Ironi Cilacap Surplus Beras, Tapi Harga di Pasar Mahal

Purwokerto | Suara.com

Jum'at, 10 Maret 2023 | 18:44 WIB
Ironi Cilacap Surplus Beras, Tapi Harga di Pasar Mahal
Panen padi di Cilacap

PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP- Pj Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar meminta Perum Bulog untuk mengoptimalkan serapan gabah petani di Kabupaten Cilacap. Sehingga petani dapat menikmati hasil penjualan panen dengan harga terbaik dari pemerintah.

Kesepakatan ini dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap dengan perwakilan Perum Bulog, disaksikan Pj. Bupati. 

Yunita menjelaskan, setiap tahun produksi padi di Kabupaten Cilacap selalu surplus. Sayangnya hal ini tidak dapat dinikmati oleh petani maupun konsumen. 

“Cilacap sebenarnya surplus. Tetapi harga beras kok mahal, kenapa? Banyak hal yang mempengaruhi. Maka dengan Bulog kita meminta semua hasil panen bisa diserap Bulog melalui Gapoktan maupun mitra Bulog,” kata Pj. Bupati Yunita Dyah Suminar, Kamis (9/3/2023).

Yunita mengatakan hal tersebut di hadapan para petani dalam kegiatan Panen Padi Nusantara 1 Juta Hektar di Desa Kalisabuk Kecamatan Kesugihan. 

Selain penyerapan gabah oleh Bulog, beberapa upaya lain untuk meningkatkan daya saing petani yakni dengan mengerahkan ASN jajaran Pemkab Cilacap untuk membeli beras dari Bulog.

"Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) karena sudah tidak boleh menggunakan e-Warong, mungkin bisa melalui BUMDes supaya bergerak secara efisien dengan pasokan dari Bulog. Standarnya ada, dan petani tidak dirugikan,” tegasnya.

Langkah-langkah tersebut diyakini dapat memangkas alur distribusi yang kerap dimanfaatkan spekulan untuk meraup keuntungan. 

Sehingga bukan hanya petani yang mendapatkan harga jual gabah terbaik, tetapi konsumen juga bisa mendapatkan beras dengan harga lebih murah.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, lahan pertanian di Kabupaten Cilacap terdiri dari lahan sawah seluas 64.744 Ha atau 30,27 persen. 

Kemudian lahan bukan sawah seluas 60.084 Ha atau 28,10 persen, serta 89.022 Ha atau 41,63 persen merupakan lahan bukan sawah.

Adapun lahan sawah di Kecamatan Kesugihan seluas 2.829 Ha, dengan produktivitas mencapai 7 ton/Ha. Dalam setahun, petani dapat menikmati dua kali masa panen. Namun apabila mendapat pasokan dari irigasi serayu, panen dapat dilakukan tiga kali dalam setahun.

“Desa Pesanggrahan terdapat pompa air peninggalan masa kolonial yang masih berfungsi dengan baik, dengan beberapa saluran irigasi yag masih terpelihara. Aspirasi dari petani, kami mohon agar suplai irigasi yang diatur BBWSO dapat ditambah,” kata Camat Kesugihan, Cardian Galih Wicaksana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kekerasan Terhadap Anak di Banyumas Raya Tinggi, Ini Saran Ahli Kesehatan Jiwa Anak

Kekerasan Terhadap Anak di Banyumas Raya Tinggi, Ini Saran Ahli Kesehatan Jiwa Anak

| Jum'at, 10 Maret 2023 | 18:11 WIB

Lokasi dan Dokumen yang Diperlukan untuk Penukaran Tiket Blackpink

Lokasi dan Dokumen yang Diperlukan untuk Penukaran Tiket Blackpink

| Jum'at, 10 Maret 2023 | 18:07 WIB

Kawasan Bromo Bakal Ditutup Sementara untuk Aktivitas Kunjungan Wisata : Ada Apa ?

Kawasan Bromo Bakal Ditutup Sementara untuk Aktivitas Kunjungan Wisata : Ada Apa ?

| Jum'at, 10 Maret 2023 | 17:49 WIB

Terkini

Syifa Hadju Dituduh Tiru Konsep Pernikahan Alyssa Daguise, Kesha Ratuliu Semprot Netizen: Norak!

Syifa Hadju Dituduh Tiru Konsep Pernikahan Alyssa Daguise, Kesha Ratuliu Semprot Netizen: Norak!

Entertainment | Senin, 27 April 2026 | 22:00 WIB

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:51 WIB

Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!

Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!

News | Senin, 27 April 2026 | 21:46 WIB

Di Balik Stabilitas Metropolitan Land: Strategi Cerdas Diversifikasi Bisnis Properti

Di Balik Stabilitas Metropolitan Land: Strategi Cerdas Diversifikasi Bisnis Properti

Video | Senin, 27 April 2026 | 21:45 WIB

5 Filosofi Bubur Pedas Sambas yang Jarang Diketahui, Nomor 3 Sarat Makna Kehidupan

5 Filosofi Bubur Pedas Sambas yang Jarang Diketahui, Nomor 3 Sarat Makna Kehidupan

Kalbar | Senin, 27 April 2026 | 21:40 WIB

Kabar TerbaruJohn Wick 5: Arah Cerita Baru, Tinggalkan Konflik Lama

Kabar TerbaruJohn Wick 5: Arah Cerita Baru, Tinggalkan Konflik Lama

Entertainment | Senin, 27 April 2026 | 21:40 WIB

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:38 WIB

Ustaz Khalid dan PIHK Lain di Tengah Kisruh Pembagian Kuota Haji

Ustaz Khalid dan PIHK Lain di Tengah Kisruh Pembagian Kuota Haji

News | Senin, 27 April 2026 | 21:36 WIB

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 21:32 WIB

8 Cara Bikin Rumah di Palembang Tetap Sejuk Meski Cuaca Lagi Panas-Panasnya

8 Cara Bikin Rumah di Palembang Tetap Sejuk Meski Cuaca Lagi Panas-Panasnya

Sumsel | Senin, 27 April 2026 | 21:24 WIB