Memaknai Nyepi Tahun Saka 1945 : Amati Geni, Amati Karya dan Amati Lelungan ?

Purwokerto Suara.Com
Rabu, 22 Maret 2023 | 12:59 WIB
Memaknai Nyepi Tahun Saka 1945 : Amati Geni, Amati Karya dan Amati Lelungan ?
Arak-arakan Ogoh-ogoh berlangsung meriah di Bali dan Banyuwangi. ((Foto. Anik AS))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Hari ini umat Hindu merayakan Nyepi yang merupakan hari raya keagamaan yang sangat penting bagi masyarakat Hindu Bali.

Hari raya itu dirayakan pada hari keempat dari bulan suci Hindu Bali yang disebut Caka yang berlangsung khidmat.

Tradisi Nyepi ini dilakukan untuk menghormati hari penanggalan baru sekaligus untuk membersihkan diri dari segala dosa dan kejahatan.

Selama satu hari, umat Hindu Bali diwajibkan untuk melakukan catur brata penyepian, yakni tidak melakukan kegiatan apa pun, termasuk tidak keluar rumah.

Dikutip dari Kanal YouTube Hindu Channel pada Rabu, 22 Maret 2023 Hari Raya Nyepi dimulai pada pukul 06.00 pagi hingga pukul 06.00 pagi keesokan harinya.

Selama 24 jam itu, umat Hindu Bali melakukan amati geni atau tidak menyalakan api, amati karya atau tidak melakukan pekerjaan, amati lelungan atau tidak melakukan perjalanan.

Serta amati lelanguan atau tidak melakukan kegiatan hiburan. Semua jenis transportasi di Bali, termasuk pesawat terbang, juga dihentikan selama 24 jam itu.

Selama Nyepi, semua orang di Bali diminta untuk berdiam diri di dalam rumah dan menahan diri dari kegiatan apa pun yang bisa mengganggu ketenangan.

Sebelum Nyepi dimulai, masyarakat Hindu Bali melakukan ritual perayaan Melasti dan arak-arakan Ogoh-ogoh di sekitaran jalur jalan utama.

Baca Juga: Tolak Gratisan, Dinar Candy Pilih Boyong Keluarga Umrah Awal Ramadhan

Tradisi tersebut dilakukan oleh para warga selama beberapa jam dimulai sejak siang hingga pukul 20.00 WIB.

Ritual itu diyakini sebagai bentuk syukur atas berkat yang diterima dan menunjukkan keakraban antara sesama anggota masyarakat.

Tradisi Nyepi sangat penting bagi masyarakat Hindu Bali. Ini bukan hanya sekedar hari libur, tetapi juga sebagai cara untuk mengembangkan ketenangan batin dan meningkatkan kualitas hidup.

Selain itu, Nyepi juga menjadi daya tarik bagi wisatawan dari seluruh dunia yang tertarik untuk mengalami dan memahami budaya Bali yang kaya dan unik.

Oleh karena itu, perayaan Nyepi menjadi penting bagi masyarakat Bali dan menjadi bagian dari warisan budaya yang harus dilestarikan dan dijaga keberlangsungannya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI