Dengarkan Keluhan Pasien Cuci Darah, RSI Fatimah Cilacap Akan Ajukan Lagi Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan

Purwokerto

Rabu, 08 Maret 2023 | 19:02 WIB
Dengarkan Keluhan Pasien Cuci Darah, RSI Fatimah Cilacap Akan Ajukan Lagi Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
RSI Fatimah Cilacap (Istimewa)

PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP - Ratusan pasien yang biasa cuci darah atau hemodialisa (HD) di Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah Cilacap mengeluh. Mereka mengeluh karena mereka tidak bisa lagi cuci darah menggunakan BPJS di RSI Fatimah setelah BPJS Kesehatan menghentikan kerja sama dengan RSI Cilacap.

Atas pemutusan kerja sama tersebut, dampaknya langsung dirasakan oleh para pasien. Pasien yang terbiasa dilayani dengan baik di RSI Cilacap, kini harus dirujuk ke RS lainnya, bahkan sampai ke luar kota Cilacap seperti Majenang dan Banyumas. Tentu saja, kondisi itu membuat pasien harus mengeluarkan ongkos yang lebih besar. Berbeda dengan saat masih dilayani di RSI Cilacap.

Salah seorang istri dari pasien HD, Sintawati, mengakui karena RSI tidak lagi melayani HD, maka dirinya harus pindah ke RS di Banyumas. “Suami saya usianya sudah hampir 70 tahun. Bahkan, di RSI Fatimah Cilacap sudah 6 tahun menjalani HD, karena saya warga Cilacap. Namun sekarang harus dirujuk ke Banyumas. Perjalanannya saja 1,5 jam. Itu belum kalau kondisi suami kurang bagus. Makin lelah, perjalanan pulang pergi jauh,”ungkap Sintawati.

Dia meminta kepada RSI Fatimah untuk kembali menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. “Saya minta supaya RSI Fatimah kembali kerja sama. Sehingga pasien dan keluarganya tidak repot untuk ke mana-mana. Minta tolong RSI kerja sama kembali, demi pasien dan keluarganya. Minta tolong,”ujarnya.

Tak hanya itu, anak seorang pasien HD lainnya, Ani, mengatakan setelah dipindah ke RS lainnya, pelayanan sungguh berbeda. “Kami terbiasa mendapat pelayanan baik di RSI Fatimah. Namun, setelah harus pindah, pelayanan di RS sekarang sangat berbeda. Sudah ruangannya sempit, sampai ibu saya mengeluarkan keringat dingin,”ungkap Ani.

Dia berharap, RSI Fatimah secepatnya bekerja sama dengan dengan BPJS Kesehatan. “Kami berharap segera direalisasikan, karena kami sudah cocok dengan pelayanan RSI Fatimah,”katanya.

Sedangkan pasien lainnya, Soimah, menanyakan kepada RSI Fatimah kapan lagi S setempat bekerja sama lagi dengan BPJS Kesehatan. “Sebab di RS rujukan sekarang sangat berbeda dengan RSI Fatimah. Kalau untuk HD, repot banget,”katanya.

Dia berharap, supaya RSI Fatimah Cilacap segera bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga dirinya kembali dilayani di RS setempat. “Tolonglah supaya RSI Fatimah kembali bekerja sama lagi dengan BPJS Kesehatan,”tambahnya.

Perawat HD RSI Fatimah Cilacap Tosix Tandany mengakui banyak pasien terutama yang terbiasa dilayani HD di RSI Fatimah Cilacap complain. “Banyak yang mengirim WA dan bertanya kepada kami. Umumnya, mereka mengeluhkan layanan HD di tempat yang baru. Tidak etis kalau menyebut RS-nya. Namun, intinya para pasien bisa membandingkan layanan di tempat kami dengan RS lainnya. Mereka mengatakan kalau pelayanan RSI Fatimah sangat baik,”katanya.

baca juga

Selain itu, lanjutnya, mereka berharap agar RSI Fatimah segera bisa bekerja sama kembali dengan BPJS Kesehatan. Permintaan tersebut sudah direspons oleh para pimpinan di RSI Cilacap. “Begitu mendengar ada keluhan dari pasien, para pimpinan RSI Fatimah Cilacap sudah mulai berusaha menjalin kerja sama kembali. Ini semua demi pasien dan keluarganya. Mudah-mudahan permintaan pasien bisa terealisasi nantinya,”ujarnya.

Sementara Ketua Yayasan RSI Fatimah Cilacap Muhamad Husni mengatakan pihaknya telah merespons permintaan pasien untuk kembali bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga bisa menerima kembali pasien BPJS. 

“Kami sudah berusaha kembali untuk bisa memenuhi syarat supaya dapat bekerja sama kembali dengan BPJS Kesehatan. Kami sudah siap untuk melengkapi berbagai persyaratan sehingga dapat kembali bekerja sama. Mudah-mudahan, keluhan para pasien dapat terjawab secepatnya dengan adanya realisasi kerja sama RSI Fatimah dan BPJS Kesehatan. Semoga saja, prosesnya bisa berlangsung cepat dan kami siap untuk melengkapi berbagai syarat yang ada,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mayapada Healthcare Donasikan Rp5 Miliar untuk Bantu Peserta JKN Menunggak

Mayapada Healthcare Donasikan Rp5 Miliar untuk Bantu Peserta JKN Menunggak

Bisnis | Senin, 06 Maret 2023 | 16:29 WIB

Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Di Berbagai Tempat, Cilacap Paling Sering

Kebakaran Kilang Minyak Pertamina Di Berbagai Tempat, Cilacap Paling Sering

Purwokerto | Sabtu, 04 Maret 2023 | 17:00 WIB

Perubahan BPJS dalam RUU Cipta Kerja Kesehatan

Perubahan BPJS dalam RUU Cipta Kerja Kesehatan

News | Kamis, 02 Maret 2023 | 23:43 WIB

Tingkatkan Pelayanan, Peserta BPJS di Semarang Tak Perlu Lagi Bawa Kartu, Cukup dengan KTP

Tingkatkan Pelayanan, Peserta BPJS di Semarang Tak Perlu Lagi Bawa Kartu, Cukup dengan KTP

Jawa Tengah | Rabu, 01 Maret 2023 | 16:59 WIB

Apindo Harap BPJS Kesehatan Tidak Meminta Beban Biaya Tambahan Pemberi Kerja

Apindo Harap BPJS Kesehatan Tidak Meminta Beban Biaya Tambahan Pemberi Kerja

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2023 | 10:41 WIB

Terkini

Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang

Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos

Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:18 WIB

Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra

Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam

Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan

Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan

Bri | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Tiga Ledakan Terdengar Beruntun, Ruko Penjual Pakan dan Pertamini Terbakar di Palembang

Tiga Ledakan Terdengar Beruntun, Ruko Penjual Pakan dan Pertamini Terbakar di Palembang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:52 WIB

Rumah Mewahnya Digeledah Kejagung, Kubu Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara

Rumah Mewahnya Digeledah Kejagung, Kubu Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:47 WIB

3 Rekomendasi Shade Wardah Skin Tint untuk Pemilik Kulit Kuning Langsat

3 Rekomendasi Shade Wardah Skin Tint untuk Pemilik Kulit Kuning Langsat

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Perbandingan Mesin Cuci Front Load dan Top Load, Mana yang Lebih Bagus?

Perbandingan Mesin Cuci Front Load dan Top Load, Mana yang Lebih Bagus?

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:30 WIB

5 Tablet Rp2 Jutaan yang Support Keyboard Bluetooth, Cocok Buat Ngerjain Tugas

5 Tablet Rp2 Jutaan yang Support Keyboard Bluetooth, Cocok Buat Ngerjain Tugas

Tekno | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:10 WIB

×