PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Seorang pria nekat mengakhiri hidup dengan terjun ke Sungai Serayu dari jembatan merah, Minggu 19 Februari 2023. Ia ditemukan tewas dengan lokasi penemuan 30 Km dari jembatan tempat ia terjun.
Entah apa masalah yang ditanggung pria bernama Sukirno (68) hingga ia memutuskan mengakhiri hidup. Warga Desa Sokawera, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah itu terjun dari jembatan merah di Patikraja.
Sebelumnya, Sukirto pergi dsri rumah karena permasalahan pribadi, Minggu pukul 13.30 WIB. Adik Sukirto sempat mengejar, namun tak terkejar.
Sore hari, barang-barang milik Sukirto seperti sepeda, HP, dan KTP dan baju ditemukan tergeletak di tengah jembatan. Karena Sukirto punya riwayat gangguan kejiwaan dan pernah mencoba bunuh diri, maka keluarga melaporkan dugaan tindakan bunuh diri.
Tim SAR menerjunkan tim untuk mencari Sukirto. Pencarian hari pertama dan kedua tak membuahkan hasil.
Baru hari ketiga pencarian, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban di Sungai Serayu, 30 km dari titik awal pencarian.
Pada pukul 07.48 WIB, Tim SAR Gabungan mendapatkan informasi dari Koramil Adipala Kabupaten Cilacap yang menyebut ada penemuan mayat mengapung di Jembatan Serayu Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap.
Mendapati informasi tersebut, selanjutnya Kepala Kantor SAR Cilacap, Adah Sudarsa memberangkatkan satu tim rescue dari Kantor SAR Cilacap untuk melakukan evakuasi penemuan tersebut dikarenakan jarak yang lebih dekat untuk segera mengevakuasi.
“Korban ditemukan pada Selasa (21/02) Pukul 08.07 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Dapat ditemukan dalam kondisi mengapung sejauh 30 Kilometer dari lokasi kejadian, tepatnya pada koordinat 7°39'37.77'' S 109°7'28.79'' E. Selanjutnya korban di evakuasi menuju RSUD Cilacap untuk dilakukan penanganan lebih lanjut," tuturnya.
Baca Juga: Diminta Segera Sahkan RUU PPRT Sebelum Dewan Sibuk Nyaleg, Eva Sundari: Saya Mohon Sekali Mbak Puan
“Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Terimakasih kepada Tim SAR Gabungan yang telah melaksanakan operasi pencarian dengan maksimal. Selanjutnya unsur SAR yang terlibat dapat kembali ke kesatuannya masing-masing," ujarnya.***