/02/2023), kembali diterjang banjir bandang seiring tingginya intensitas hujan di wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang.

Iswar mengakui bahwa perumahan yang terdampak banjir bandang itu memang bermasalah secara perizinan, karena peruntukan kawasannya bukan pemukiman, dan pengembangnya kabur tak bertanggung jawab.

Sejauh ini, Pemkot Semarang terus berupaya mencari solusi terbaik bagi warga. Tanggul sungai juga diperbaiki dan diperkuat, namun tetap saja tidak kuat menahan besarnya debit air kiriman dari wilayah atas.

Menurut Iswar, debit air dari hulu Sungai Babon belakangan ini memang besar yang kemungkinan selain karena curah hujan tinggi, juga adanya perubahan fungsi lahan di daerah atas, yakni Kabupaten Semarang,

Pembuatan tanggul bukan solusi permanen, lanjut dia, mengingat tipikal sungai yang alirannya selalu berubah, dipengaruhi kondisi struktur tanah yang mudah lepas diterpa arus sungai.

Ia mengatakan kondisi tersebut juga membuat sungai cepat dangkal karena sedimentasi cepat menumpuk. Akhirnya, kapasitas sungai mengecil, sehingga tidak sanggup menampung debit air besar dari atas.

baca juga

"Sungai-sungai ini juga bukan milik pemkot. Punya BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai), di bawah kementerian. Biaya normalisasi juga besar. Ya, tapi tidak mungkin membiarkan banjir begini terus," ujarnya.

Maka dari itu, kata Iswar, mengatakan perlunya duduk bersama mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan banjir di Semarang, antara lain dengan membangun kisdam-kisdam di sepanjang aliran sungai.

"Kisdam-kisdam ini setidaknya bisa menahan debit air, sekaligus memanen air. Jadi, sedimentasi bisa tersaring dulu. Ya, secara makro harus ada manajemen tata kelola air dari atas ke bawah," ucapnya.

Pada awal Januari lalu, Perumahan Dinar Indah Semarang juga diterjang banjir bandang akibat jebolnya tanggul Sungai Pengkol yang bersebelahan dengan permukiman warga, tercatat satu korban meninggal dunia.

Banjir bandang itu merupakan yang terparah, dan kesekian kalinya menerjang perumahan tersebut. Ketinggian air saat banjir bandang pada awal Januari lalu sudah mencapai atap rumah warga.

Sebelumnya, Pemkot Semarang sudah mengajukan pembangunan rumah susun kepada Kementerian PUPR yang akan digunakan sebagai tempat relokasi warga Perumahan Dinar Indah Semarang.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Perhatian Banyak Pihak, Begini Alasan Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Depan Stadion Jatidiri

Jadi Perhatian Banyak Pihak, Begini Alasan Polisi Tembakkan Gas Air Mata di Depan Stadion Jatidiri

Purwokerto | Jum'at, 17 Februari 2023 | 22:54 WIB

Lagi, Kerusuhan Antara Suporter dan Polisi Pecah : Laga PSIS Lawan Persis Sempat Dihentikan Sementara

Lagi, Kerusuhan Antara Suporter dan Polisi Pecah : Laga PSIS Lawan Persis Sempat Dihentikan Sementara

Purwokerto | Jum'at, 17 Februari 2023 | 22:07 WIB

Hujan Deras di Pegunungan Ijen Kembali Sebabkan Banjir Bandang di Desa Sempol

Hujan Deras di Pegunungan Ijen Kembali Sebabkan Banjir Bandang di Desa Sempol

Purwokerto | Jum'at, 17 Februari 2023 | 21:23 WIB

Arungi Sisa Kompetisi Liga 1 dengan Kekuatan Baru, PSIS Semarang Tunjuk Gilbert Agius Jadi Pelatih Kepala : Ini Sosoknya

Arungi Sisa Kompetisi Liga 1 dengan Kekuatan Baru, PSIS Semarang Tunjuk Gilbert Agius Jadi Pelatih Kepala : Ini Sosoknya

Purwokerto | Rabu, 15 Februari 2023 | 23:28 WIB

Terkini

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×